Blue Eyes

Blue Eyes
KEMARAHAN SORAYA 22



KHEM KHEM..


Kartika berbatuk kecil membuat tamunya yang tengah berdiri membelakangi berbalik.


"Eh Tante..."Idris tersenyum manis, menambah ketampanan yang luar biasa.Memberikan angin segar ke wajah gadis hantu.


(hanya gambaran saja)



"Ganteng banget..."Gumamnya..


Kartika tersenyum tipis mendengar tanggapan anaknya,Idris semakin menarik sudut bibirnya.


"Ini Soraya anak Kami yang kamu cari Nak?"


"Iya Tante..."Idris meyakinkan disertai anggukan kepala.


"Kamu kenal dia Aya'"


"Iya Tante...dia pacar Aya'"si gadis hantu menjawab asal.Kartika terhenyak...TANTE???


Idris pun tak kalah kaget, tiba-tiba Soraya mengakui dia sebagai pacar.Padahal niat Idris datang ke rumah Aya' untuk minta maaf karena telah membohonginya.


Gadis hantu tersenyum membalas tatapan Kartika yang keheranan.


"Ayo sayang...kita pergi, bukankah kamu datang kesini untuk mengajak ku jalan-jalan "Soraya menghampiri Idris,tanpa canggung langsung memegang tangan nya.Idris bengong,kenapa tiba-tiba Soraya jadi agresif begini ??


"Tante...Aya' pergi dulu ya"Soraya melambaikan tangannya,lalu menarik Idris pergi.Pria itu seperti kerbau yang dicucuk hidungnya,manut aja meskipun bingung.


Kartika tak bisa berkata apa-apa, panggilan Soraya begitu menyesakkan dadanya.


"Nyonya..."Pak Luyo mendekati Kartika yang terpaku."Nyonya..mana Aya'??"


"Hah???Aya'??"


"Iya Nyonya...Aya'??"Pak Luyo bingung dengan raut wajah Kartika.


"Di-dia pergi..de-dengan pacar nya"


"Pacar??sejak kapan Aya' punya pacar Nyonya ??"


"Hah???be-benar..Aya'...Aya' tidak pernah dekat dengan pria manapun.Ta-tapi dia bilang itu pacarnya..Pak Luyo ...tadi...tadi...Aya' manggil saya dengan sebutan Tante "


Pak Luyo menarik nafas panjang..


"Nyonya percaya saya kan?? sekarang baru sadar kalau dia bukan Aya'...itu hantu yang merasuki Aya'.."


"Hah???ko-kok bisa??"


"Sekarang Aya' dimana Nyonya ??"Pak Luyo berkacak pinggang Karena kesal Kartika tadi tidak mempercayai dirinya.


"Ke-keluar..."


Pak Luyo berlari mengejar,tapi mobil Idris sudah berlalu pergi.Pria yang sudah berumur itu membuang nafas kesal.Ia sangat khawatir,gadis hantu akan melakukan yang tidak-tidak,yang dapat merugikan Soraya.


*


*


Idris merasa gugup karena terus diperhatikan oleh Aya'.Sampai gadis yang duduk disampingnya bertopang dagu menatapnya.


"Kamu kenapa ?"tanya Idris sambil lalu fokus pada jalanan di depannya.


"Kamu yang kenapa?kok ganteng banget sih??aku jadi gemeeessss"Soraya menutup matanya rapat-rapat menunjuk kan wajah unyu-unyu.Idris tersenyum salting,ia meleyot menyembunyikan wajahnya yang memanas.


"Emmmm aku...aku sebenarnya mau minta maaf sama kamu Ya'"


"Minta maaf ??kenapa?? karena kamu terlalu ganteng ya??? nggak usah minta maaf sayang,,,aku bangga punya pacar ganteng kayak kamu"Gadis hantu mencubit pipi Idris ini dengan geram,Idris melebarkan kedua pupil matanya.Ia tidak percaya jika Aya' akan bersikap seperti ini padanya.Ditambah lagi Aya' memeluk mesrah lengannya,dan menyandarkan kepalanya di bahu nya.Darah di sekujur tubuh seperti mengalir cepat ke otak, mendidih siap meledak.


(Kurang 4j4r kau hantu gatel)


Gadis hantu kaget mendengar sebuah suara menggema di otaknya.Ia Mengangkat kepalanya, menoleh ke sekeliling mobil.


"Kenapa ??"tanya Idris heran.


"Ah nggak ada apa-apa ??"Gadis hantu mengelak tak mengaku.


