
“Kak, besok kita ke Amerika kan? Besok ada waktu luang buat gua keluar sebentar?” Tanya Garcia
“Hari ke 8 kayak nya sih kayak lu bisa pergi. Kayak yang lu bilang dalang nya bakal keluar antara di Italia atau Amerika. Berhubung di Italia dia gak muncul dan kemungkinan besar bakal di Amerika. Sesuai hasil rapat kita kemarin kita bisa bebas dari situasi waspada di hari ke 8 sih. Karena besok mya kita juga balik ke indo kan?” Ucap Divna
“Lu mau kemana emang?” Tanya Divna
“Gua mau ketemu Selena sama paman Robert” Jawab Garcia
“Selena ada di Amerika?” Tanya Divna
“Iya”
“Gua ikut temenin lu gak?” Tanya Divna
“Gausah, lu tetep di hotel aja buat jaga-jaga biar gua kesana sendiri” Ucap Garcia
“Oke”
Hari ini adalah hari terakhir mereka di Italia dan hari dimana mereka akan terbang ke Amerika. Setelah beberapa jam mengudara akhirnya mereka sampai di bandara internasional John F Kennedy pada jam 9 malam.
Para rombongan langsung menuju ke hotel untuk beristirahat. Garcia langsung membagi anak buah nya untuk tetap berjaga di dekat ‘orang penting itu’ dan yang lainnya ikut rapat.
Garcia langsung menjelaskan ulang dengan detail setiap rencananya dan sedikit merubah beberapa dari rencana awal yang sebelumnya hanya menyaki untuk memberikan jera pada orang itu namun sekarang mereka di perintahkan untuk membunuh saja.
“Kalian paham kan?” Tanya Garcia setelah menjelaskan
“Paham Queen” Ucap mereka secara serentak
“Baiklah, kalo begitu kalian bisa pergi” Ucap Garcia
“Baik Queen”
Setlah semua nya pergi kini hanya tersisa Divna, Garcia, Leon dan Ilham.
“Mau di bunuh pakek gaya apa nih?” Tanya Ilham
“Lu ambil kalo lu mau” Ucap Garcia
“Serius nih?” Tanya Ilham
“Bukannya inti dari pertanyaan mu tadi itu?” Tanya balik Garcia
“Hehehe tau aja, mangsa gua di ambil sama orang lain sih waktu itu” Sindir Ilham
“Definisi nyindir di depan orangnya langsung ya haha” Ucap Divna
“Bocah emang gitu sih, biarain aja” Sindir balik Leon
“Siap si paling tua” Ucap Ilham
“Kita keluar, selamat beristirahat Queen yang cantikk” Goda Ilham
Setelah kedua orang itu pergi, Garcia dan Divna juga kembali ke kamar mereka untuk beristirahat. Sementara di sebuah tempat ada seseorang yang tengah marah akibat seluruh rencana nya selama ini gagal.
“SIALL! BAGAIMANA MEREKA BISA GAGAL. GELAR NYA SAJA MAFIA TERKUAT 5 BESAR NYATANYA SEMUA GAGAL GEGARA MEREKA!” Teriak marah orang itu
“Dari informasi para anggota mafia sebelum nya seperti nya juga menyewa seorang mafia” Ucap anak buah nya
“Siapa?” Tanya orang itu
“Mereka tidak tahu. Yang mereka katakan hanya kekuatan mereka yang besar hingga mereka meyakinkan bahwa yang sedang mereka lawan adalah mafia” Ucap anak buah nya
“Siall” Umpat nya
“Kali ini sewa gengster rendahan juga dan minta mafia ini memperbanyak orang yang di kirim. Dan perintahkan mereka untuk menyerang mereka dengan serangan kecil beberapa kali dan kita akan muncul di puncak nya” Sambung nya
“Baik bos” Ucap anak buah nya
“Bagimana dengan mafia itu? Apa mereka menyetujui nya?” Tanya orang itu
“Mereka menolak bos” Ucap anak buah nya
“Bodoh sekali mereka menolak uang dengan jumlah besar. Gunakan saja mafia yang ini dan pergilah” Ucap orang itu
“Saya permisi” Ucap anak buah nya lalu pergi dari ruangan bos nya
Sementara di tempat lain seseorang tengah melihat-lihat sebuah laporan yang di berikan anak buah nya.
“Kau sudah menolak nya?” Tanya seorang pria
“Sudah tuan, tapi kenapa anda tidak ingin Hell Devil membantu mereka? Uang yang mereka tawarkan sangat fantastis dan juga beberapa anak Hell Devil ada di sini. Bukankah ini sangat merugikan kita tuan?” Tanya seorang pria yang tak lain adalah sekertaris nya
“Lawan kali ini adalah Queen of Darkness waktu itu” Ucap Pria itu
“Bukan itu alasan aku menolak pekerjaan ini, tapi ada alasan lain. Pergilah, Cas.” Ucap pria itu
“Saya permisi tuan” Ucap Lucas, sekretaris nya.
“Gadis kecil, kita akan bertemu sebentar lagi” Gumam nya tersenyum miring
.
.
Hai guyss.... Selamat hari Raya bagi yang beragama Islam.
Minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir batin. Maafin author yang banyak salah baik kata maupun hal lain. SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI GUYSS. LOVE YOU SO MUCH