PLEASE, LOVING ME

PLEASE, LOVING ME
FAKTA YANG TERKUAK



Jangan lupa vote dan sarannya ya man-teman.


Karena saran dan masukan dari kalian itu penting banget.


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini


Terima kasih sudah membaca ceritaku.


Dan jangan lupa memberi bintang 5 ya🌟🌹


Happy reading.


🌹❤️


“Informasi apa Rey?”


“Informasi tentang Bagas, selingkuhan Nona Lidia waktu itu Pak Bos”


Tangannya mengepal kuat ketika mendengar nama Bagas.


“Kau tunggu di ruang kerjaku Rey” titah Kendra dengan tegas.


“Baik Pak Bos. Saya permisi” pamit Rey dan segera pergi ke ruang kerja Kendra.


Ditengah melangkah keluar, dia mendapat telpon dari seseorang. Dan dia menahannya hingga nanti urusannya dengan Pak Bosnya selesai.


Sedangkan Kendra berusaha menormalkan deru napasnya yang tak teratur.


Tubuhnya berbalik dan menatap istrinya yang tengah tertidur pulas.


Dengan langkah perlahan. Kendra berjalan mendekati tempat tidur istrinya. Di belainya dengan sayang wajah cantik itu. Di rapikannya beberapa helaian rambut yang menganggu pemandangannya.


Lalu, di kecupnya dengan sayang kening Dera dan di benarkan posisi selimut yang menutupi tubuh istrinya.


“Aku tinggal sebentar. Ada urusan penting yang harus aku urus. Aku sayang kamu Dera Ananda” kata Kendra dengan senyuman.


Setelah itu, dia berjalan keluar kamarnya. Ditutupnya dengan pelan pintu kamar itu agar tidak menimbulkan suara apapun.


Dengan langkah tegasnya, Kendra berjalan menuju ruang kerjanya. Disana ada Rey yang sudah setia menunggunya.


Ceklek.


Pintu ruangan terbuka. Kendra berjalan masuk ke dalam ruangan kerjanya. Rey membungkuk hormat ketika tau akan kedatangan Pak Bosnya.


“Jadi apa informasi yang kau dapatkan Rey?” Tanya Kendra dengan suaranya yang dingin dan wajahnya yang datar.


“Ternyata orang yang menghadang Pak Bos tengah malam itu adalah orang-orang suruhan Bagas, Pak Bos. Dan info yang saya dapatkan bahwa Nyonya Dera mendapat pesan singkat dari Bagas tentang Anda yang membunuh Nona Nurul. Saya tau dari anak buah Niko dan Bram sang anggota Black Tiger yang telah mencari informasi ini kemarin ketika Anda menjemput Nyonya Dera untuk pulang” jelas Rey lalu mengeluarkan beberapa lembar dokumen yang berisi chat Bagas yang telah di sadap.


Setelah itu Rey juga mengeluarkan Flashdisk yang berisi copyan chat dan video yang di dapatkan dari Niko yang ahli dalam penyadapan dan hasil dari CCTV rumah Kendra.


Diserahkannya dokumen penting serta flashdisk tersebut ke Kendra yang duduk di kursi kebesarannya.


Kendra segera membukanya dan melihat isi dari flashdisk tersebut. Serta kendra segera memutar copyan-an video itu di komputernya. Dilihatnya dengan teliti dari setiap pergerakan video teersebut. Lalu, di menit ke 10 dihentikannya video itu ketika Kendra menembakkan peluru ke dada Nurul.


Dan benar saja. Kendra jelas tau keadaan itu. Kendra memperbesar laki-laki yang mengenakan pakaian yang berbeda dari security dan maidnya. Dan tentu saja dia mengenali itu.


Dia adalah Bagas Prasetyo Baskoro Yang sekarang setaunya menjadi pewaris tunggal dari perusahaan orang tuanya dan sudah memiliki istri.


Namun Bagas masih sering pergi ke club malam bersama wanita seksi disana.


Kendra tentu tau apa yang terjadi diluar sana perihal musuhnya.


Karena banyak mata-mata yang tersebar untuk mengawasi setiap pergerakan dari sang musuh.


