My Mafia Girl

My Mafia Girl
Memperlihatkan wajah



Sementara di posisi Andre dia merasa takjub dengan orang ini dia bahkan bisa melewati ilusi yang mereka buat. Di posisi Bryant dia terus berhati-hati dalam melangkah dia terus melangkah dan saat dia ingin melanjutkan langkahnya dia tiba-tiba berhenti karena dia melihat ranjau.


“Sepertinya tempat ini di penuhi ranjau” Ucap Bryant memundurkan langkahnya


“Hanya untuk memberikan sebuah bunga aku harus berjuang seperti ini” Ucap Bryant melihat bunga yang ada di tangannya


Bryant kembali melanjutkan langkahnya dengan sangat hati-hati hingga akhirnya dia merasa bebas dari tampat yang penuh ranjau itu. Merasa sudah sedikit aman, dia melanjutkan langkah nya dengan santai hingga tanpa sengaja dia menginjak sebuah jebakan dan muncul lah panah yang mengarah langsung ke arah Bryant. Bryant yang kaget dengan reflek nya langsung menghindari panah-panah yang menghampirinya.


“Babe, aku nyaris mati 2 kali” Keluh Bryant


Dia tidak menyerah begitu saja dia masih melanjutkan perjalanan yang masih cukup jauh untuk sampai ke markas Garcia. Melihat Bryant terus berhasil melewati beberapa jebakan Andre menyuruh anak MOTD yang berada di belakang gerbang untuk siaga. Dia juga mengabari Ronald, William, dan Kevin.


Setelah melewati beberapa jebakan akhirnya Bryant sampai tepat di gerbang markas MOTD. Meskipun transparan Bryant yakin bahwa ini adalah gerbang dari markas Garcia. Dia langsung menaruh bucket bunga itu di depan gerbang MOTD. Dia mengangkat tangannya dan mundur perlahan dan menjauh pergi ke meninggalkan markas MOTD begitu saja.


Mode transparan pun di non aktifkan dan gerbang markas terbuka. Semua anak MOTD bersiap dengan senjatanya di tangan mereka dan beberapa di antara mereka mengelilingi bucket itu sambil menodongkan senjata mereka. Hingga ke empat pria itu datang dan ikut melihat bucket bunga itu.


“Coba cek, siapa tahu ada bom nya” Ucap Ronald


“Oke” Jawab Andre


Andre langsung mengecek bucket bunga itu di temani beberapa anak MOTD yang membantu nya. Namun hasil nya nihil tidak ada bom sama sekali atau sesuatu yang membahayakan lainnya. Tapi, Andre menemukan sebuah kartu ucapan dan memberikannya pada Ronald. Mereka berempat membaca kartu itu dan setelah membacanya mereka saling tatap.


“BUBAR DAN KEMBALI KE TEMPAT JAGA KALIAN MASING-MASING” Teriak William


Mereka berempat langsung membawa bucket bunga itu masuk ke dalam markas. Sementara di posisi Bryant di berhasil keluar dari kawasan MOTD dengan selamat. Saat ini dia berada di dalam mobil nya melepas semua topi dan masker yang dia gunakan.


Bryant mengelap keringat nya, butuh waktu 2,5 jam untuk berhasil sampai ke markas MOTD.


“Baru kali ini aku nyaris mati berkali-kali” Ucap Bryant yang mengakui betapa hebat nya MOTD dalam membuat perangkap.


Flashback off


Di kamar Garcia, dia sedang duduk di ranjang nya dengan tangan yang masih memegang bunga. Dia mencium harum bunga itu sambil memejamkan mata nya selama beberapa detik.


“Jika itu benar, aku rela meninggalkan semua nya” Ucap Garcia menaruh bunga itu atas nakas


Garcia langsung bersiap untuk turun dan ikut berpesta bersama para anggota nya. Kali ini dia turun tanpa menggunakan topeng yang menutupi sebagian muka nya. Setiap kali Garcia turun dia akan selalu memakai topeng nya begitu juga dengan yang lainnya tapi kali ini dia akan turun tanpa menggunakan topeng.


Sesampainya di halaman belakang dia menjadi pusat perhatian seluruh anggota nya. Banyak anggota biasa yang berbisik dan bertanya-tanya siapa orang yang sedang berjalan melewati mereka ini. Namun mereka langsung tersadar bahwa itu ketua mereka dari aura yang Garcia pacarkan membuat mereka percaya. Banyak dari mereka yang kagum dan secara terang-terangan memuji wajah Garcia yang bersinar di malam yang gelap ini.


“I-itu Queen?”


“Apa?! Queen?”


“Cantik sekali”


“Wajah nya benar-benar seperti malaikat”


Selain anggota, para anggota inti juga kaget dengan hadir nya tanpa topeng.


“Lu lupa topeng lu ya?” Ucap Divna yang langsung menutupi Garcia menggunakan badan nya


“Enggak, gua sengaja” Ucap Garcia menggeser Divna dari hadapannya


“SAYA GARCIA, KETUA DARI MOTD. TENTU KALIAN SUDAH TAU AKAN HAL ITU. TAPI KALI INI SAYA INGIN MENUNJUKAN WAJAH SAYA KEPADA KALIAN. ADA ALASAN TERSENDIRI KENAPA SAYA MENUNJUKKAN WAJAH SAYA KEPADA KALIAN. Agar kalian bisa mengingat wajah ini.” Ucap Garcia dan memelankan kalimat terakhir nya


Divna yang mendengar kalimat terakhir Garcia langsung menoleh dan menatap Garcia dengan bingung. Garcia yang menyadari itu menoleh menatap Divna sambil tersenyum manis.