
“Mau kemana dulu?” Tanya Garcia
“Timezone” Jawab Amoora
Mereka langsung menuju ke timezone yang berada di mall itu. Sesampainya di sana mereka langsung di tarik oleh Amoora untuk mencoba semua permainan hingga si bayi itu mulai sudah bosan dan mengajak mereka untuk pergi berbelanja.
“Dia sudah besar tapi masih seperti anak kecil” Ucap Garcia menatap Amoora yang saat ini tengah bingung memilih pakaian
Setelah dari timezone mereka langsung pergi ke sebuah toko baju atas kemauan Amoora.
“Dia hanya menjadi anak kecil di hadapan kita, saat berada di sekolah nya dia benar-benar dewasa” Jawab Louis
“Kak ini bagus gak?” Tanya Amoora menghampiri kedua kakak nya
“Bagus” Jawab Louis
“Ihh jangan yang ini deh” Ucap Amooea yang berbalik dan memilih baju kembali
“Lah?” Ucap Louis bingung
“Kak yang ini gimana?” Tanya Amoora kembali
“Bagus, lebih bagus dari yang tadi” Jawab Louis
“Jangan ini dehh, warna nya aku gasuka” Ucap Amoora dan pergi memilih baju kembali
“Astaga” Ucap Louis memijat kepalanya pusing akibat tingkah Amoora
Melihat itu Garcia hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya dan langsung menghampiri Amoora yang tengah bingung memilih baju.
Garcia langsung mengambil sebuah baju yang dia rasa sangat cocok untuk adek nya itu. Dia berjalan menghampiri Amoora dan memberikan baju yang dia pilih pada Amoora.
“Ini bagus, cocok untukmu” Ucap Garcia menempelkan baju yang dia pegang ke tubuh Amoora
“Oke Amoora beli yang ini” Ucap Amoora
Saat senang mendapat baju yang sesuai selera nya matanya tertuju pada baju yang sangat cocok untuk kakak nya. Dia langsung menghampiri baju itu dan memberikan pada Garcia.
“Ini cocok untuk kakak, ambilah” Ucap Amoora memberikan nya pada Garcia
“Tenang saja, aku yang bayar kok kak haha” Sambung Amoora yang membuat Garcia tertawa kecil dan mengambil baju yang sudah di berikan Amoora
“Kak, abis ini beli dress formal ya. Di sekolah ke bentar lagi ada acara yang mendatangkan petinggi perusahaan terbesar di dunia. Keren bet dah sekolah sekolah ku hahah” Ucap Amoora tertawa
“Untuk itu kamu harus tampil cantik” Ucap Garcia
“Aku sudah cantik hanya perlu sedikit polesan saja haha” Ucap Amoora tertawa
“Sudah selesai belum?” Tanya Louis yang menghampiri mereka berdua
“Ini mau bayar” Jawab Amoora
Mereka langsung pergi menuju kasir dan membayar pakaian yang telah mereka bawa. Ketika ingin membayar mereka bertiga mengeluarkan kartu dan memberikannya pada kasir. Melihat itu kasir bingung ingin mengambil kartu yang mana.
“Turunkan tangan kalian, Amoora mau bayar sendiri” Ucap Amoora yang kesal melihat kedua kakak nya ingin membayar pakaian nya
“Nanti duit mu abis, biar kakak aja yang bayar” Ucap Louis
“Di dalam kartu ini ada ratusan juta kak gak mungkin abis buat beli baju gini doang. Lagian kalian berdua selalu tambahin setiap bulannya” Ucap Amoora kesal
“Kak Cia juga, kan Amoora udah bilang kalo Amoora yang bayar” Ucap Amoora yang juga memarahi Garcia
“Yasudah bayar sana” Ucap Garcia
Amoora hanya menurut dan langsung membayar nya setelah membayar nya mereka langsung pergi dan menuju butik mall itu untuk membeli dress.
“Orang kaya memang beda” Ucap Kasir itu ketika melihat ke tiga orang itu sudah pergii
Saat berjalan ke arah butik tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Garcia dari arah belakang.
Mendengar namanya di panggil Garcia langsung menoleh ke belakang. Dan melihat kedua temannya yang tengah melambaikan tangan nya kepada Garcia.
“Zifanya?” Tanya Amoora dan Louis bebarengan menatap Garcia penuh tanya
“Nama lain gua” Jawab Garcia
“Aaaa gua kangen banget sama lu” Ucap Mauza langsung memeluk Garcia
“Lu kapan masuk sekolah sihh” Ucap Nabila yang bergantian memeluk Garcia
“Lusa kayak nya” Jawab Garcia
“Eee... Sebelah kanan lu siapa Zif?” Bisik Mauza
“Kakak gua, Harrie.” Ucap Garcia
“Halo, Harrie.” Ucap Louis mengulurkan tangannya
“Halo, Mauza.” Ucap Mauza yang langsung menjabat tangan Louis dengan semangat
“Nabila” Ucap Nabila yang bergantian menjabat tangan Louis
“Terus ini adek lu?” Tanya Nabila menatap ke Amoora
“Hmm”
“Nabila” Ucap Nabila mengulurkan tangannya sambil tersenyum ke arah Amoora
“Amoora” Ucap Amoora menjabat tangan Nabila sambil tersenyum
“Mauza” Ucap Mauza bergantian menjabat tangan Amoora
“Kalian mau kemana?” Tanya Nabila
“Mau cari dress” Jawab Garcia
“Kalian sendiri?” Sambung Garcia
“Baru selesai makan siang sih. Ini mau jalan-jalan bentar terus pulang” Jawab Mauza
“Kalian gak sekolah?” Tanya Louis yang menyadari ini masih jam sekolah dan melihat mereka berdua masih menggunakan seragam sekolah
Mendengar pertanyaan itu membuat mereka berdua tersenyum kaku. Pasalnya mereka sudah ketahuan kalo mereka bolos sekolah.
“Hehe bosen di sekolah bang” Ucap Mauza
“Astaga” Ucap Louis menggelengkan kepalanya
“Sesekali lah yang bercabang” Sambung Louis dan di sambut tawa renyah oleh mereka berdua
“Kita mau lanjut dulu ya... Nikmatin Qtime kalian” Ucap Nabila
“Hmm thank you” Ucap Garcia
Setelah kepergian kedua temannya itu mereka langsung melanjutkan perjalanan mereka menuju ke butik.
.
.
.
Hai Guys... Gimana Hari ini?
Makasih yaa buat yang udah like+komen dan welcome readers baru. Semoga kalian suka sama cerita author. Terimakasih.