My Mafia Girl

My Mafia Girl
Hell Devil



Garcia melihat orang itu mengeluarkan sesuatu dari balik badan nya dan meskipun tak terlihat jelas tapi Garcia tahu bahwa itu bom yang di rakit oleh Mafia nya. Garcia langsung berlari menghindar, meskipun bom itu memiliki ledakan kecil namun cukup berbahaya untuk situasi saat ini.


“Bagaimana bisa mereka mendapatkan rakitan bom milik MOTD?” Gumam Garcia


“Mereka juga bukan anak-anak MOTD”


“Mereka hilang?” Ucap Garcia


Garcia langsung keluar dari persembunyian dan menghampiri orang-orang yang yang berjumlah 6 orang itu terlihat bingung. Garcia berfikir mungkin salah satu dari mereka yang berteriak tadi.


“Terimakasih, terimakasih sudah menyelamatkan kami semua” Ucap Salah satu dari mereka yang mencoba menghampiri Garcia di dalam kegelapan


“Tetap di sana!” Ucap Garcia menghentikan langkah orang itu


“Siapa orang-orang tadi?” Tanya Garcia


“Mereka adalah mafia yang suka memperjualkan manusia.” Ucap Wanita yang terlihat seperti berumur 24 an


“Nama mafianya?” Tanya Garcia


“Hell Devil” Jawab Salah satu dari mereka


“Ternyata bukan mereka” Batin Garcia


Garcia berbalik melihat motor nya yang untung saja dia memarkirkan nya cukup jauh tadi. Sehingga motor nya tidak terkena ledakan tadi.


“Saya sudah menghubungi polisi, kalian tunggu di sini 5 menit lagi mereka sampai.” Ucap Garcia lalu berjalan mundur meninggalkan mereka


“Tapi bagaimana jika mereka kembali? Tempat ini sangat jauh dari kota” Tanya Anak kecil yang terlihat seperti umur 8 thn yang muncul di balik wanita


Garcia menghentikan langkahnya ketika mendengar suara anak kecil itu. Garcia pikir hanya orang-orang dewasa yang di perjual belikan namun ada anak kecil juga.


“Mereka tidak akan kembali, kalian tidak perlu khawatir” Jawab Garcia lalu menaiki motor nya


“Terimakasih” Ucap Mereka semua ketika melihat lampu motor Garcia menyala


Garcia langsung melajukan motornya menjauh dari sana dan tak lama 2 mobil polisi benar-benar datang. Di pagi hari sudah tersiar berita yang menghebohkan yang terjadi kemarin malam. Kini negara inggris tengah di buat Di pagi hari nya, negara inggris tengah di buat heboh dengan kemunculan The Queen of darkness yang di sebutkan oleh korban yang di tolong oleh Garcia kemarin malam. Banyak masyarakat Inggris yang memuji Garcia dan bahkan banyak dari mereka yang langsung menjadi Fans berat Garcia.


“Kira-kira siapa the Queen of darkness yang mereka maksud?” Tanya Aurel


“Gua rasa gua tau orang nya” Jawab Divna sambil melirik Garcia yang tengah asik makan makanan ringan


“Apa?” Tanya cuek Garcia ketika merasa dirinya di tatap


“Kemarin malem lu kemana? Waktu gua kebangun lu gaada di samping gua” Tanya Divna menatap kesal Garcia


“Jalan-jalan bentar” Jawab Garcia yang acuh dengan tatapan Divna


“Sel, lu tahu soal mafia Hell Devil?” Tanya Garcia tanpa memperdulikan Divna


“Hell Devil? Gua gak tahu banyak soal Mafia itu tapi mereka paling di takuti oleh mafia mafia lain yang ada di sini. Termasuk mafia Demon Blood.” Jelas Selena


“Sekelas Demon Blood takut sama mafia itu?” Tanya Kevin bingung


“Bukannya Mafia Demon Blood menduduki nomor 1 di sini?” Tanya Divna


“Peringkat yang di raih oleh Demon Blood hanya angka dan gaada artinya buat mafia Hell Devil. Meskipun Hell Devil menduduki peringkat ke 5 jika mereka mau mereka bisa langsung menduduki peringkat pertama dengan mudah. Tapi mereka tetap mempertahankan posisi mereka tanpa ingin maju.” Jawab Selena


“Ada yang aneh” Gumam Garcia


“Siapa ketua mereka?” Tanya Garcia


“Gaada yang tahu soal ketua mereka, bahkan anggota mereka sendiri tidak mengetahui siapa ketua mereka.” Jawab Selena


“Gua punya tambahan pembahasan kali ini” Ucap Sasa


“Katakan” Jawab Garcia


“Dari yang pernah gua denger, mafia Demon Blood dan mafia Hell Devil bekerja sama. Ntah kabar itu bener atau gak, tapi dari penyelidikan kita Franky tua itu sering menghubungi mafia Hell Devil.” Ucap Sasa


“Selain menyelidiki mafia Demon Blood kalian juga harus menyelidiki mafia Hell Devil mulai sekarang.” Perintah Garcia menatap kelima temannnya


“Baik” Jawab mereka berlima


“Kenapa harus menyelidiki mereka juga? Kita harus fokus ke Demon Blood agar dendam lu cepet kebales” Ucap Divna yang sedikit bingung dengan maksud Garcia.


“Gua rasa Demon Blood sama Hell Devil ada kaitannya, jadi kita harus selidiki kedua nya” Jawab Garcia dan di angguki oleh Divna yang sudah mengerti


“Dan lu bang, coba hubungi bang Ronald suruh dia kirim laporan berapa banyak senjata rakitan kita yang pernah mereka selundupkan dan ke berapa mafia.” Suruh Garcia pada Kevin


“Oke, gua hubungi dia dulu” Ucap Kevin beranjak dan pergi menghubungi Ronald


.


.


.


Hai guys... Gimana Hari nya?


Kayak lama banget rasanya author gak update padahal cuma kemarin aja yang gak update hehe.