PLEASE, LOVING ME

PLEASE, LOVING ME
EPISODE #7



“Iya kak, Gak apa-apa. Toh hari minggu kan kita gak ada kulliah kan? Ga ada salahnya juga buat jalan-jalan hehe” Lula


“Oke dehh” Dera


“Oke Cantik” jawab Mira


Setelah itu mereka bertukar nomor dan pulang


…………………………………


Malam hari rumah Kendra


Malam ini keluarga Alexander sedang berkumpul diruang keluarga.


Papa Ken akan membicarakan mengenai perjodohan yang akan dilaksanakan antara anaknya dengan anak sahabatnya.


"Nak, berhubung kamu belum memiliki kekasih. Papa dan Mama sepakat untuk menjodohkan kamu dengan anak dari sahabat Papa, mau ya” pinta papa Ken dengan memelas, karena orang tuanya tak lagi muda mereka menginginkan seorang cucu sebelum usianya semakin menua.


“Pa, kenapa ga kasih Kendra kesempatan dulu? Kendra masih ingin kerja Pah" jawab Kendra yang belum siap jika menerima perjodohan ini


"Mau kapan lagi? usiamu sudah 29, kami sudah tua Nak, dan usia kami akan terus bertambah" ujar Mamah Ken yang membuat anaknya merasa terdesak


"Astagfirullah Pah, Mah.. Ya sudah jika memang itu piliha kalian. Kendra mau.. tapi beri Kendra waktu untuk menyukai gadis tersebut” jawaban Ken seketika membuat Sekretaris Rey melirik.


Padahal dia tau betul bahwa Pak Bos nya itu sosok laki-laki yang keras selain itu juga Kendra masih menjalin asmara dengan Lidia.


Beberapa saat kemudian, Lula datang dengan membawa kue yang telah dia beli di Fallery Bakery


“Bawa apa itu Nak, sepertinya enak” intip Mama melihat kotak roti milik Lula


“iya nih mah, Lula dari toko kue langganan kita. Ini aku bawa Cookies, bawa roti isian tiramitsu, cokelat, blueberry, strawberry sama pudding rasa red velvet. Mau yang mana, mau yang mana?” dengan baiknya dia menawarkan ke Mama, Papa, Kak Ken dan Sekretaris Rey.


“Mama yang isi cokelat aja deh, berdua sama papa, ya Pa ya” ucap mama sambil mengambil kue yang berisi rasa cokelat.


“Kak Ken yang rasa tiramitsu” jawab Ken dengan malas, karena pikiran kalutnya tentang perjodohan yang akan dihadapi dalam waktu dekat ini


“Kalau Sekretaris Rey mau yang rasa apa” tanya Lula.


“terima kasih Nona Lula” jawab Sekretaris Rey


Seketika Lula mengambilkan roti dengan isian rasa tiramitsu, karena itu memang kesukaan Sekretaris Rey.


“ini ya Sekretaris Rey, dimakan rotinya” senyum Lula sambil menyodorkan roti


Ken yang sedari tadi memperhatikan kecentilan Lula terus menyentil telinga Lula


“Masih kecil jangan macem-macem ya dek” ujar Kendra mengancam adiknya agar tak centil pada laki-laki


“Aduh kak, Lula Cuma nyuruh Sekretaris Rey makan roti aja loh, dimana salahnya coba?” jawab Lula berlindung dilengan Mamanya


“sudah-sudah anak mama ini kalau lagi kumpul ada aja kelakuannya” Ayu berusaha melerai keributan antar anaknya.


………………………………………..


Di rumah Dera


Sore itu Dera sedang asik membaca novel kesukaannya, tiba-tiba Ayah mengetuk pintu kamarnya


"Dera, sibuk gak? Ayah pengen ngobrol tentang suatu hal" ucap Ayah sebelum masuk


"Iya yah, buka saja pintunya. Dera sedang tak sibuk" Jawab Dera


“Oh ya Nak, hari minggu sore Pak Alexander dan keluarganya akan kesini Nak, kamu dandan yang cantik ya. Untuk bajunya sudah dibelikan ibu tadi sore. Kamu pakai ya” ujar Ayah Dera


“tapi Yah, Dera hari minggu ada acara sama teman-teman. Kami akan observasi tempat praktik magang kami Yah” ucap Dera mengelak seakan tidak mau menerima perjodohan ini.


