
Tanpa di duga siapapun motor Garcia dari arah belakang melaju dengan sangat cepat dan bahkan melewati Bryant dengan begitu cepat seperti kilat hingga membuat Bryant melongo, tanpa pikir panjang Bryant ikut melajukan motornya dengan sangat cepat namun sayang nya Garcia sudah sampai lebih dulu di garis finish lalu tak berapa lama motor Bryant tiba di sana mengikuti Garcia. Garcia membuka helm nya dan menoleh ke arah Bryant sambil tersenyum penuh kemenangan.
“Yakk Ciaa lu keren banget gilaa” Ucap Reina heboh
“Daebak lah” Ucap Divna mengacungkan jempol nya
“Queen kau menyelamatkan motor ku” Ucap Salah satu anggota WL yang bertaruh tadi
“Memang ada apa?” Tanya Garcia
“Dia bertaruh tadi” Jawab Rizal
“Oh, sekarang ambil motor nya” Suruh Garcia
“Siap Queen” Ucap Anggota WL itu
“HEI KEMARIKAN MOTOR MU” Teriak anak WL berlari menghampiri orang yang tadi bertaruh dengannya.
Bryant yang tahu kalah langsung menghampiri Garcia yang masih berbincang bersama teman-teman nya.
“EKHEM...” Dehem keras dari Bryant membuat Garcia menoleh kepadanya
“Kalo seret minum” Ucap Garcia datar menatap Bryant
“Taruhannya” Ucap Bryant yang tak kalah datar
“Buka lah” Jawab Garcia
“Baiklah” Ucap Bryant membuka perlahan helm nya
Setelah helm terbuka sempurna dan menampilkan wajah tampan Bryant membuat Garcia terpaku dengan sangat lama.
“Sudah?” Ucap Bryant menatap Garcia yang tengah terpaku
“Hah?” Bingung Garcia
“Gua tau gua ganteng” Ucap Bryant dengan senyum manis
“Ck masih aja kepedean” Ucap Garcia
“Bukan pd tapi fakta” Ucap Bryant
Sementara Divna, Reina dan Rizal kebingungan melihat keduanya dan terlebih lagi mereka kaget dengan reaksi Garcia yang sempat terpukau oleh ketampanan Bryant.
“Ci, dia siapa?” Bisik Divna
Bryant yang mendengar bisikan Divna langsung memperkenalkan diri nya.
“Gua pacar nya” Ucap Bryant yang membuat Garcia melotot tajam
“Ha? Yang bener Ci?” Tanya Reina kaget
Bukan hanya Reina yang kaget mendengar pernyataan dari Bryant namun juga Divna dan Rizal juga kaget mendengar nya. Mereka sangat tahu Garcia sangat anti dengan pria yang mendekati nya.
“Dia gila dan gua gak kenal sama dia, jadi gausah percaya” Jawab Garcia lalu pergi dari sana
Setelah Garcia pergi, mereka bertiga menatap Bryant dengan intens. Tanpa memperdulikan mereka bertiga Bryant pergi dari sana tanpa sepatah kata pun dan langsung menghampiri teman-teman nya.
“Lu kok bisa kalah sih?” Tanya Samuel
“Taktik dia sangat licik” Jawab Bryant
“Ganti motor yang dia pertaruhkan dengan motor baru” Sambung nya menyuruh Samuel
“Nanti gua urus” Jawab Samuel
“Kita pulang” Ucap Bryant
“Oke” Ucap Samuel
Dia duduk di sofa kamar nya dan mulai membuka laptop yang ada di atas meja. Dia mulai menselancarkan jari-jari nya untuk mencari sesuatu.
“Kenapa sulit sekali menemukan alamat rumah mu” Ucap nya frustasi
Merasa frustasi tak menemukan apa yang dia cari. Dia langsung mengembalikan halaman laptop dan menatap sebuah foto yang menjadi wallpaper laptop nya.
“Tak ku sangka kau melupakan ku dan kau benar-benar membuat ku sangat frustasi baby” Ucap Bryant menatap sebuah foto yang ada di layar laptop nya.
Sementara di sisi Garcia, dia sedang berada di markas anak-anak WL tepat nya sekarang dia sedang berada di ruangan khusus untuk mereka berbincang.
“Lu kenal King Racing Ci?” Tanya Rizal sambil memakan cemilan
“Hmm” Jawab Garcia yang lalu mengambil minum
“Kenal sejak kapan?” Tanya Divna
“Lu beneran pacaran sama dia? Gilaa sihh kalo emang iya” Ucap Reina
Garcia hanya menatap kedua orang itu dengan datar dia sangat malas menjawab pertanyaan-pertanyaan yang di lontar kan oleh teman-teman nya ini.
“Ciii jawabb...” Ucap Divna menggoyangkan lengan Garcia
“Gua baru aja kenal tadi siang dan dia bukan cowo gua” Ucap Garcia datar
“Ketemu dimana?” Tanya Divna
“Lu banyak tanya banget dah” Jawab Garcia kesal
“Namanya juga kepo sih ah” Ucap Divna
“Dahlah yok pulang” Ajak Garcia yang langsung meraih jaket nya di sandaran sofa
“Buru-buru amat neng, biasa nya juga jam 3 baru pulang” Ucap Rizal
“Besok sekolah” Jawab Garcia
“Rajin amat lu haha” Ucap Reina mengejek
“Kan gua teladan” Jawab Garcia
“Dahlah gua pulang dulu, bye” Ucap Garcia bersalaman dengan mereka berdua
“Pulang dulu ya guys” Ucap Divna yang ikut bersalaman
“Hati-hati di jalan” Ucap Rizal
“Sipp” Ucap Divna
Mereka berdua pergi dari sana meninggalkan Reina dan Rizal berdua di ruangan.
“Guys kita pergi dulu ya” Pamit Divna kepada anak-anak MOTD setelah keluar dari ruangan
“Yoi, hati-hati kalian berdua” Ucap Anak-anak MOTD
Divna dan Garcia tak menjawab nya mereka hanya mengangkat tangan nya dan memberikan acungan jempol. Garcia dan Divna langsung menaiki motor nya dan melajukannnya menuju H7D. Garcia berniat untuk menginap di sana lagi.
.
.
.
.
Hai, gimana hari ini?
Kalian gamau komen kah? jangan diem-diem aja dongg... kasih semangat buat author buat lanjutin nih cerita...😭