
Setelah mendapat kan jawaban Garcia langsung mematikan nya dan mengajak yang lainnya untuk pergi.
“Selena?” Tanya Divna
“Iya”
“Kalian! Beresin di sini lalu cepat kembali” Titah nya pada anak buah nya
“Baik Queen” Ucap mereka serentak
“Ayo balik” Ucap Garcia pada Divna dan Ilham
“Kita gak mungkin ke hotel dengan pakaian seperti ini kan? Bisa-bisa mereka semua takut lagi” Ucap Divna yang sadar pakaian mereka berdua penuh dengan darah terlebih lagi Ilham dan Garcia
“Ke markas aja dulu” Ucap Garcia
“Oke” Ucap Divna yang langsung melajukan mobil nya ke markas kecil mereka yang ada di Amerika
Setelah pertarungan itu semua kegiatan menjadi sangat lancar dan kini adalah hari ke 8 mereka ada di Amerika dan saat ini Garcia tengah menuju ke rumah pribadi nya yang di tempati oleh Robert, orang terpercaya Daddy nya.
Sesampainya di sana Garcia langsung memarkirkan mobil nya dan masuk ke dalam rumah nya. Dia langsung melihat Selena, Sasa, Aurel, dan Robert yang tengah duduk di ruang tengah dan menunggu Garcia.
“Hai gurl... I miss u so much” Ucap Aurel memeluk Garcia dan bergantian dengan Sasa dan Selena
“I know” Ucap Garcia dan di balas senyuman oleh mereka bertiga lalu duduk bersama
“Paman apa kabar?” Tanya Garcia
“Saya baik nona” Jawab Robert
“Syukurlah” Ucap Garcia
“Paman, Cia mau nanya sesuatu sama paman” Ucap Garcia
“Silahkan nona” Ucap Robert
“Apa ada kemungkinan Daddy masih hidup?” Tanya Garcia yang membuat Robert bingung
“Maaf, apa maksud nona?” Tanya Robert
Garcia langsung mengkode Selena untuk memberikan sebuah berkas pada Robert. Selena langsung memberikan sebuah map pada Robert dan dia membuka nya. Betapa kaget nya dia ketika melihat tuannya masih hidup dengan sehat seperti yang terlihat di dalam foto.
“I-ini tuan Mario?” Tanya Robert yang kaget
“Apa mungkin ada keajaiban?” Ucap Robert yang masih tidak percaya
“Tapi, jika itu tuan Mario dia pasti akan segera mencari Garcia kan?” Tanya Sasa
“Dari data yang selama ini gua cari dia tinggal di salah satu tempat rusuh di Inggris dan juga katanya beberapa orang sering melihat nya dengan membawa foto seorang anak-anak dan menayakannya pada orang-orang.” Jawab Selena
“Ka-kalo gitu berarti ada kemungkinan Daddy masih hidup?” Ucap Garcia dengan seluruh tubuh nya yang bergetar
“Semoga yaa” Ucap Aurel memeluk Garcia dari samping dan menenangkannya
“Thanks” Ucap Garcia
“Terimakasih paman” Ucap Garcia
“Terus cari dimana rumah nya kemungkinan bulan depan gua bakal ke sana sendirian. Kalian jaga rahasia ya.” Ucap Garcia
“Lu yakin sendirian?” Tanya Selena
“Hmm ya, gua pingin mastiin sendirian dulu” Ucap Garcia
“Yaudah kalo gitu” Ucap Selena
“Sekarang kita bahas soal mafia itu” Ucap Garcia
“Sekarang kita menduduki posisi pertama di sini dan anggota kita di sini hanya beberapa orang saja. Kita butuh merekrut orang untuk menjadi anggota kita untuk tugas itu gua serahin ke sasa sama Aurel, Gimana kalian bisa?” Tanya Garcia
“Siap Queen” Ucap Mereka berdua
“Dan untuk menghandle semua nya nanti saya pribadi ingin paman yang melakukan nya, apakah paman bersedia?” Tanya Robert
“Apa tidak masalah nona? Kan masih ada nona Selena” Tanya Robert
“Aduhh paman, saya punya tugas penting sendiri dan saya tidak ingin pusing menjadi pemimpin.” Ucap Selena
“Baiklah saya akan menerima nya” Ucap Robert
“Bagus paman” Ucap Garcia
“Saya percayakan semua sama paman” Sambung Garcia
"Terimakasih nona" Ucap Robert
“Pembahasan sudah cukup sampe sini, kalian istirahat lah gua harus balik ke hotel karena besok gua harus balik ke Indonesia” Ucap Garcia beranjak dari duduk nya
“Iya, hati-hati yaa” Ucap Aurel
“Hmm, kirim laporannya ke email gua kalo udah mulai rekrut” Ucap Garcia
“Siap” Ucap Sasa
“Ayo gua anter ke depan” Ucap Selena
“Gausah, istrirahat aja” Ucap Garcia
“Paman saya pergi dulu” Ucap Garcia
“Hati-hati nona” Ucap Robert dan di angguki oleh Garcia
.
.
Haiiiii gimanaa hari ini?
akhir-akhir ini suhu di Indonesia panas bangett yaa.. jadi males buat keluar-keluar kalo panas gini kannn. author di rumah cuma kipasan aja terus ngadem di kamar haha.