
Roy, Ardi, dan Arya langsung menghampiri Rendy untuk ikut mengintip di sana.
“Jangan-jangan cewe itu” Batin Fadil lalu menghampiri teman-teman nya dan ikut mengintip
“Bener kan apa kata gua?” Ucap Rendy
“Iya dong, asekk kenalan ama most wanted girl nih hahah” Ucap Ardi tertawa
“Turun yokk” Ajak Arya
“Oke” Jawab Mereka bertiga kecuali Fadil yang hanya dia menatap ke bawah tepat di mana Garcia dan Divna sedang mengambil snack-snack yang di bawa nya
Sedangkan di bawah, Garcia dan Divna sudah menyadari bahwa ada yang mengawasi mereka dan tentu nya adalah kelima cowo itu.
“Penasaran banget mereka sampe ngintip kayak gituu haha” Ucap Divna tertawa
“lu bawa yang ini Ci” Sambung Divna memberikan satu kantung kresek kepada Garcia
“Hmm” Jawab Garcia
“Ayoo masukk, lu udah lama gak kesini” Ajak Divna dan berjalan mendahului Garcia
Garcia hanya mengikuti Divna dari belakang hingga memasuki rumah. Saat mereka sudah memasuki rumah, Arya dan yang lainnya sudah menuruni tangga dan melihat Garcia dan Divna dengan membawa beberapa kantung kresek.
“Yakk lama banget lu, janjiannya jam 9 baru dateng jam 10:10” Protes Roy
“Ya maap, macet bos jalanan nya” Ucap Divna berbohong
Padahal jalanan nya lancar jaya, hanya saja jarak dati H7D menuju ke rumah nya membutuhkan waktu yang cukup lama. Dia tidak mungkin bilang bahwa dia berada di H7D jika dia mengatakan nya tentu saja kelima pria itu pasti akan menanyainya dengan banyak pertanyaan.
“Terus nihh cewe siapa?” Tanya Ardi menatap Garcia dan hanya di balas tatapan datar oleh Garcia sendiri
“Nahh ini orang yang mau gua kenalin ke kalian” Ucap Divna menoleh ke Garcia
“Mama papa kemana?” Tanya Divna kepada adik nya, Arya.
“Di kamar” Jawab Arya
“Ohh yaudah nihh buat kalian” Ucap Divna menyerahkan katung kresek yang dia pegang
“Ini juga” Ucap Divna mengambil kantung kresek yang berada di tangan Garcia
Di antara mereka berlima Fadil lah yang menatap intens Garcia melihat itu Garcia hanya menatap datar kepada Fadil. Dia tahu bahwa Fadil akan mengenali nya dengan cepat.
Dengan tiba-tiba Fadil langsung berjalan ke arah Garcia dan memeluk nya. Hal ini tentu saja membuat kaget ke empat temannya yang lainnya. Pasal nya Fadil selalu cuek dan dingin tehadap perempuan namun ini? Dia langsung memeluk nya tanpa ragu sekali pun.
“Akhirnya lu balik” Ucap Fadil memeluk erat Garcia
Sesuai tebakannya Fadil lah orang pertama yang akan mengenali nya. Dia pun membalas pelukan Fadil sambil tersenyum manis.
“Gua nepatin janji gua” Ucap Garcia melepaskan pelukannya
“Tunggu-tunggu ini maksud nya apa?” Ucap Arya bingung
“Lu siapa?” Tanya Arya
“Kita semua gak kenal lu, lu siapa dah” Tanya Roy
“Haruskah gua balik lagi ke Inggris? Di antara kalian Cuma Fadil yang kenal gua” Ucap Garcia
“Inggris?” Ucap Ardi bingung
“Dia siapa sih Dil?” Tanya Rendy yang juga bingung
Fadil tidak menjawab dia hanya tersenyum menatap Garcia dan kembali menatap teman-teman nya sambil menggelengkan kepalanya.
“Tunggu, jangan bilang kalo lu” Ucap Arya terhenti dan menatap Garcia dengan intes untuk memastikan
Garcia membalas tatapan itu sambil menaik turun kan alis nya dan tersenyum.
“CIA? LU GARCIA?” Ucap Arya kaget
“Yes boy” Jawab Garcia tersenyum
“Akhirnya lu balik lagi” Ucap Arya senang dan langsung memeluk Garcia
“Ehh gantian dong” Ucap Rendy melepaskan pelukan Arya dan memeluk Garcia
“Akhirnya lu balik” Ucap Rendy memeluk Garcia
“Akhir nya psikopat kecil kita balik” Ucap Ardi yang gantian memeluk Garcia
“Sialann lu” Ucap Garcia namun tetap membalas pelukan Ardi
“HAHAHA” Tawa Ardi ketika melepaskan pelukannya
“Lu gamau peluk gua Roy?” Tanya Garcia ketika melihat Roy hanya diam dan menonton sejak tadi.
“Mauuu” Ucap Roy langsung memeluk Garcia sambil menangis
“Jangan pergi lagi Ci” Ucap Roy sambil terisak
“Gak pernah berubah lu ya, masih aja cengeng.” Ucap Garcia membalas pelukan Roy
“Janji dulu” Ucap Roy yang masih terisak
“Iya gua janji” Ucap Garcia
“Bagus” Ucap Roy dan langsung melepaskan pelukan
Di antara kelima cowo itu, Roy lah yang paling emosional sejak mereka semua masih kecil. Melihat momen haru itu membuat semua nya sedikit menetes air mata dan memeluk Garcia bersama-sama.
.
.
.
Yuhu... Hello guys... Gimana hari nya?