
Sementara di mansion yang berada di pulau, Garcia tengah berenang di kolam tepat di bawah sinar bulan. Setelah menyelam dia muncul di permukaan dan mengambang di atas air sambil melihat bulan yang tengah bersinar terang. Dia tersenyum ketika melihat cahaya bulan itu mengenai wajahnya.
“Perfect” Ucap Garcia ketika melihat bulan purnama yang bersinar terang kala itu.
Setelah mengatakan hal itu Garcia langsung berenang menuju ke tepian dan memakai bathrobe nya. Sebelum melangkah pergi dia menatap bulan sekali lagi dan tiba-tiba dia teringat akan suatu hal.
“Siall, gimana gua bisa lupa. Gua belum ngabarin mereka sama sekali semenjak gua sadar” Ucap Garcia yang teringat dia belum memberi kabar kepada teman-teman nya bahwa dia telah selamat
“Hp gua juga rusak lagi gegara kecelakaan itu” Sambung nya
“Minta beliin Daddy kali ya?” Tanya nya
Setelah berfikir dan menemukan solusi dia langsung melangkah pergi ke kamar nya untuk mengganti pakaian. Sementara di ruangan pribadi Malvinson dia tengah melakukan zoom meet bersama James.
“Gimana pergerakan mereka?” Tanya Malvinson
“Untuk saat ini mereka belum ada pergerakan” Jawab James di sebrang sana
“Gua gak nyangka mereka bisa masukin penyusup ke markas” Sambung James
“Yahh tapi sekarang udah beres sih, penyusup itu juga udah gaada” Ucap James
“Awasi mereka terus jangan sampek mereka nemuin hal apapun tentang Garcia” Ucap Malvinson
“Hmm, gua tahu” Jawab James
“Gimana gadis itu? Jangan sampe lu beneran terlena sama bocah ingusan kayak dia. Inget tujuan mu nyulik dia” Ucap James
“Gua gak bakal lupa. Gua cuma pengen nyicip dikit” Ucap Malvinson
“Hahaha bagus, jangan sampe lu lupa tujuan mu” Ucap James sekali memperingati Malvinson
“Berisik! Gua pergi dulu” Ucap Malvinson lalu mengakhiri zoom meet mereka
Ntah bagaimana bisa saat bersama Garcia, Malvinson merasa lupa akan segala hal termasuk tujuannya. Dia merasakan kenyamanan yang berbeda saat bersama dengan Garcia.
Malvinson melihat jam di tangannya dan ternyata sekarang sudah waktunya untuk makan malam. Dia langsung beranjak dari duduk nya dan keluar dari ruangan untuk menyiapkan makanan untuk Garcia.
Malvinson langsung menuju ke dapur untuk menyiapkan makanan spesial. Dia berkutik dengan semua peralatan dapur dengan keahlian nya dia berhasil membuat sebuah hidangan spesial untuk Garcia. Melihat hasil yang sempurna Malvinson tersenyum puas. Dia langsung melepaskan celemek nya dan menata masakannya di meja makan. Saat akan berjalan memanggil Garcia ternyata Garcia sudah berjalan menuju ke arah nya.
“WOAHH apa ini? Daddy masak?” Tanya Garcia yang kaget dengan hidangan yang di sajikan di meja makan
“Iya, Daddy baru aja mau manggil kamu ke kamar” Jawab Malvinson
Dengan ekspresi kaget dan bingung nya Garcia duduk di kursi nya dan ikuti Malvinson duduk di kursi nya juga.
“Ayo coba sekarang dan beritahu Daddy bagaimana rasanya” Ucap Malvinson
Meskipun mendengar ucapan Malvinson, Garcia masih diam dan menatap banyaknya makanan yang ada di meja makan.
“Hey sayang, ayoo coba makan” Ucap Malvinson
Garcia tersentak dan sadar dengan perasaan ragu dia mencoba salah satu makanan yang ada di meja makan dan menaruhnya di piring nya. Dengan perasaan yang masih ragu Garcia dengan perlahan memasukan makanan itu ke dalam mulut nya. Dia memejamkan matanya dan mengerutkan alisnya takut akan rasa nya namun saat dia menguyahnya dan menelan nya matanya tebuka sangat lebar karena kaget dengan rasa masakan Daddy nya yang benar-benar sangat enak.
“Daddy serius yang masak ini?” Tanya Garcia setelah menelan makanan di mulut nya
“Emang siapa lagi? Di pulau ini Cuma ada kita” Ucap Malvinson
“Tapi ini sangat enak dad” Ucap Garcia
Mendengar itu Malvinson tersenyum dan ikut makan besama Garcia.
“Bagaimana bisa seenak ini? Daddy kan gak bisa masak” Ucap Garcia yang sukses membuat Malvinson tersedak kaget
“Sial, gua lupa lagi kalo Mario gak bisa masak” Batin Malvinson