Kendra menyeringai senang. “Biarkan saja dulu Rey. Aku ingin tau seberapa keras dia ingin melakukannya. Kau perketat penjagaan rumah ini. Jangan kau biarkan orang asing masuk ke dua kali. Tapi bagaimana dia bisa masuk dengan mudahnya ke rumah ini? Sedangkan di gerbang pasti ada 5 penjaga, di depan juga ada 5 bodyguard, dan itu pasti mereka akan berkeliling tidak mungkin jika diam di satu tempat saja. Bukan begitu?”


“Kalau menurut saya, sebelum ada kejadian ini. Bagas mengintai ketika Pak Bos meminta para maid dan bodyguard kumpul semua saat mencari Nurul pertama kali. Apa Pak Bos ingat?” Rey mencoba mengingatkan Kendra tentang kejadian kala itu.


“Hm. Bisa jadi”


Jemari Kendra mengetuk beberapa kali meja kerjanya.


“Ternyata kau masih berani juga untuk menunjukkan batang hidungmu kehadapanku Bagas. Hahaha. Lucu sekali” ucap Kendra.


“Lantas bagaimana kabar Danu yang katanya mau menikah dengan Seva Aryawiguna? Apakah jadi? Ko belum ada kabar sampai sekarang. Bukankah dulu sempat menyebar undangan?” tanya Kendra pada Rey.


“Jadi Pak Bos. Acaranya masih satu bulan lagi. Oh ya Pak Bos dan waktu itu Pak Bos meminta saya untuk mencari informasi tentang mantan Pak Bos yang bernama Caitlin Wijaya”


Kendra terdiam di tempatnya. Waktu itu Kendra memang meminta Rey untuk mencari dimana keberadaan Caitlin.


“Nona Caitlin Wijaya ternyata dulu sempat hampir mau bunuh diri. Seperti yang kita tau, setelah putus dengan Pak Bos, Nona Caitlin sempat melakukan percobaan bunuh diri, namun itu gagal.


Sekarang dia ada di Paris untuk mengembangkan bakatnya di dunia fashion” jelas Rey


“Ini Pak Bos data-datanya. Foto-foto acara fashionshow yang di gelar Nona Cailtlin. Info terbaru Nona Caitlin akan kembali ke tanah air dalam waku dekat Pak Bos”


“Jadi selama ini Danu mengancamku atau bagaimana? nyatanya Caitlin masih hidup. Ya memang aku pernah berselingkuh dengan Caitlin tapi itu kan dulu. Dan kenangan kita juga belum terlalu jauh”


“Ya Pak Bos. Yang penting tetap jaga-jaga saja jika suatu saat nanti Tuan Danu melemparkan bom serangan” ucap Rey.


“Kau bisa kembali ke tempatmu Rey” kata Kendra.


“Baik Pak Bos” jawab Rey lalu berjalan keluar dari ruangan kerja Kendra.


Setelah itu kendra langsung membuka map yang berisi percakapan Bagas dengan Dera. Tentunya bagasmenggunakan nomor baru yang tidak menyebutkan identitasnya.


Dia juga membaca satu persatu chat yang dikirimkan pada Dera.


Oh ternyata kamu pelakunya. Tidak jauh beda dengan kelakuanmu dulu. memalukan. Cih.


……………………


Di rumah Alex.


“Bagaimana Rey kabar menantu ku? berkali-kali aku telpon Kendra namun tak ada jawaban. Mereka baik-baik saja?” tanya Alex yang kini sedang menelpon Rey.


“Nyonya Dera kabarnya baik Tuan. Namun tadi sempat saya dengar mereka sempat bertengkar” jawab Rey yang kini dalam perjalanan pulang setelah dari rumah Kendra.


“Apa ada hal lain yang belum aku tau?”


“Ya Tuan. Mantan Pak Bos yang Bernama Caitlin akan kembali ke tanah air. Yang saya takutkan nanti ada orang yang memanfaatkan momen ini untuk memperkeruh suasana” jawab Rey.


“Jadi maksudmu akan ada oraang yang akan membuat rumah tangga Kendra hancur Rey?”


“Iya, kurang lebih begitu Tuan”


“Awasi terus pergerakan Danu Hartono, Bagas dan Lidia Rey. Mereka pasti tak akan tinggal diam mengetahui hal ini”


^


Jangan pernah membuka lembaran baru


Sedangkan hatimu masih ada dia sebagai masa lalu 🥀