My Mafia Girl

My Mafia Girl
Pria misterius



Dengan gerak cepat Garcia langsung menampar orang itu dan membuat pria itu sangat marah.


“BERANI NYA KAMU!” Teriak pria itu mulai berdiri


Garcia juga ikut berdiri dan langsung memukul orang itu tanpa ampun. Melihat keributan itu membuat semua pelanggan terfokus pada kejadian terutama Reina. Dia yang awal nya mabuk langsung tersadar ketika melihat amarah Garcia yang memuncak. Reina langsung berlari menghampiri Garcia namun dia tidak berani mendekat.


“Aduh.. gimana ini” Ucap Reina bingung


Hanya dalam beberapa menit pria itu sudah memiliki luka yang cukup parah. Namun, Garcia tetap tak berhenti memukul nya hingga membuat orang-orang yang saling menyuruh untuk menghentikan perbuatan Garcia. Jika tidak di hentikan kemungkinan besar pria itu akan tewas mengenaskan.


“Heii hentikan gadis gila itu” Ucap Salah satu pelanggan


“Aku tidak berani, aura nya seperti ingin membunuh semua orang.” Jawab Salah satu pelanggan


“Apa kesalahan pria itu?” Tanya Salah satu pelanggan


“Tadi aku lihat pria itu menggoda nya dan membuat gadis itu marah” Jawab Salah satu pelanggan


“Gua harus hubungin Divna siapa tahu dia bisa nenangin nih bocah” Ucap Reina pergi menjauh


Setelah kepergian Reina, tiba-tiba tubuh Garcia di tarik oleh seseorang ke dalam pelukan nya. Garcia awal nya berontak karena kegiatan nya di ganggu namun lama-kelamaan dia mulai tenang. Dia menjadi tenang namun kesadaran nya menghilang. Orang itu langsung membawa Garcia pergi keluar dari Club.


“Lu urus sisa nya” Ucap Pria itu pada asisten nya


“Baik bos” Jawab Asisten nya


Pria itu langsung membawa Garcia masuk ke dalam mobil nya dan memasang sabuk pengaman. Dia langsung membawa pergi Garcia dari club itu menuju ke tempat nya.


Di perjalanan masuk semua anak buah nya menunduk memberikan hormat dan beberapa di antara mereka sangat penasaran siapa gadis yang sedang di gendong oleh Bos mereka.


Pria itu langsung membawa Garcia menuju ke kamar nya dan membaringkan Garcia di ranjang empuk milik nya. Pria itu duduk di pinggiran ranjang dan menatap wajah Garcia yang tenang saat ini.


Setelah puas menatap Garcia dia pergi ke luar sebentar untuk mencari seseorang. Tak lama dia kembali dan langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya. Setelah selesai dia langsung tidur di samping Garcia dan memeluk nya.


Keesokan hari nya, Garcia mulai bangun dan merasakan sesuatu yang berat menimpa pinggang nya. Dia jua merasakan tangannya seperti menyentuh sesuatu yang hangat dan bertekstur. Dengan mata yang masih terpejam dia meraba dari atas hingga turun ke bawah namun saat akan menyentuh sesuatu yang tak seharusnya di sentuh tangannya di hentikan oleh sebuah tangan dan tentunya membuat diri nya langsung membuka mata nya dengan lebar. Dan pertama yang dia lihat adalah dada bidang seorang pria.


“What the hell, apa yang terjadi” Batin Garcia


Dia langsung mendongak dan siap pria yang sedang tidur seranjang dengan nya. Pria itu tersenyum menatap Garcia yang kaget akan kehadiran nya.


“Jika kamu menyentuh nya akan sangat berbahaya. Aku sudah menahannya sejak kamu mulai meraba” Ucap Pria itu


Garcia langsung tersadar dan melepaskan tangannya yang masih di gengam oleh pria itu dan menjauh dari pria itu. Dia langsung melihat pakaian nya yang sudah di ganti dan terlebih pria yang ada di hadapan nya itu bertelanjang dada.


“Apa yang terjadi?” Tanya Garcia dengan nada dingin


“Kamu tidak ingat? Wahh mudah sekali bagi mu melupakan malam panas kita” Jawab Pria itu


“Apa kita?” Tanya Garcia ragu


“Tentu saja” Jawab Pria itu


Garcia menghembuskan nafas nya kasar dia sama sekali tidak mengingat kejadian kemarin. Yang dia ingat hanya dia pergi bersama Reina ke club dan bertemu pria menyebalkan lalu dia di peluk oleh seseorang setelah itu dia tidak mengingat apapun.