My Mafia Girl

My Mafia Girl
Merasa Familiar



"Hehe sakit ya?" Tanya Garcia mencabut sempurna pisau itu


"Gadis ini psikopat" Batin orang itu terus meringis kesakitan


"Gua bakal berbaik hati dan ngelepasin kalian" Ucap Garcia


"Mungkin" Gumam nya berbalik menuju ke mobil orang yang di tolong nya


Ibu itu langsung turun dari mobil untuk berterimakasih pada Garcia karena telah menolong nya.


"Tante gapapa?" Tanya Garcia


"Saya baik-baik saja, bagaimana dengan kamu" Tanya Ibu itu


"Saya juga gapapa Tan" Jawab Garcia


"Tapi darah ini?" Ucap Ibu itu memegang tangan Garcia yang terdapat noda darah


"Ini bukan darah saya, tapi darah orang itu" Ucap Garcia


"Syukurlah, terimakasih sudah menolong tante yaa" Ucap Ibu itu


"Sama-sama, tante mau kemana kok bisa nyampe sini? gang ini rawan orang yang kayak gitu jadi tante harus hati-hati atau kalo nggak tante harus di temani supir. Seenggaknya tante nggak sendirian" Ucap Garcia


"Tadinya tante mau rumah temen tante tapi malah nyasar kesini dan bertemu sama mereka. Biasanya tante juga di anter sama supir tapi hari ini tante ingin pergi sendiri ehh malah ada kejadian kayak gini. Tante gatau lagi kalo gaada kamu tadi. Sekali lagi terima kasih ya nak" Ucap Ibu itu


"Iya tan, sebaiknya tante pulang pasti kaget banget sama kejadian ini" Ucap Garcia


"Mau saya antar tan?" Tanya Garcia


"Ah tidak perlu nak, kalo jalan pulang tante tau kok. Tante malah gamau ngerepoti kamu lagi" Ucap Ibu itu


"Kalau boleh tahu nama kamu siapa ya?" Tanya Ibu itu


"A-ah nama saya ya? Saya Garcia tan" Ucap Garcia


"Ini pertama kali nya gua ngenalin diri ke orang asing sebagai Garcia. Tapi kenapa ibu ini familiar banget ya" Batin Garcia


"Ternyata benar" Batin ibu itu


"Kalo gitu terimakasih ya nak Garcia, saya pamit dulu" Ucap Ibu itu


"Iya tan hati-hati" Ucap Garcia


Garcia menunggu ibu mengemudikan mobil nya hingga menghilang dari tempat kejadian. Setelah melihat mobil itu sudah pergi Garcia menoleh ke belakang melihat orang-orang itu masih kesakitan dan 2 orang yang tak sadarkan diri itu mulai membuka matanya.


Garcia berjalan ke arah mobil nya dan mengambil sebuah senjata api yang memiliki peredam suara dan pisau lipat kesayangan nya. Dia kembali berjalan ke arah orang-orang itu dan mulai mengokang senjata nya lalu menodongkan nya pada orang yang mencoba menusuk nya tadi.


"Hukuman karena telah berniat menusuk ku dengan pisau jelek itu" Ucap Garcia menatap datar orang itu


Dor


"Apa kalian berfikir aku akan melepaskan kalian dengan mudah ketika tahu kalian adalah mafia?" Ucap Garcia


"Bos kalian telah hancur di tangan kekasihku. Ku rasa kekasih ku tidak membereskan kelompok kalian dengan bersih sehingga masih ada serangga seperti kalian." Ucap Garcia


"Sebenarnya tempat ini bukan tempat rawan begal. Jadi katakan tujuan kalian menyerang orang itu?" Tanya Garcia menodongkan pistol di bawah dagu orang itu


"GADIS SIALANN MATI SAJA KAU" Ucap salah satu dari orang yang bangun dari pingsan nya mencoba menikam Garcia dengan pisau


Dor


Garcia langsung menembak bahu orang itu dan membuat nya jatuh.


"Benar-benar membuatku marah" Ucap Garcia bangun dari jongkok nya dan menghampiri orang itu


"Pergilah ke neraka!" Ucap Garcia dengan tatapan dingin dan menembakkan beberapa peluru


Dor


(Peluru pertama di tujukan pada paha)


Dor


(Peluru kedua di tujukan pada dada)


Dor


(Peluru terakhir di tujukan pada kepala)


Peluru terakhir itu membuat darah dari orang itu mengenai badan Garcia.


"Kau masih tidak ingin mengatakan nya dan ingin mati seperti dia?" Tanya Garcia menatap datar orang yang sebelumnya


"Sa-saya mendapatkan info bahwa orang itu adalah orang terdekat kekasih anda" Ucap Orang itu


Mendengar ucapan Orang itu tiba-tiba sekelibat ingatan nya muncul dan ketika itu terjadi membuat Garcia melototkan mata nya ketika sadar orang yang familiar tersebut adalah Mommy Anggi ibu dari Bryant.


"BERANI NYA KALIAN MENYERANG NYA" Ucap Garcia dengan amarah yang memuncak dan menendang orang itu dengan sangat keras hingga orang itu terpental


.


.


Hai.. Gimana hari ini?


Kemarin berita kencan idola author di rilis huhu rasa nya sedih banget tapi author bakal dukung mereka asal mereka bahagia meskipun author sakit hati.