PLEASE, LOVING ME

PLEASE, LOVING ME
episode #60



“Nak, duduk sini” Ayu yang mengetahui kehadiran anaknya segera memberikan waktu luang untuk suami dan anaknya untuk ngobrol empat mata.


"Ayo Rey, kita keluar dulu. Tante tadi delivery burger sama pizza. Kita nunggu mereka sambil makan"


Ayu dan Sekretaris Rey melangkah ke ruang tengah.


Sedangkan Kendra yang sudah bersama Papanya, ngobrol di kamar Papanya.


“Papa sudah melakukan banyak masalah untukmu, Nak. Maaf. Papa hanya membuat masalah tanpa tahu cara menyelesaikannya” tutur Papa Ken pelan.


“Maksud Papa apa?” Kendra merasa bingung dengan pernyataan sang Papa.


Alex menatap mata Kendra “Sudah saat nya papa ceritakan yang sebenarnya kepadamu nak”


“Ada sesuatu yang papa rahasiakan selama ini?”


"Iya Nak, ini masalah Danu Hartono, sepupumu.


Semua ini berawal dari kesalahanku, nak. Aku yang tidak berpikir jauh sebelum melakuakn sesuatu membuatku merasa sangat bersalah saat ini.


Ketika Ganang Hartono melakukan penggelapan dana dan juga berselingkuh. Hatiku sangat panas. Aku


menyita semua asset yang dimiliki Ganang dan membuatnya jatuh miskin.


Aku tidak tahu kalau Ganang memiliki seorang anak dengan mantan bendaharanya yang di sembunyikan di luar negeri.


Aku benar-benar tdak tahu hal itu.


Ketika Ganang berkata dia memiliki seorang anak di luar negeri.


Aku berusaha mencarinya. Dan begitu melihat keadaannya, aku benar-benar menyesal.


Aku tidak tahu jika dia akan mengalami penderitaan karena aku mengambil alih semua harta keluarga Hartono”


Kendra mendengar cerita tersebut, dengan syok nya dia hanya mampu mendengarkan tanpa sepatah katapun menyela dan dia pun merasa kasihan dengan Ganang Hartono.


“Meskipun Ganang telah berbuat yang merugikan perusahaan dahulu. Bagaimana pun juga dia adalah pamanmu.


Adik kandung satu-satunya dari mamamu, Danu Hartono. Namun sayangnya dia tidak ingin bersikap terbuka dan justru menyalahkan ku atas kematian ibunya dan juga Papanya.


“Maaf nak telah membuatmu menyelesaikan masalah ini” ucap Alex dengan nada penuh penyesalan.


“Tidak apa-apa Pa” jawab Kendra dengan lembut.


“Aku akan mencoba bicara baik-baik dengannya. Papa jangan khawatir” ucap Kendra menenangkan keadaan.


Kendra berjalan menuju ke mobil dengan Sekretaris Rey yang mengikutinya dari belakang. Mereka berdua duduk di dalam sebuah mobil yang sama.


Sekretaris Rey duduk di depan, samping pak Yanto.


Sedangkan Kendra duduk di bangku belakang seorang diri. Pikira nya kalut dengan masalahnya kini. Baginya kehadiran Danu hanya akan membuka luka lama bagi dirinya dan juga Papanya.


“Rey, jangan sampai papa tahu apa yang terjadi sebenarnya”


“Baik Pak Bos”


Ditengah perjalanan, Kendra berusaha menepikan masalah dengan Danu.


Dia kembali teringat tentang Dera. Dimana istrinya kini telah melaksanakan kuliah Sarjananya.


"Cari toko bunga Pak. Aku harus membelikan Dera bunga"


"Baik Pak Bos" ucap Pak Yanto.


Mobil melaju menuju toko bunga ternama di jakarta.


Pak Yanto berhenti di sebuah toko bunga.


"Sudah sampai Pak, silahkan"


Pak Yanto membukakan pintu mobil untuk Pak Bos nya.


Kendra turun, lantas memilih bunga yang cocok untuk istrinya. Dia menimang bunga yang pas untuk istrinya, akhirnya dia memilih beberapa bunga yang di percaya sebagai simbol positif baginya


Setelah itu, mobil melaju lagi menuju rumah,.



Flashback On


Begitu ada laporan bahwa Danu Hartono ingin menemui Papanya. Kendra segera menuju ke rumah besar Keluarga Alexander.