(keluar kau dari tubuh ku,atau ku tarik paksa dan ku bakar kau dengan mata biru ku.Agar kau tidak bisa kembali dalam wujud sempurna mu)


"Jangan..."


Idris kaget mendengar Soraya berteriak.


Soraya tak menjawab, ia membalas tatapan bingung Idris dengan diam.Tiba-tiba gadis hantu menarik leher Idris dan mencium bibirnya.Idris yang kaget mendapatkan serangan mendadak refleks menginjak rem dan banting setir ke bahu jalan.Nasib baik jalanan dalam situasi lenggang.


AKHHHH


Jiwa Soraya sudah hilang sabar, kekuatan nya kembali pulih karena gerhana sudah tidak ada.Ia menarik paksa gadis hantu keluar dari tubuhnya hingga membuat roh gadis hantu kesakitan dan menjerit kencang.


Idris kaget, bengong, sekaligus heran karena tiba-tiba Soraya mendorong tubuhnya dengan kasar.


PLAK!!!


Soraya juga menampar pipi Idris, kemudian ia keluar dari dalam mobil.Pergi tanpa kata.


"Aya'...."Idris keluar,ia berlari mengejar gadis itu.


"Aya' tunggu!!!"Idris menarik tangan Soraya, membuat langkah kaki Soraya terhenti.


"Apa???jangan pernah kau berpikir itu ciuman ku,itu bukan aku..kau paham!! jadi jangan pernah datang mencari ku lagi.Sejak kita berpisah di kantor polisi,sejak saat itu kita tidak punya hubungan apa-apa lagi.Aku menyesal mengenal seorang pembohong!!"Soraya meluahkan segala emosinya.Idris hanya diam tak menyangkal,tapi saat Soraya berbalik hendak pergi.Ia menarik kembali tangannya.


"Apa lagi!!!"pekik Soraya.


"Aku minta maaf..."


"Kalau kamu merasa bersalah, lebih baik kamu menjauhiku...paham!!!"


"Tapi aku sangat berharap maaf dari mu"


"Aku akan memaafkan mu, kalau kau tidak pernah muncul lagi di depan mataku"


"Aku ingin kita menjadi partner "Idris menjawab.


"Jangan mimpi!!!"


Soraya menepis tangan Idris lalu berbalik pergi.Pria itu tak pantang menyerah,entah keberanian dari mana ? Idris justru menarik Soraya hingga jatuh kepelukan nya.Dua Bola mata indah itu membulat, Idris membalas tatapan Soraya dengan lembut dan mendalam.


Hal itu tak mampu mencairkan hatinya,Dan dengan sengaja Soraya menghantam dada Idris menggunakan pukulan tenaga dalam.Sehingga membuat tubuh Idris terpental menghantam pohon di bahu jalan.


Saat itulah,Soraya berlari cepat melesat melebihi frekuensi.


Idris memegang dadanya yang seperti remuk,ia menyalurkan kekuatan Kecubung ke area tubuh yang dirasakan sakit.Setelah beberapa saat, kondisinya pun pulih ke sedia kala.


Idris menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya perlahan.Ia tersenyum memperhatikan bekas bayangan gadis itu.Meskipun kasar,tapi Soraya sangat menarik perhatian.Ada banyak hal yang mengundang rasa penasaran dalam dirinya.


*


*


"Lan..."Seruni menghampiri putranya yang tengah sibuk mengecek Mogenya.


"Iya Ma..."


"Kamu sibuk nggak ??"


Lana menautkan kedua alisnya,padahal Ibunya sudah tahu apa yang sedang ia lakukan.Tapi masih nanyak ia sibuk atau nggak ??Lana menghela nafas,ia bangkit dari duduknya.Menghampiri sang Ibu sambil lalu mengelap tangan nya yang kotor.


"Ada apa Ma??"


Seruni tersenyum tipis,ia menunjuk kan layar ponsel nya.



"Cantik kan??"


Lana semakin bingung..


"Siapa dia ?"


"Mama belum kenal "jawab Seruni singkat.Lana tersenyum menahan tawa.


"Terus Mama dapat foto itu dari mana?"


"Mama foto sendiri...dia sudah menolong Mama menggunakan sebuah kekuatan spiritual nya.Mama bisa merasakan nya,dia bukan gadis sembarangan...Jadi??cocok kayaknya sama kamu"


Lana geleng-geleng kepala...


"Ma..Lana masih sekolah..."


"Kan kenalan dulu,Mama akan cari tahu siapa gadis ini ?"


Lana menghela nafas berat,ia enggan untuk berdebat dengan sang Ibu.Ayahnya saja tidak berani dengan istrinya.Apalagi anak-anaknya ??