My Mafia Girl

My Mafia Girl
Hancur dan berserakan



Setelah membuat membunuh Atha dan Rafli, kini giliran Toni dan Noval yang akan bermain-main dengan Garcia. Garcia berbalik dan menatap Divna dan menyuruh nya untuk membawakan Toni dan Ilham ke hadapan nya.


“Bawa mereka berdua kesini” Perintah Garcia pada Divna


Divna langsung menyeret Toni dan Noval yang masih pingsan dengan banyak lumuran darah di tubuh nya di bantu dengan Leon dan Ilham.


“Bangunkan mereka berdua” Suruh Garcia pada Leon dan Ilham


“Baik Queen” Ucap Leon yang kemudian berlari ke arah mobil mereka dan mengambil 2 botol besar yang berisi soda


Setelah mengambil minuman soda itu, Leon segara kembali dan langsung menyiramkan nya pada tubuh Noval dan Toni. Tak hanya dengan itu, Leon juga menendang tubuh Toni dan Noval agar mereka cepat terbangun.


“Yakk... Bangun kalian” Ucap Leon menendang-nendang tubuh Toni dan Noval


Dengan cara ini mereka terbangun dengan cepat. Saat mereka , mereka merasakan sakit yang perih di setiap luka nya. Bagaimana tidak, begitu banyak luka sayatan maupun memar di setiap tubuh mereka.


“AKHHH PERIHH” Teriak Toni


“AKHHH SAKITT” Teriak Noval menjerit kesakitan


“Udah bangun ya? Gimana mimpi indah gak?” Tanya Garcia


Melihat pertanyaan Garcia membuat pandangan mata Noval dan Toni mengarah ke Garcia.


“A-ampun Queen, ampuni kami” Ucap Noval memohon


“Tadi bos kalian juga berkata seperti itu, namun aku membuat mereka menjadi seperti itu” Ucap Garcia dan menunjuk Atha dan Rafli menggunakan dahu nya.


Toni dan Noval mengikuti arah yang di tunjuk oleh Garcia dan mereka sangat terkejut melihat beberapa bagian tubuh yang hancur dan berserakan kemana-mana dan tubuh Rafli yang penuh darah.


Melihat itu membuat Toni dan Noval semakin ketakutan dan langsung memohon bersujud kepada Garcia untuk meminta pengampunan meskipun dengan tubuh yang sangat sulit di gerakan.


“Ampuni kami Queen, kami mohon” Ucap Toni bersujud memohon ampun


“Ya Queen, ampuni kami kali ini. Kami janji tidak akan mengkhianati mu lagi” Ucap Noval yang ikut bersujud dan memohon ampun


“Lagi dan lagi, aku muak mendengar nya” Ucap Garcia dan langsung menarik pelatuk nya dan menembakkan pada bahu Toni dan Noval.


Dor.. Dorr..


“AKHHHH” Teriak Toni dan Noval


“Kalian mau main?” Tanya Garcia menoleh ke arah Ilham, Leon dan Divna


“Dengan senang hati kami menerima nya Queen” Ucap Ilham tersenyum senang


“Aku ingin menjadikan mereka uji coba ku, tapi sepertinya terlalu merepotkan untuk di bawa kembali” Ucap Divna mengamati Toni dan Noval


“Sebaik nya kita bermain disini” Sambung Divna mengeluarkan belati yang dia simpan di balik jas nya.


“Ayo kita main” Ajak Divna pada Ilham dan Leon


Ilham hanya mengangguk dan mengikuti langkah Divna yang berjalan ke arah Toni dan Noval. Sedangkan, Leon dia masih berada di samping Garcia dan hanya mengamati kedua orang yang ingin bermain-main itu.


“Saya tidak tertarik. Saya lebih penasaran dengan botol kecil yang anda minumkan terhadap Atha, Queen.”


“Ahh itu, itu racun terbaru buatan bang Ronald. Kau mau mencoba nya Le?” Tanya Garcia


“Terimakasih atas tawaran nya Queen, tapi saya tidak tertarik untuk mencoba nya” Jawab Leon


“Urus mereka, aku kembali ke mobil dulu” Ucap Garcia


“Anda tidak ingin melanjutkan nya Queen?” Tanya Leon


“Tidak, aku sudah bosan” Jawab Garcia lalu pergi ke mobil


Melihat Garcia sudah memasuki mobil, Leon segera menghampiri kedua orang yang sedang bermain-main itu dan mengajaknya untuk cepat menyelesaikan nya.


Sementara di mobil, Garcia bersandar di kursi mobil sambil memejamkan matanya dan sebuah notif pesan di ponsel nya membuat nya membuka kembali matanya.


Tingg...


...Nomor tidak di kenal


...


...


...


Permainan yang menarik baby


^^^Thank you


^^^


Setelah membalas pesan itu Garcia langsung mematikan ponsel nya dan melihat Divna, Leon, dan Ilham kembali ke mobil setelah menyelesaikan urusan nya.


“Puas?” Tanya Garcia ketika melihat mereka sudah masuk ke dalam mobil


“Sangat. Thank you” Jawab Divna tersenyum puas


“Kita pulang sekarang Queen?” Tanya Ilham


“Sebaiknya kita singgah di rumah itu, aku ingin membersihkan diri” Jawab Garcia


“Baik Queen” Jawab Leon


.


.


.


Hai guys... Maap kelamaan update lagi sibuk bangett soal nya minggu kemarin, terus minggu ini juga kayak nya bakal lebih sibuk juga. Jadi, harap sabar yaa.. dan maapin author yang gak bisa update sesuai jadwal kayak dulu..