My Mafia Girl

My Mafia Girl
Tertidur bersama



Sementara di dalam rumah pribadi Garcia, kini Bryant tengah duduk di kursi balkon kamar Garcia dengan menatap laptop yang ada di hadapan nya itu.


Dia terus berkutik dengan laptop nya sambil menunggu Garcia datang. Dan tentu nya tak lama mobil Garcia sudah mulai memasuki kawasan rumah pribadi nya. Setelah memarkir mobil Garcia langsung turun dan berjalan menuju ke kamar terlebih dahulu baru menemui Bryant.


Saat dia membuka pintu kamar nya semua terasa seperti biasa bahkan dia tak merasakan kehadiran seseorang yang berada di kamar nya. Dia memutuskan untuk mandi terlebih dahulu membersihkan tubuh nya yang kotor. Setelah selesai mandi dia langsung memakai pakaian khas tidur nya bahkan dia lupa harus menemui Bryant untuk membicarakan hal yang mereka bahas di chat tadi.


Bryant yang melihat dari balkon hanya memijit kepala nya dia sempat berfikir apa gadis ini sengaja menggoda nya atau apa. Dia langsung menghampiri Garcia yang juga tengah duduk di ranjang nya sambil menatap ke arah laptop.


“Tahan Bry tahan” Batin Bryant ketika melihat dress yang di pakai Garcia


“Apa kamu menggoda ku dengan pakaian seperti itu?” Ucap Bryant yang tentunya membuat Garcia kaget akan kehadiran nya


“Bagimana kau bisa masuk” Ucap Garcia yang langsung menali tali kimono dan membuat dress tidur nya tertutup dengan kimono itu


“Itu tidak penting” Ucap Bryant yang duduk di samping ranjang Garcia lalu meraih laptop Garcia


“Ini lebih penting” Sambung Bryant menunjukkan sesuatu di dalam laptop Garcia


Garcia langsung menatap layar laptop nya yang di tunjukan oleh Bryant. Dia melihat dengan seksama sesuatu yang ada di dalam laptop nya.


“Dalam party ini di kabarkan ketua dari Blood Demon akan datang. Tapi bukan ketua utama nya melainkan Franky. Kabar nya pesta ini merayakan hari ulang tahun dari ketua Mafia utama mereka. Dan tentu nya acara ini akan di hadiri oleh ketua utama nya juga karena pesta ini cukup penting untuk dirinya dan bisa di hadiri oleh seluruh ketua Mafia dari belahan dunia. Kamu bisa mencari tahu apa yang ingin kamu ketahui” Jelas Bryant


“Anda terlalu ikut campur dalam masalah ku tuan” Ucap Garcia yang marah mendengar penjelasan Bryant yang tentu nya pria itu tahu apa yang sedang di lakukan oleh Garcia


“Sejak awal aku memang sudah ikut campur dan akan seterusnya begitu sampai semua nya berakhir. Andai kamu mengingat ku” Ucap Bryant


“Siapa kau?” Tanya Garcia yang memang bingung dengan kehadiran Bryant yang secara tiba-tiba dan mencampuri semua urusannya


“Perlahan saja” Jawab Bryant yang tak ingin memberi tahu


“Bukan ini satu-satunya hal yang ingin aku bahas, aku hanya memberi tahu mu soal itu karena itu belum di umumkan secara resmi dan aku ingin kamu mempersiapkan segala nya sebelum nya.” Ucap Bryant


“Apa lagi yang ingin anda bahas?” Tanya Garcia


“Tunggu bentar” Ucap Bryant beranjak dari ranjang dan berjalan menuju ke balkon untuk mengambil laptop nya


“Soal proyek yang kita kerjain” Jawab Bryant yang kembali duduk


Bryant yang masih menjelaskan tak menyadari bahwa Garcia sudah tertidur dan karena merasa suasana menjadi sangat hening dia menoleh untuk melihat keadaan Garcia yang sudah mulai masuk ke alam mimpi.


“Tidur rupanya” Ucap Bryant menutup laptop mereka dan menaruh nya di atas nakas


Bryant langsung membenarkan posisi tidur Garcia dan menyelimuti nya. Bryant yang sebenarnya juga sangat mengantuk akhirnya memutuskan untuk tidur sebentar di kamar Garcia lalu kembali ke kamar nya.


“Sebentar aja, nanti gua juga pindah” Ucap nya langsung merebahkan dirinya di samping Garcia


Mereka berdua tertidur bersama terlihat sekali bahwa mereka berdua sangat lah lelah dengan hari ini. Hingga tanpa mereka sadari mereka tertidur sambil berpelukan.


Pagi hari nya, Divna yang berniat membangunkan Garcia lebih awal untuk pergi sekolah langsung masuk ke dalam kamar Garcia dan betapa terkejutnya dia ketika melihat Garcia yang tidur di dalam pelukan Bryant.


“Ups, seperti nanti saja lah gua bangunin mereka” Ucap Divna yang melihat mereka yang tertidur dengan sangat nyaman


“Ada apa?” Tanya Samuel yang tiba-tiba muncul di belakang nya


Divna langsung mengkode menggunakan dagu nya untuk melihat ke arah ranjang. Samuel langsung mengikuti arah mata Divna dan melihat kedua insan yang tertidur sambil berpelukan.


“Nanti saja bangunin nya ini juga masih terlalu pagi” Ucap Samuel dan di angguki oleh Divna


“Bentar gua mau foto mereka dulu” Ucap Divna yang langsung mengeluarkan ponsel nya


Setelah mengambil beberapa gambar di ponsel nya dia langsung pergi menarik Samuel untuk keluar dari kamar. Setelah cukup lama kepergian Divna dan Samuel, Garcia mulai mengerjapkan matanya dan betapa kaget nya dia melihat Bryant yang tertidur di samping nya bahkan memeluk nya. Dia memperhatikan wajah Bryant dari jarak yang sangat dekat dan dia baru menyadari bahwa Bryant memiliki wajah yang sempurna. Seolah tangan nya bergerak sendiri dan menelisik semua wajah Bryant.


“Dia sangat tampan bahkan saat tertidur” Batin Garcia


Garcia tersenyum dan mengelus lembut pipi Bryant dia dan kini jari nya berpindah ke bibir sexyy Bryant. Saat menyadari perbuatannya Garcia langsung menggeleng kan kepala nya dengan cepat dan beranjak pergi ke kamar mandi.


.


.


.


Hai guys, author balik lagii... Gimana hari ini?