My Mafia Girl

My Mafia Girl
Pelukan hangat



“Udah acara pelukannya? Biarin putri kita duduk dulu” Ucap Papa Burhan, Papa dari Ardi.


“Oh iya Mama sampe lupa nyuruh kamu buat duduk” Ucap Mama Vita


“Ayah mau tanya sesuatu, tapi semua pertanyaan udah di borong” Ayah Reno


“Gimana kabar Kakak sama Adik mu?” Tanya Papa Dirga, Papa Dari Fadil.


“Mereka baik kok pa”


“Papa turut berduka atas kejadian beberapa tahun lalu” Ucap Papa Dirga yang langsung merusak suasana dan mendapatkan tatapan tajam dari semua orang


“Kenapa kalian menatap ku seperti itu” Tanya Papa Dirga tanpa menyadari kesalahannya


“Udahlah gapapa, lagian itu semua berlalu” Ucap Garcia yang menyadari situasi


“Saat mendengar berita itu, kami semua langsung terbang ke sana dan mencari kalian namun kami hanya menemukan mayat anak-anak yang sudah terbakar hangus. Jadi kami pikir kalian tidak terselamatkan. Maaf kan kami semua sayang” Ucap Ayah Reno


“Gapapa Yah, yang kalian lihat itu mayat pembantu kami yang kebetulan berkunjung hari itu”


“2 bulan lalu, Divna baru memberitahu papa dan mama kalo kalian masih hidup. Papa dan Mama sangat senang mendengar kabar itu dan memberi tahu mereka. Terimakasih sudah tetap hidup dan maaf karena kami cepat menyerah dan mempercayai mayat itu adalah kalian” Ucap Papa Nanda yang dengan tulus meminta maaf


Garcia hanya tersenyum mendengar semua ucapan dari orang-orang yang ada di sekitar nya itu. Meskipun dia tersenyum namun terlihat kesedihan yang begitu mendalam di mata Garcia.


“Bisa kita akhiri pembicaraan ini?” Tanya Fadil yang menyadari apa yang di rasakan Garcia sekarang


“Maaf, tapi Cia harus ke kamar mandi” Ucap Garcia yang buru-buru ke kamar mandi


“Kalian sih pakek bahas soal orang tua Garcia jadi gini kan” Ucap Divna kesal


“Biar gua susul” Ucap Fadil langsung menyusul Garcia


“Kamu sih Ga yang mulai duluan” Ucap Ayah Reno menyalahkan Papa Dirga


“Terus ngapain kalian ikut-ikutan” Ucap Papa Dirga yang tak ingin di salahkan


“Udah diem, ini semua salah kalian yang merusak susana” Ucap Mami Lisa


Sementara posisi Garcia sekarang dia sedang duduk di pinggiran kolam renang, dia baru saja selesai menangis menumpahkan semua air mata yang dia tahan sejak tadi. Dia sungguh tidak kuat jika harus mengingat kejadian pada hari itu.


Sementara Fadil yang menyusul Garcia tadi hanya diam dan melihat Garcia dari belakang dia melihat betapa sakit nya apa yang di rasakan Garcia ketika menangis tadi. Setelah cukup tenang Garcia berdiri dan berbalik dia sedikit kaget melihat Fadil ada di belakang nya. Garcia bahkan tidak sadar bahwa fadil ada di belakang nya.


“Sejak kapan lu di sini?” Tanya Garcia dengan nada cuek


“Kita semua selalu ada buat lu, jadi jangan pernah ngerasa kalo lu sendirian”


Mendengar ucapan Fadil membuat hati nya merasa tenang. Dengan perlahan tangan Garcia membalas pelukan Fadil dia merasa nyaman berada di posisi saat ini.


"Dan maafin bokap gua yang udah ngungkit kejadian yang bikin lu sedih kayak gini" Sambung Fadil


"Papa Dirga gak salah, cuma gua yang terlalu sensitif dengan kejadian dulu" Jawab Garcia


"Maaf" Ucap Fadil namun tak di jawab oleh Garcia


Garcia tak memperdulikan ucapan Fadil dia malah memejamkan matanya di dalam pelukan Fadil dia benar-benar merasa nyaman dan tenang saat ini.


Semua orang yang berniat menyusul Garcia dan meminta maaf atas ucapan yang membuat Garcia sedih langsung di batalkan ketika melihat kedua insan itu saling berpelukan dan terlihat sangat nyaman.


“Sebaiknya kita kembali, jangan ganggu mereka” Ucap Ayah Reno


“Itu lebih baik” Setuju Papa Burhan


Para orang tua itu kembali ke ruang keluarga dan meninggalkan para pemuda pemudi itu di sana.


“Seperti nya kalian akan kalah” Ucap Divna pada ke empat pria yang ada bersama nya


“Kita semua udah kalah dari dulu” Jawab Arya


“Sebaiknya kita balik, biarin mereka dulu” Ucap Rendy dan di setujui semua nya


Mereka kembali menyusul para orang tua dan meninggalkan Fadil dan Garcia di sana. Sementara di posisi Garcia di sudah mulai tenang dan melepaskan pelukan itu.


“Ayo kembali, mereka pasti udah nunggu” Ucap Garcia dan hanya di angguki oleh Fadil


.


.


.


Hai guys..... Gimana hari nya??


Khusus hari ini author update 2 eps lohh... khusus buat kalian. Seneng gak nihh?? Kalo ada waktu yang lebih luang lagi author usahain buat 2 eps tapi meskipun gak 2 eps author bakal tetep update buat kalian.