My Mafia Girl

My Mafia Girl
Semakin tertarik



Di malam hari nya, Garcia saat ini berada di ruang kerja nya bersama Ronald.


“Jadi dugaan gua bener” Gumam Garcia


“Bagaimana kamu tahu?” Tanya Ronald


“Gua sempet berantem sama beberapa anak buah Hell Devil dan mereka ngeluarin bom rakitan kita” Jawab Garcia


“Hanya 4 Mafia itu yang berani bayar mahal pada mereka. Salah satu nya Mafia ARKEY yang menduduki 3 besar bareng kamu kan?” Ucap Ronald


“Hmm”


“Abang denger dari Kevin kamu mau cari tahu soal mafia Hell Devil yang di Inggris itu, bener?” Tanya Ronald


“Iya”


“Kenapa tiba-tiba?”


“Cuma pingin tahu, kalo pingin tahu tanya aja bang Kevin. Dia denger semua nya yang gua bilang bang”


“Dan gua mau pergi dulu, ada balapan” Sambung nya lalu beranjak dari duduk nya dan langsung keluar dari ruangannya


Garcia langsung berjalan menuju ke garasi dan menyalakan motor kesayangan nya. Dia langsung melajukan motornya nya menuju ke arena balap yang sudah di siapkan.


Sesampainya di sana Garcia langsung memarkirkan motor nya di tempat anak-anak WL berkumpul dan langsung turun menghampiri Reina.


“Siapa lawan lu?” Tanya Garcia


“Geng motor dari kota sebelah” Jawab Reina dan hanya di angguki oleh Garcia


“Oh ya gua mau kenali seseorang sama elu” Sambung Reina


“WOYYY RAK SINI LO” Teriak Reina memanggil seorang pria yang tak sedang menelpon dan posisi nya juga tak jauh dari anak-anak WL


Mendengar namanya di panggil laki-laki menoleh ke belakang dan menatap Reina dengan kesal. Namun pandangan nya mulai teralih ketika melihat seseorang di samping Reina yang sangat dia kenal.


“Dia kenapa ada di sini?” Batin Pria itu


“Ck, cowo itu lagi?” Batin kesak Garcia ketika melihat cowo yang sangat menyebalkan menurut nya


“SINI ANJ, KENAPA LO DIEM AJA” Teriak Reina sekali lagi


Seseorang yang di panggil Reina langsung berjalan menghampiri Reina dan Garcia.


“Gua mau kenalin lu sama Ratu kemenangan kita nih” Ucap Reina yang membuat satu alis laki-laki itu terangkat


“Dia Garcia, Si pembawa kemenangan buat WL dan dia adalah Raka sama seperti lu dia jarang banget ke WL jadi wajar sih kalo kalian gak kenal” Ucap Reina memperkenalkan Raka dan Garcia


“Lu ngapain di sini?” Tanya Raka pada Garcia tanpa memperdulikan Reina


“Loh kalian udah saling kenal?” Tanya Reina


“Dia cowo nyebelin” Jawab Garcia


“Satu sekolah” Jawab Raka


“Wahh jodoh nih pasti hahah” Ucap Reina sambil tertawa


“Basi” Ucap mereka berdua bersamaan


“Nah kan barengan, udah jodoh nih hahah” Ucap Reina


“Kenapa sayang? Asik banget kayak nya” Ucap seseorang yang tiba-tiba memeluk Reina dari belakang


“Gaada, hanya saja aku baru memperkenalkan mereka dan lucu nya mereka saling kenal haha” Jawab Reina


“Kesambet apaan lu Rak tiba-tiba kesini” Tanya Rijal melepas pelukannya pada Reina


“Terserah gua dong” Jawab Raka


“WOYY REINA, GILIRAN LU NIH” Teriak salah satu anak WL


“OKE BENTAR” Teriak Reina


“Gua duluan ya, kalian lanjut ngobrol aja. Ayo sayang” Ucap Reina lalu menarik Rijal menjauh dari sana


Setelah kepergian Rijal dan Reina mereka berdua hanya diam tanpa suara hingga akhir nya Raka mulai membuka pembicaraan.


“Luka lu udah sembuh?” Tanya Raka melihat wajah Garcia namun tak mendapat jawaban dari Garcia


“Gua gak nyangka kalo ternyata lu orang yang sering di ceritain Reina” Ucap Raka namun lagi-lagi tak mendapat jawaban


Karena lagi-lagi tak mendapat jawaban dari Garcia akhirnya Raka memutuskan untuk tetap diam.


“Kenapa dia gak dateng? Ck, percuma gua kesini” Batin Garcia melihat di antara orang-orang yang ada di arena balap itu


“Nyari siapa sih?” Tanya Raka ketika melihat mata Garcia seolah mencari seseorang


“Bukan urusan lu” Jawab Garcia lalu pergi dari sana


“Eh, mau kemana?” Tanya Raka namun tak mendapat balasan


Garcia langsung menaiki motor nya dan melaju meninggalkan area balap.


“Sikap mu membuat ku semakin tertarik” Batin Raka ketika melihat kepergian Garcia


.


.


.


Hai guys....