
“Kalian sedang apa?” Tanya Mario mendekati anak-anak nya
Saat akan mendekat tiba-tiba Mario tersandung dan terjatuh menimpa istana pasir yang Garcia dan Louis buat.
“Aduhhh” Keluh Mario kesakitan
“Daddyyyy” Ucap Garcia dan Louis menatap tajam Daddy nya yang masih terduduk di atas istana pasir yang sudah rusak
“Emmm guys.. Daddy tidak sengaja” Ucap Mario yang ketakutan melihat anak-anak nya marah
“Bohong” Ucap Louis
“No boy, Daddy serius. Daddy gak sengaja” Ucap Mario
“Harus kita apakan moster yang menyerang istana kita kak?” Tanya Garcia
“Semua moster yang menyerang harus di basmi” Jawab Louis
Mereka berdua menatap Daddy nya dengan senyuman misterius. Mario yang melihat anak nya semakin maju mendekati nya pun mundur perlahan dan langsung berdiri berlari menghindari anak nya yang siap menyerang nya.
“Daddy jangan kaburr” Ucap Garcia mengejar Daddy nya bersama Louis
“Daddy tidak sengaja guys” Ucap Mario sambil berlari
“Bohong” Ucap Garcia dan Louis bersamaan sambil mengejar Mario
“Sayang, tolong aku” Ucap Mario yang berlari berlindung di balik istrinya
“Daddy harus gentle dong, apa-apaan berlindung di balik wanita” Ucap Louis
“Daddy pengecut” Ucap Garcia
“Heh, nggak ya” Ucap Mario
“Kalo gitu sini jangan berlindung di balik Mommy” Ucap Garcia
“Gamau, kalian pasti bakal mukul Daddy” Ucap Mario
“Sini gak” Ucap Garcia mulai mengejar Mario ke belakang Laura
“Daddy siniii” Ucap Garcia yang terus mengejar Mario memutari Laura
Laura yang melihat pertengkaran anak dan Daddy nya itu hanya tertawa.
“Aduh kepala Cia pusing” Ucap Garcia setelah berlari memutari Laura untuk mengejar Daddy nya
“Sama” Ucap Louis
“Kenapa kalian nyerah?” Tanya Mario yang terus mengusili anak nya
Mendengar itu Garcia hanya memalingkan wajah nya dengan kesal karena tidak berhasil menangkap Daddy.
“Cia gamau sama Daddy” Ucap Garcia lalu pergi menjauh sambil
“Kamu sih, jadi makin ngambek kan. Bujukin sana” Ucap Laura tersenyum
Mario menjawab ucapan istrinya hanya dengan senyuman lalu menghampiri Garcia yang sedang kesal.
“Princess” Panggil Mario namun tak mendapat jawaban dari Garcia
Melihat anak nya yang benar-benar merasa kesal Mario pun berjongkok di hadapan Garcia sambil memegang kedua telinga nya dan meminta maaf.
“I’m sorry, princess” Ucap Mario
“Maafin Daddy yaa sayang” Ucap Mario dengan wajah memelas nya
“Terima kasih princess nya Daddy” Ucap Mario tersenyum dan mencubit gemas pipi Garcia
“Ayoo kita samperin Mommy” Ucap Mario mengulurkan tangannya agar Garcia mengandeng nya
“Gendong” Ucap Garcia merentangkan tangannya
Mario pun tersenyum dan langsung mengangkat Garcia dengan tinggi.
“Uhhh anak Daddy yang cantikk” Ucap Mario ketika mengangkat Garcia
Mario langsung menghampiri Laura dan Louis yang berada tak jauh dari mereka sedang duduk menunggu Mario dan Garcia. Mereka pun duduk bersama dan bercanda tawa menikmati suasana pantai sambil memakan beberapa cemilan.
Tak jauh dari posisi mereka ada seseorang yang mengikuti mereka sejak tadi dan mengawasi semua nya. Orang itu mengepal kan tangannya dengan perasaan sangat kesal melihat keharmonisan keluarga Mario.
“Harusnya aku yang berada di samping Laura saat ini dan memiliki keluarga yang bahagia” Gumam nya dengan perasaan penuh kebencian
“Lihat saja, aku akan menghancurkan kalian” Sambung nya dan beranjak pergi
Setelah beberapa langkah dia berhenti karena mendengar suara tawa Garcia yang sangat keras. Malvinson berhenti dan kembali menoleh, dia melihat Garcia yang sedang tertawa karena gelitikan dari Mario.
“Gadis kecil itu sangat cantik, dia benar-benar mirip seperti Laura” Batin nya tersenyum licik
Malvinson pun langsung pergi meninggalkan dari sana meninggalkan keluarga Mario yang tengah berbahagia itu.
Flashback off
“Amoora sekarang udah jadi gadis yang cantik, lucu dan manja banget. Dia pasti seneng banget bisa ketemu dan liat wajah Daddy secara langsung” Ucap Garcia
“Daddy juga pasti seneng banget kalo kita bisa kumpul lagi” Ucap Malvinson
Garcia tersenyum menanggapi ucapan Daddy nya, dia menatap ke arah laut lepas sambil terus tersenyum.
“Aku jadi kangen” Ucap Garcia
“Amoora sama Louis?” Tanya Malvinson
“Bukan” Jawab Garcia
Mendengar itu Malvinson bingung, jika bukan kedua saudara nya siapa yang di maksud oleh Garcia lagi.
“Terus?” Tanya Malvinson
“My boyfriend” Ucap Garcia menoleh ke arah Malvinson sambil tersenyum senang
“Do have boyfriend, baby?” Tanya Malvinson yang kaget
“Lebih tepatnya my ex boyfriend” Ucap Garcia
“Dia pria yang manis, manja, dan lucu. Dia selalu ngelindungi Cia dan selalu nemenin Cia. Kadang dia jadi cowo yang posesif dan sikap nya yang posesif itu lucu. Wajah nya kalo lagi cemburu dan muka nya yang cemberut ketika Cia gak ngabulin permintaan nya itu bener-bener lucu. Dia juga selalu bilang bahwa dia mencintaiku setiap saat meskipun itu terlihat sepele tapi itu terlihat sangat manis dan sangat berarti. Cia suka semua hal tentang nya. Dia pria terbaik setelah Daddy” Ucap Garcia tersenyum senang menceritakan Bryant
“Sepertinya kamu sangat menyukai nya sampai senyum mu tak pernah luntur ketika mengatakan tentang nya” Ucap Malvin yang menahan kesal
“Ya, Cia sangat menyukainya” Ucap Garcia tersenyum menatap Malvinson
.
.
Hi guys
Sekarang Noveltoon udah update yaa makin cantik aja tampilan depannya. Banyak fitur lain yang berubah dan bertambah. Author cek fitur-fitur lain sihh tapi semoga makin membatu deh. Gimana menurut kalian update noveltoon?