Kendra mencegah Danu menemui papanya secara langsung.


Lagi pula, Kendra juga tidak tahu. Apa tujuan Danu memaksa ingin bertemu dengan sang papa.


“Ada maksud apa kamu datang kemari?” tanya Kendra begitu telah sampai di halaman rumah besar keluarga Alex.


“Ah, kakak sepupu, bagaimana kabarmu? lama kita tak jumpa" Danu maju dan memeluk kendra perlahan. Namun Kendra sama sekali tidak merespon dengan apa yang dilakukan adik sepupunya.


“Apa mau mu Danu!" tanya Kendra dengan sorot maatanya yang dingin.


“Kak, jangan membuatku takut seperti ini, aku hanya mengantarkan sebuah undangan untuk paman Alex.


Ku dengar dia sekarang tidak lagi ke kantor. Jadi aku bermaksud memberikan sendiri kepada paman.


Oh ya, Bukankah kau telah mendengar bahwa aku akan segera menikah dengan Seva?? Eits dan satu lagi, selamat juga atas pernikahan mu dengan istrimu kak”


“Ku berikan saja, dan tinggalkan tempat ini”


Kendra berusaha mengusir halus akan keadirannya.


“Oke, baiklah, kalau kehadiranku tidak di inginkan disini” Danu menyerahkan sebuah undangan yang teruju untuk Alex.


“Ku harap kakak sepupu bisa hadir dengan kakak ipar”


“Jangan berbuat macam-macam begitu kalau tidak ingin kehancuran menimpa mu” ucap Kendra dengan nada kesungguhan.


“Ah kenapa aku merasa takut mendengar nya kakak sepupu.


Tapi daripada menakutkan ku. Kenapa tidak kakak sepupu pikirkan, bagaimana bila kakak ipar tau hubungan masa lalu mu dengan mantan sekretaris bahkan juga mantan selingkuhanmu, Caitlin Wijaya.


Apa kamu tidak takut?”


Danu mengucapkannya dengan nada mengancam.


Setelah dia pergi meninggalkan Kendra yang diam saja membiarkannya dia pergi.


Flashback Off


Sebenarnya Danu Hartono memang benar-benar datang ke kediaman keluarga Alexander.


Hanya saja Kendra lebih dulu menemuinya dan mencegahnya menemui sang keluarga, khususnya papa.


Kendra tahu Danu tidak akan berhenti sebelum mendapatkan apa yang di inginkannya.


“Rey, apakah aku harus jujur sekarang tentang masa lalu ku pada Dera?”


Sekretaris Rey cukup tekejut mendengar apa yang dikatakan Pak Bosnya begitu mereka telah sampai di depan rumah Kendra.


“Apakah Pak Bos yakin akan melakukannya?”


“Ini bukan maasalah yang ringan Pak Bos. Apa nantinya Nyonya Dera bisa menerimanya? Ini juga hari yang bahagia baginya karena telah lulus sarjana “ Sekretaris Rey mengingatkan.


“Ya Rey, tetapi bisa dia sampai mendengar cerita dari orang lain.


Apa menurutmu itu tidak terlalu menyakitkan buatnya?”


Kendra tidak habis pikir bisa sampai Dera mendengar kisah masa lalunya dari Danu atau dari Bagas sekali pun.


Pasalnya yang diketahui Dera, Kendra hanya lah seorang CEO yang pernah menjalin kasih dengan


perempuan yang bernama Lidia, bahkan tentang Caitlin pun istrinya tak tau menahu.


Namun jika Kendra sendiri yang menceritakannya tentu saja akan terasa berbeda.


“Pak Bos lebih baik pikirkan dulu matang-matang untuk menceritakan ini semua.


Karena hal ni juga akan mempengaruhi perniakahan Pak Bos dengan Nyonya Dera”pesan Sekretaris Rey.


“Ya, aku tahu itu. Namun aku tidak bisa menyimpan terlalu lama cerita ini” kata Kendra dengan raut kesedihannya.


Dia memang sedang mengambil keputusan yang besar dengan berusaha jujur akan masa lalunya kepada Dera.


Apakah wanita yang ku cintai akan bersedia menerima masa lalu yang pernah ku lakukan?


.


.


Author:


Hello guys, Kapan nih enaknya Kendra jujur pada Dera soal masa lalu nya?? yokkk unjuk tangan😂