My Mafia Girl

My Mafia Girl
Benar-benar anak Mario



“Hai” Sapa Garcia


“Mau kemana?” Tanya Garcia


“Apa mau mu?” Ucap Bos Tigre Fou itu


“Nyawamu” Jawab Garcia tersenyum miring


“Posisi ini tidak terlihat oleh yang lainnya, jadi sesuai kebiasaan ku aku akan melepasnya” Ucap Garcia yang mulai melepas topeng nya dan memperlihatkan wajah cantik nya


“Sialan kali ini aku akan benar-benar mati di tangannya” Batin Bos Tigre Fou


Garcia memiliki kebiasaan jika musuh nya akan mati di tangannya dia akan membuka topeng yang menutupi wajah nya dan menunjukkan nya pada orang yang akan di habisi nya agar orang itu selalu teringat akan wajah Garcia iblis gila yang menghabisi nya.


“Seharusnya gadis secantik dirimu tidak pantas menjadi ketua mafia besar di negara ini. Lebih baik menjadi wanita ku saja aku akan membuat mu melayang setiap waktu nya” Ucap Bos Tigre Fou


“Jadilah wanitaku, nona” Sambung Bos Tigre Fou


“Sayang sekali, seperti kekasih ku lebih hebat membuatku melayang setiap saat nya daripada dirimu” Ucap Garcia dengan nada mengejek


“Apa basa basi ini sudah cukup untuk mengulur waktu?” Sambung Garcia


Sebenarnya Bos Tigre Fou sedang mengulur waktu untuk menyiapkan senjatanya yang ada di balik tubuh nya yang memang membutuhkan waktu untuk siap di gunakan.


“Hahaha tentu saja” Ucap Bos Tigre Fou mengeluarkan sebuah pistol canggih


“Astaga senjata murahan itu anda gunakan? Jika para mafia lain tahu anda pasti akan di rendahkan” Ejek Garcia


“Beruntung sekali anda bertemu saya yang memberikan waktu untuk anda menyiapkan senjata yang belum sempurna itu” Sambung Garcia


“Beruntung? Ini sebuah kesialann yang paling siall dalam hidup saya” Ucap Bos Tigre Fou yang di sambut tawa oleh Garcia


“HAHAHA Terimakasih pujiannya” Ucap Garcia


Garcia langsung terdiam ketika telinganya mendengar sebuah bunyi kokangan senjata dan berlari dengan cepat ke belakang Bos Tigre Fou dan mengacungkan senjata ke kepala nya. Dengan kecepatan Garcia membuat Bos Tigre Fou tidak sempat menghindar dan terjebak dengan Garcia.


“Cara ini terlalu rendahan” Ucap Garcia


“Bagaimana bisa kalian mendapatkan bos yang tidak siaga seperti orang ini” Ucap Garcia


“Kamu akan mati jika aku menembakan itu” Ucap Bos Tigre Fou yang juga mengacungkan senjata ke perut Garcia


“Berarti kita sama-sama mati, tapi sayang nya saya tidak sudi mati bersama mu” Ucap Garcia menendang belakang lutut bos Tigre Fou hingga membuat nya terjatuh pingsan karena pukulan yang sangat keras itu. Garcia langsung merebut pistol yang terlepas dari genggaman tangan Bos Tigre Fou


“Duu kepala nya empuk banget di pukul gitu aja udah pingsan” Ucap Garcia


Tak hanya itu dia juga memukul kepala bos Tigre Fou dengan menggunakan bawah pistol hingga membuat kepala nya berdarah. Garcia langsung menembaki orang-orang yang bersiap akan menembaknya dengan kedua pistol di tangannya.


Selain menggunakan senjata sebagai serangan Garcia juga menggunakan fisik nya untuk melawan mereka. Lawan Garcia saat ini berjumlah 15 orang dengan senjata api yang ada di tangan mereka. Garcia menghadapi mereka dengan brutal hingga 10 dari mereka tumbang dengan beberapa luka tembakan dan pukulan dari mereka dalam waktu beberapa menit saja.


Hanya selang beberapa waktu mereka sudah tumbang dengan berbagai luka dan tubuh Garcia tanpa luka sedikitpun. Tepat setelah itu Bos Tigre Fou terbangun dari pingsan nya dan melihat Garcia yang tengah berdiri membelakangi nya dengan cipratan darah yang ada di tubuh nya terutama di tangannya yang di penuhi oleh darah dengan masin memegang pistol.


Kebrutalan Garcia itu di saksikan oleh seseorang yang mengawasi nya sejak tadi dan bersembunyi di sebuah tempat yang tak jauh dari sana dan sangat gelap. Melihat kebrutalan Garcia membuat orang itu tersenyum.


“Dia benar-benar anak Mario” Ucap Pria itu


“Sepertinya ini sudah cukup untuk memastikan, mereka pasti saat ini juga sudah kalah” Sambung Pria itu lalu berbalik pergi meninggalkan lokasi


“Dia benar-benar seperti malaikat pencabut nyawa seperti rumor yang beredar” Ucap Bos Tigre mencoba duduk sambil memegangi kepala nya


“Anda sudah sadar?” Ucap Garcia berbalik menatap wajah Bos Tigre Fou


.


.


Hai guys... Gimana hari ini?


Waktu valentine kemarin kalian dapet apa nih dari doi? Kalo author Alhamdulillah banget dapet hikmah nya hahaha