“Kamu observasinya kan pasti pagi paling lama juga sore baru pulang kan. Ya sudah gak apa-apa nak. Kan keluarga pak Alexander kesini malam hari, jam 7 kira-kira” jawab Ayahnya yang tak mau kalah dengan Dera


“Alah Yah, apa gak bisa diundur yah. Dua minggu lagi yah. Plis Ayah, Dera belum siap menerima perjodohan ini🥺” ucap Dera dengan mata memelas.


…………………………………


bunyi telepon berdering


Papa Ken yang masih berada di ruang tengah bersama anak-anaknya kini berdiri menjauh untuk mengangkat telfon dari Pak Feri, ayah Dera.


“iya mas Feri, bagaimana? Apa ada permasalahan tentang perjodohan anak kita?” jawab Papa Kendra yang khawatir akan menolak perjodohan ini


“iya nih Mas Alex. Anakku meminta waktu untuk pertemuan minggu besok diundur menjadi dua minggu lagi mas, bagaimana? Apa keluarga Mas Alex gak keberatan?” jawab Ayah Dera


“Gak apa-apa Mas, yang penting keluarga kita jadi besanan, ya to wkwkwk. Masalah itu mah gampang. Ini anakku juga sudah mau menuruti permintaan Papanya ini. Aku itu ya mas, tadi sempet acting sedih lho mas, sudah kayak di FTV FTV gitu wkwkkw” jawab Ayah Kendra dengan ketawanya yang khas


Percakapan yang sangat Bahagia dan mempunyai selera humoris yang sama. Akhirnya anak mereka mau untuk dijodohkan.


Setelah telfonan, akhirnya Papa Ken kembali ke ruang tengah.


Disela-sela perbincangan keluarga, Lula bercerita mengenai sosok Dera. Cewek cantik, tinggi dan baik.


“Mah, Pak, Kak Ken, Lula tadi di kampus ketemu sama cewek cantik loh kak, dia baik banget” ujar Lula yang hanya mendapat respon “hemmm” dari sang kakak


“Oh ya nak, kapan-kapan ajak kesini ya, mama dan papa pengen kenal teman baru anak cantik mama ini” jawab Mama Kendra sambil mencubit pipi cubbi nya Lula


Tak lama kemudian mereka membubarkan diri. Karena sang Papa meminta untuk beristirahat.


Papa dan Mama kembali ke kamar. Sesampainya di kamar Papa menceritakan telfon yang tadi di bahas dengan Ayah Dera.


“Mah, ini Mas Feri minta kalau pertemuan dengan keluarga kita diundur dua minggu lagi, karena anaknya butuh waktu untuk menerima perjodohan ini. Gak apa-apa kan mah?” jelas Papa kendra


“iya Pah, tak apa memang tak mudah menerima sebuah perjodohan. Begitu pula mama jika dijodohkan juga tak langsung mau Pa” ujar Mama Kendra


“iya ma, sebentar lagi kita memiliki menantu mah, Semoga Kendra suka ya” harapan Papa Ken pada perjodohan kali ini.


Karena memang sudah beberapa kali Kendra dijodohkan oleh orang tuanya, mulai dari kalangan pembisnis hingga designer dia terus menolak. Entah untuk kali ini Kendra menyetujuinya.


Sembari tersenyum mama Ken tidak sabar memiliki seorang menantu.


(Cie bentar lagi akan jadi besan, ihir)


……………………………………


Di kamar Lula


“Hallo kakak cantik, sedang apa nih?” pesan singkat dari Lula yang dikirimkan ke Dera


“Hallo dek cantik, sedang dikamar nih, tiduran aja. Kamu sedang apa dek?” balasnya


“Aku sedang di kamar kak. Tadi aku sama keluarga ku kumpul di ruang keluarga bentar buat ngomongin masalah calon istrinya kakaku” jawab Lula


“owalah, ya dek. Sebentar lagi kamu bakal punya temen baru nih, jangan lupa sama kak Dera, Kak Mira loh ya hehe” Dera


Tak ada balasan dari Lula, sehingga Dera memutuskan untuk segera tidur.


.


.


.


'puji'


.


.


.


jangan lupa like, comment dan vote ya teman-teman ♥️♥️