My Mafia Girl

My Mafia Girl
Pacar kamu?



Garcia menurut dan ikut masuk kedalam tempat itu. Sesampainya mereka di dalam mereka di sambut oleh pria yang cukup berumur.


“Rakaa” Ucap pria paruh baya itu


“Halo om” Ucap Raka menyalimi om nya itu


“Kamu gak sekolah?” Tanya Om nya Raka


“Hehe gak om, mau bolos bentar” Ucap Raka


“Kamu ini” Ucap Om nya menepuk pundak Raka


“Ini siapa? Pacar kamu?” Tanya om nya Raka


“Masih calon om hehe” Ucap Raka yang langsung mendapatkan injakkan kaki dari Garcia


“Aduh” Pekik Raka yang kesakitan


“Kalian berdua lucu banget” Ucap Om nya Rama


“Dia om ku, namanya antoni. Dan Om, ini temen ku namanya Zifanya” Ucap Raka memperkenalkan Garcia


“Halo om” Ucap Garcia yang juga menyalimi om nya Raka


“Halo” Ucap Om Antoni


“Om bentar lagi ada urusan jadi gak bisa nemenin kalian, kalian seng-seneng-seneng aja” Ucap Om Antoni


“Iya om, makasih” Ucap Raka


“Ayo ikut gua” Ucap Raka setelah melihat Om nya pergi


Raka membawa Garcia ke sebuah ruangan. Dia memberikan Garcia sebuah baju pelindung dan juga helm untuk di gunakan. Setelah selesai memakainya Raka memberikan tongkat baseball pada Garcia. Garcia menerima nya dengan bingung.


“Sebelum itu, matikan ponsel mu” Ucap Raka


“Untuk apa?” Tanya Garcia


“Tentu saja agar kita bisa menikmati permainan nya” Jawab Raka


“Oke” Ucap Garcia mematikan ponsel nya


“Sekarang masuk lah ke pintu itu” Ucap Raka


Garcia mulai masuk ke dalam pintu yang di maksud oleh Raka dia melihat beberapa barang bekas yang ada di dalam ruangan itu. Dia paham apa yang harus dilakukan nya. Breakroom, tempat yang pernah tren di medial sosial untuk orang yang ingin melepaskan stress dengan cara menghancurkan barang-barang yang sudah di siapkan. Raka membawa Garcia kesini karena merasa Garcia butuh pelepasan untuk semua rasa yang dia pendam.


Garcia menghancurkan semua barang-barang itu dengan semua perasaan yang dia pendam. Dia juga menikmati semua apa yang dia lakukan hingga dia lelah dan bersandar di tembok melihat semua benda-benda yang dia hancurkan benar-benar hancur. Garcia melemparkan tongkat baseball itu ke lantai dan berjalan keluar dari ruangan sementara di luar Raka sedang berbincang dengan salah satu pegawai yang ada di tempat ini.


“Baik, mohon bantuannya ya kak” Ucap Raka


“Cepet banget, ini baru 20 menit biasanya orang-orang sampai 30 menit lebih” Tanya Raka sambil melihat jam di tangannya


“Gua udah lega, thanks ya” Ucap Garcia


“Sama-sama” Ucap Raka


“Gua ngelepas dulu pakaian nya” Ucap Garcia dan pergi ke ruang ganti


Setelah menunggu beberapa menit akhirnya Garcia keluar dengan pakaian pelindung yang ada di tangannya.


“Ayo ikut gua ke tempat selanjutnya” Ucap Raka


“Kemana?” Tanya Garcia


“Setelah ngelepas stress kita harus sedikit merilekskan otak dong” Ucap Raka


“Tunggu, kita harus balikin ini dulu” Ucap Garcia


“Oh iya, tunggu.” Ucap Raka mengambil pakaian pelindung itu dari Garcia dan mengembalikan nya pada tempatnya


Raka kembali menghampiri Garcia dan langsung menggandeng tangan Garcia dan membawanya ke ruangan lain yang berada di tempat ini. Sesampainya di ruangan yang di maksud Raka langsung membuka pintu nya dan melihat beberapa kanvas dan peralatan lukis lainnya.


“Ini ruangan gua, kalo gua stress gua biasa ke sini dan ngelukis beberapa hal. Di sini juga ada ruangan yang di peruntukan pengunjung yang suka melukis tapi gua secara khusus ngajak lu ke ruangan gua. Karena gua takut lu gak nyaman kalo banyak orang yang ngeliatin” Ucap Raka membawa Garcia masuk ke dalam


“Lu bisa ngelukis?” Tanya Garcia


“Yahh lumayan” Ucap Raka menggaruk kepalanya yang sedikit salah tingkah


“Ini lukisan mu?” Tanya Garcia menatap sebuah lukisan laut yang terpajang di dinding


“Iya” Ucap Raka berdiri di belakang Garcia


“Bagus” Ucap Garcia


“Gua suka” Ucap Garcia berbalik menatap Raka


Ucapan Garcia membuat raut wajah Raka menjadi memerah. Dia benar-benar salah tingkah berada di dekat Garcia dengan jarak sedekat ini.


.


.


Hai, gimana hari ini?


Udah lama author gak nyapa kalian ya. Author bingung mau nulis sapaan kayak gimana lagi hehe. Semangat guys.