My Mafia Girl

My Mafia Girl
110 putaran



“Kamu jadiin mereka anggota kita?” Tanya Ronald yang masih menetap


“Hmm, gua udah janji sama Amoora buat jadiin dia anggota tapi untuk mereka berdua, gua gak mau sia-siain kemampuan mereka.” Jawab Garcia dan di angguki paham oleh Ronald


“2 minggu lagi ulang tahun ketua utama Blood Demon, abang baru tahu informasi ini tadi pagi. Ini juga kesempatan buat kita untuk tahu siapa ketua utamanya kan?” Ucap Ronald


“Gua udah tau”


“Tau dari mana?” Tanya Ronald


“Seseorang memberitahu ku”


“Siapa? X?” Tanya Ronald


“Itu bukan tugas X, udahlah jangan bahas itu dulu. Kenapa lu gak bilang kalo lu sama Kak Lia pacaran?” Tanya Garcia dengan tatapan mengintimidasi


“Abang udah mau bilang waktu itu tapi kata kakak mu itu jangan dulu, nunggu waktu yang tepat.” Jawab Ronald


“Jika saja gua gak ngecek cctv dapur yang beberapa minggu lalu mungkin gua gak bakal tahu” Ucap Garcia


“Buat apa cek cctv dapur?” Tanya Ronald


“Gua lagi ngecek seluruh cctv tapi gua ngerasa ada yang ganjal di cctv dapur dan gua liat ternyata ada bekas penghapusan rekaman di jam 1 siang dan ternyata itu ulah mu” Jelas Garcia


“Hehehe sorry” Ucap Ronald yang tertangkap basah


“Gua ke kamar dulu ganti pakaian” Ucap Garcia lalu beranjak dari duduk nya


Setelah beberapa langkah dia berhenti dan membuat Ronald bingung.


“Ada apa?” Tanya Ronald namun Garcia hanya diam namun beberapa saat kemudian dia berkata yang membuat Ronald berteriak.


“Lainkali jangan ciuman di dapur” Ucap Garcia dan langsung berjalan cepat meninggalkan ruang santai


“GARCIAA SEBANYAK APA YANG SUDAH KAMU LIHAT?!” Teriak Ronald


Sementara dia luar, Garcia tertawa melihat reaksi abang nya yang seperti malu itu.


“GUA LIHAT SEMUA NYA BANG” Teriak balik Garcia dari luar


"Astaga anak itu" Ucap Ronald dari dalam ruangan sambil menggelengkan kepalanya


Dia terkekeh sambil berjalan ke arah lift dan pergi ke lantai 4 untuk ke kamar nya. Sesampainya di kamar dia langsung mengganti pakaian nya dan kembali turun. Untuk berlatih bersama para anggota nya.


Saat akan menuju ke lift dia berpapasan dengan ke 6 sahabat nya yang baru saja akan turun untuk ikut berlatih.


“Ci” Panggil Arya


“Hmm”


“Amoora udah di bawah?” Tanya Divna


“Udah dari tadi, kapan kalian sampe?” Tanya Garcia sambil memencet tombol turun di lift


“Baru aja sih” Ucap Divna


Semua orang yang berada di dalam lift diam dan hingga akhir nya mereka sampai di lantai bawah dan menggunakan semua topeng mereka.


Pertama Garcia melihat bagaimana latihan ketiga orang itu berjalan dan di ikuti oleh ke enam sahabat nya.


“Gimana?” Tanya Garcia pada Kevin yang sedang mengawasi ketiga orang yang sedang berlari mengelilingi sebuah lapangan


“Kedua temen lu baru lari 25 putaran dan adek lu udah 60 putaran” Jawab Kevin


“Target?” Tanya Garcia


“110 putaran” Jawab Kevin


“Kenapa ada Bobby sama Caca di sini?” Tanya Divna ketika melihat hewan buas itu berada tak jauh dari posisi mereka


“Buat senjata lah” Jawab Kevin


“NABILA DAN MAUZA KENAPA BERHENTI? CEPAT LANJUTKAN LARI KALIAN” Teriak Andre di samping Kevin


“GUA CAPE BANG” Teriak balik Nabila


“Oke, BOBBY CACA. SAMPERIN MEREKA BERDUA” Teriak Kevin memerintah Bobby dan dan Caca untuk menghukum mereka berdua


“OKE KITA LARI LAGI” Ucap Nabila dan Mauza yang langsung beranjak dari duduk nya dan melanjutkan lari mereka


“CIAA TOLONGIN KITAA HUAAA” Teriak Mauza dan Nabila sambil berlari kencang karena mereka sedang di kejar oleh hewan peliharaan Garcia ini


"Lancar sekali mereka memanggil mu dengan nama asli mu" Ucap Divna


"Gua yang nyuruh mereka" Ucap Garcia


“Bobby Caca kemari lah” Sambung Garcia


“AAA KENAPA KAKAK GAK BILANG KALO PUNYA BUAYA, MANA LUCU BANGET LAGI” Teriak Amoora senang ketika melihat ada buaya yang sedang merayap menuju ke Garcia


“Gak kakak nya gak adek nya sama aja hewan mengerikan kayak gitu di bilang lucu” Batin Kevin, Andre, dan Divna


“Hah lucu darimana? Serem kayak gitu di bilang lucu” Batin Nabila dan Mauza


“Cepat selesaikan lari mu dan kamu boleh bermain dengan mereka” Ucap Garcia


“SIAP KAK” Ucap Amoora yang semakin semangat berlari


“Gua balik dulu” Ucap Garcia pada Kevin dan Andre


“Oke, nanti kita nyusul kalo ketiga manusia ini udah selesai” Ucap Kevin


“Hmm”


.


.


.


Hai guys... Gimana hari ini?


Hari ini bener-bener hari yang paling cape buat author. Rasanya semua badan kayak remuk. Kalian jangan lupa jaga kesehatan yaa musim ujan dan banyak sakit soal nya. Udah itu aja sapaan untuk hari ini. See you guys..