My Mafia Girl

My Mafia Girl
Gengster rendahan



“Baiklah mari kita akhiri rapat kita, terimakasih untuk waktu nya Tuan Bryant” Ucap Garcia mengulurkan tangannya


“Ya, nona.” Jawab Bryant menjabat tangan Garcia


Tepat setelah berjabat tangan Divna dan Samuel memasuki ruangan VIP.


“Sudah selesai?” Tanya Divna


“Kemana aja lu” Ucap kesal Garcia yang di tinggal sendirian


“Gua gak mau ganggu kalian” Ucap Divna sambil mengkerlingkan matanya


“Ck” Decak Garcia lalu berjalan mendahului Divna


“Mari tuan-tuan” Pamit Divna dan segera menyusul Garcia


“100 juta, udah gua transfer ke rekening mu” Ucap Bryant pada Samuel dan pergi begitu saja


Mendengar ucapan Bryant, dia langsung mengecek ponsel nya dan benar saja uang sebanyak itu sudah masuk ke dalam rekening nya.


“Kalo gini gua bakal tinggalin mereka terus hehe” Gumam Samuel dengan perasaan senang


“BOS TUNGGUIN” Teriak Samuel dan berlari menyusul Bryant


“Maaf Queen, seperti nya mobil itu menunggu kita dari tadi” Ucap Supir Garcia


Garcia langsung melihat mobil yang di maksud oleh supir nya begitupun Divna yang ada di di samping nya.


“Jalankan saja mobil nya” Ucap Garcia


“Baik Queen” Ucap Supir itu mulai mengendarai mobil pergi keluar dari area parkir


Dan tak lama mobil yang di maksud tadi juga pergi mengikuti mobil milik Garcia. Bryant yang melihat itu merasa aneh dan curiga. Dia langsung masuk ke dalam mobil bersama Samuel dan menyuruh supir untuk mengikuti mobil milik Garcia dan mobil asing yang di lihat nya.


“Ikuti mereka, cepat!” Ucap Bryant pada supir nya


“Baik Tuan”


Sementara di mobil Garcia, semua nya terlihat santai meskipun seseorang mengikuti mereka dan ntah apa yang akan orang-orang yang di dalam mobil asing itu lakukan pada mereka.


“Masih terus mengikuti?” Tanya Garcia


“Masih Queen” Jawab Supir


“Cari tempat yang aman” Ucap Garcia


“Baik”


“Maaf Queen, apa perlu kita menghubungi markas untuk meminta bantuan?” Tanya Supir dengan perasaan takut akan jawaban Garcia yang kemungkinan akan marah


“Tidak usah, mereka hanya berenam.” Jawab Garcia


“Darimana lu tahu?” Tanya Divna


“Mobil itu muat Cuma 6 orang kak” Jawab Garcia


“Iya juga sih”


“Astaga di situasi seperti ini mereka masih saja bisa membuat candaan, benar-benar bukan manusia normal” Batin sang supir


“Lagian kita dapat bantuan yang tak terduga” Ucap Garcia


“Siapa?” Tanya Divna


“lihat saja nanti”


Mobil Garcia memasuki kawasan yang cukup sepi dan mobil yang terus mengikuti mereka akhir memotong jalan mereka. Dan keluar lah beberapa orang yang sekitar nya berjumlah 12 orang.


“Lah anjirr beneran dempet-dempetan dong” Ucap Divna yang speechless melihat berapa orang yang keluar


“Kayak nya mereka gak mampu buat sewa mobil lagi” Jawab Garcia yang kemudian turun dari mobil


“Kamu tetap di sini saja, jangan ikut campur” Ucap Divna pada sang supir dan kemudian turun setelah mendapat jawaban


“Baik nona”


“Minggir, kalian menghalangi jalan kita” Ucap Garcia dengan nada dinginnya


“Kami tidak akan pergi sebelum kau mati” Ucap Salah satu pria itu yang terlihat seperti pemimpin nya


“Heh, gengster rendahan kayak kalian aja banyak omong” Ucap Divna


“APA KAU BILANG?!” Teriak marah pemimpin itu


“Tahanlah, lebih baik kita tunggu orang-orang kalian semua datang baru kita mulai. Gimana?” Tanya Divna


“Bagaimana mereka bisa tahu kalau kita menunggu yang lain bos?” Bisik salah satu anak buah nya


“Diamlah” Bentak Pemimpin nya


“Oh ya, gua mau tanya nih. Sorry-sorry aja kalo kesinggung ya. Kan kalian bawa 1 mobil doang nih dan di dalam nya juga ada bos nya kok bisa muat ya bawa 12 orang. Kalian gak punya duit buat sewa mobil lagi gitu?” Ucap Divna yang terus meroasting mereka


“KAUUU” Teriak kesal Bos gengster itu


“Apa?” Tanya Divna santai


“Kalian hanya 2 orang kaya yang tidak bisa apa-apa. Berita kematian kalian akan cepat tersebar setelah ini” Ucap Bos dari kawanan gengster itu


“Tidak bisa apa-apa? Bodohh sekali. Seharusnya kalian mencari tahu dahulu lawan kalian saat ini” Ucap Garcia memberikan smrik


.


.


.


Hai guys... Gimana hari ini?


Maap ya author telat update, sibuk banget kemarin jadi bener-bener gak bisa nulis bab baru dan baru bisa sekarang. Maaf ya.