
“Tenang Ci, kita siap kok kalo lu mau balas dendam sekarang” Ucap Divna menenangkan nya
“Jangan sekarang ini masih belum waktu nya” Ucap Garcia ketika sudah mulai bisa mengendalikan diri nya.
Map yang di baca oleh Garcia adalah informasi tentang Mafia yang telah membunuh kedua orang tuanya. Dulu nya Daddy Garcia adalah seorang ketua mafia terbesar di inggris dia tewas di tangan musuh nya dan sahabatnya sendiri. Daddy Garcia memiliki seorang sahabat yang telah mengkhianati nya dan juga yang telah menjebak Daddy Garcia. Daddy Garcia tewas di depan mata nya dan bukan hanya itu dia juga harus melihat Mommy di setubuhi oleh Om yang selama ini di anggap baik (Sahabat Daddy nya) bukan dengan 1 orang melainkan banyak mafia-mafia lain yang juga menggilir Mommy hingga tewas.
Flashback....
Di sebuah rumah yang besar dan mewah yang berada di Inggris ada seorang gadis kecil yang masih berusia 5 tahun sedang marah dengan daddy nya
“you cheat,dad” Ucap gadis kecil itu menatap daddy nya kesal.
(Papa curang)
“No princess, daddy doesn't cheat” Ucap Daddy nya.
(Tidak tuan putri, daddy tidak bermain curang)
“you are lying dad” Ucap gadis kecil itu yang masih kesal.
(Kamu bohong dad)
“Mom, look at daddy playing cheats” Adu gadis kecil itu pada mommy nya.
(Mom, lihatlah daddy bermain curang)
“Daddy..... don't cheat” Ucap Mommy nya pada sang daddy.
(Daddy.... Jangan curang)
“Hahaha okay – okay , i’m sorry princess” Ucap Daddy nya mengelus kepala nya
(Hahaha oke-oke, aku minta maaf tuan putri)
"Okay, cia will forgive daddy. But give me vanilla ice cream" Ucap Garcia kecil tersenyum ke arah daddy nya.
(Oke, cia akan maafin daddy tapi berikan aku es krim vanilla)
“Anything for you my princess” Ucap Daddy nya lalu mencium pipi nya.
(Apapun untukmu tuan putri ku)
“I love you dad” Ucap Garcia kecil mengecup singkat pipi daddy nya
(Aku cinta kamu dad)
“I love you too my princess” Ucap Daddy gantian mencium pipi Garcia kecil.
(Daddy juga cinta kamu tuan putri ku)
“I will change clothes” Ucap Garcia kecil yang langsung berlari ke kamar nya.
“CALL YOUR BROTHER TOO." Teriak Mommy nya kepada dirinya.
(Panggil kakak mu juga)
“OKAY MOM” Jawab nya yang sambil berlari.
Garcia pun tiba di depan kamar kakak nya dan mulai mengetuk pintu kamar kakak nya sambil berteriak-teriak.
“BROTHER, COME BUY ICE CREAM WITH MOMMY AND DADDY” Teriak nya sambil menggedor pintu kamar kakak nya.
(Kakak, ayo beli es krim sama mommy dan daddy)
Pintu pun terbuka dan muncul lah seorang anak laki-laki yang tak lain adalah kakak nya Garcia, Louis.
“What?” Ucap Louis
“Let's buy ice cream” Ajak nya tersenyum manis ke kakak nya
(Ayo beli es krim)
“Of course, come on..” Setuju Louis
(Tentu saja, ayo....)
“I'll change clothes in a minute.” Sambungnya
(Aku akan ganti baju sebentar)
“Okay, me too” Jawab Garcia dan langsung pergi ke kamar nya.
Garcia pun pergi ke kamar nya dan masih memilih baju untuk dia kenakan pergi keluar bersama keluarga nya. Sedangkan, di ruang tamu Mommy dan Daddy sedang asik mengobrol dengan baby Amora yang masih berusia 1 tahun saat itu.
Saat sedang asik mengobrol tiba-tiba wakil ketua Daddy nya di dunia bawa tiba di rumah nya dengan sangat tergesa-gesa.
“King... King... King...” Teriak wakil ketua itu yang bernama Robert.
“What happened, bert?” Ucap Daddy Garcia, Mario.
(Apa yang terjadi, bert)
“Mr. James betrayed you, King. He teamed up with the blood demon mafia to destroy you and your entire family, king.” Ucap Robert
(Tuan James mengkhianatimu, King. Dia bekerja sama dengan mafia Blood Demon untuk menghancurkan Anda dan seluruh keluarga Anda, King.)
“WHAT?! HOW DARE HE BETRAY ME.” Teriak Mario
(Apa?! Beraninya dia mengkhianati ku.)