My Mafia Girl

My Mafia Girl
Penyerangan



Sementara di mobil Garcia, dia sangat santai mengikuti mobil yang tengah saling kejar-kejaran dan saling menembak itu.


“Gimana Ham?” Tanya Garcia di earphone pada Ilham


“Beres Queen” Ucap Ilham yang sangat senang


“Kerja bagus” Ucap Garcia lalu mematikan earphone nya dan mulai mengebut mengejar anak buah nya


Di mobil musuh yang mengejar mobil Leon mereka telah berhasil menyusul mobil Leon dan mengejar nya. Mobil Leon semakin meningkatkan kecepatan nya di ikuti mobil musuh yang juga mengikuti kecepatan mobil Leon. Mobil Leon langsung menyelimpang dari jalan raya ke jalan-jalan yang sempit dan mengebut di gang-gang kecil itu untuk menghindari mobil yang tengah mengejar mereka.


Mobil musuh yang mengejar mobil Leon akhirnya menemukan celah untuk memotong jalur Leon. Mereka langsung memotong jalur Leon dan keluar dari mobil sambil mengacungkan senjata ke arah mobil Leon dan mengepung nya.


“Keluarlah dan ikut kami secara baik-baik” Ucap Wakil dari mafia itu yang juga ikut turun tangan seperti bos nya


Tak lama mobil Divna menyusul dan mereka langsung turun dan juga mengacungkan senjata ke arah musuh. Mobil musuh yang lainnya juga berhasil menyusul dan juga mengacungkan senjata ke arah Divna dan yang lainnya.


Bos dari mafia itu menghampiri mobil Leon sambil mengacungkan senjata nya dan mencoba membuka pintu mobil Leon namun terkunci dari dalam.


“Keluarlah!” Ucap nya dengan tegas


Garcia yang sudah sampai bersamaan dengan mobil Divna dan musuh terdiam melihat situasi saat ini. Dia tersenyum miring dan mulai turun dari mobil dan menendang orang yang mencoba membuka pintu mobil Leon.


“Mau ngapain hmm?” Tanya Garcia


“Sialann!” Ucap Bos mafia


Bos mafia itu langsung bangkit dan menyerang Garcia. Garcia dengan senang hati melayani penyerangan kali ini. Anggota Mafia yang mereka lawan kali ini adalah Mafia nomor 1 di Amerika.


Semua nya sedang sibuk berkelahi suara tembakan memenuhi tempat itu. Karena Mafia yang mereka lawan kali ini bukan Mafia abal-abal seperti sebelum nya. Mafia yang mereka lawan ini memang terkenal kuat di negara ini dan sedikit membutuhkan waktu untuk menghabisi mereka semua. Jika Mafia ini kalah di tangan MOTD maka power mereka akan hancur di mata para mafia lain meskipun yang maju hanya beberapa anggota dari Mafia itu tapi tetap saja power mereka yang terkenal kuat meskipun dengan beberapa anggota saja mereka berhasil menyingkirkan para mafia kuat dari negara lain yang datang ke negara mereka atau bahkan dari negara nya sendiri dan jika kemenangan itu ada di tangan MOTD tentu saja itu akan menjadi keuntungan MOTD untuk menguasai negara ini. Meskipun nantinya MOTD harus menghancurkan semua anggota dari Mafia ini jika MOTD tidak ada keinginan untuk melawan seluruh anggota Mafia ini pun mereka akan tetap menyerang MOTD karena power dan image mereka hancur dengan kekalahan nya dengan Mafia MOTD.


Saat semua nya sedang sibuk berkelahi beberapa orang menyelinap ke pertarungan yang tak lain adalah dalang dari kejadian ini dan beberapa anak buah nya dan mencoba mendekati mobil Leon. Garcia yang melihat itu tersenyum miring dan membiarkan mereka mendekati mobil Leon begitupun dengan Divna yang menyadari bahwa dalang dari kejadian ini muncul dan mencoba mendekati mobil Leon.


Dalang dari kejadian ini langsung membuka pintu mobil dan betapa aneh nya pintu mobil yang tidak bisa di buka oleh Bos dari mafia yang mereka sewa itu bisa di buka dengan mudah. Dia langsung membuka lebar pintu mobil itu dan dia sangat kaget ketika melihat orang lain yang berada di dalam mobil yang tengah tersenyum menatap nya.


“Haii” Ucap Ilham yang tersenyum menatap orang itu lalu menendang nya hingga terjatuh tersungkur ke tanah


Para anak buah nya langsung mengacungkan senjata api dan pisau ke arah Ilham. Bukannya takut Ilham malah tertawa hingga membuat para orang-orang itu bingung. Ilham langsung menghentikan tawa nya dan para anak MOTD yang ikut di mobil nya langsung menyerang para orang-orang yang tengah menodongkan senjata padanya.