My Mafia Girl

My Mafia Girl
Episode 4



Part ini penuh bahasa Inggris hasil translate kalo ada salah,salahkan saja google nyađŸ˜‚âœŒđŸ»


Saat itu terjadi tiba-tiba ada beberapa pasukan dari mafia Mario datang dan mengarahkan pedang nya ke arah James. Tanpa orang lain ketahui Mario memiliki pasukan khusus yang di tugas kan untuk menjaga rumah nya dan keluarga nya mereka bekerja sebagai pembantu/tukang kebun di rumah Mario jadi orang lain pasti akan berfikir itu hanya pembantu biasa.


“you think i'm stupid, right? Ucap Mario tersenyum miring


(Kamu pikir aku bodoh kan?)


“PUT DOWN YOUR SWORDS” Teriak James pada anak buah nya


(Turunkan pedang mu)


Mereka semua pun menurunkan pedang nya ketika itu terjadi semua pasukan James yang tersisa di luar masuk ke dalam untuk membantu tuan mereka dan pertempuran pun terjadi di sana, dari hal ini sudah terlihat siapa yang akan kalah tentu nya pihak Mario mereka sudah kalah dengan jumlah. Tapi, hal ini berbalik Mario lah yang memenangkan pertempuran yang terjadi rumah nya.


Mario meluapkan amarahnya pada James hingga muka james di penuhi luka dan seluruh tubuhnya di penuhi darah. Saat akan menebas kepala james menggunakan pedang tiba-tiba sebuah peluru melayang mengarah ke dada Mario.


Dor..


“Oh shitt” Ucap Mario memegang dada nya yang terkena tembakan


“Hahaha How are you rio?” Ucap seseorang yang mendekati nya setelah menembak nya orang itu tak lain adalah Franky ketua dari mafia blood demon.


“Did you take long to come here?” Ucap James marah


(Apakah kau membutuhkan waktu yang lama untuk datang ke sini)


“ almost died in his hands” sambung nya


(Aku hampir mati di tangan nya)


“Shut up, we better get rid of this bastard” Ucap Franky


(Diamlah, sebaiknya kita habisi bajingan ini)


Sementara di dalam kamar Garcia mereka sangat khawatir dengan keadaan Mario apalagi mendengar suara tembakan terakhir yang membuat semua nya hening semakin membuat mereka ketakutan hingga akhirnya laura memutuskan untuk turun membantu suami nya.


“You stay here, Mommy will come down to help your Daddy. Remember!! Don't leave the room” Ucap Laura menasehati anak-anak nya


(Kalian tetap di sini, mommy akan turun untuk membantu daddy kalian. Ingat!! Jangan pergi dari kamar.)


“If something happens you can get out of this house secretly through this floor, you just need to move the figure.” Sambung Laura ketika ia merasa akan terjadi sesuatu yang buruk.


“Take good care of your two sisters, Mommy loves you” Ucap Laura pada anak sulung nya dan memeluk mereka secara bergantian dan mencium mereka


(Jaga kedua adik mu dengan baik, mommy menyayangi kalian)


“I will take care of them with Mommy and Daddy so promise me Mommy and Daddy will be fine.” Ucap Louis


(Aku akan menjaga mereka bersama mommy dan daddy. Jadi berjanji lah mommy dan daddy akan baik-baik saja.)


Mendengar apa yang di katakan putra sulung nya ia hanya bisa tersenyum entah mengapa ia merasa ini hari terakhir nya melihat anak-anak nya.


“We're coming with mom." Ucap Garcia yang takut ketika mendengar apa yang di katakan mommy nya


(Kami ikut mom)


“No Cia, you stay in here with your brother and your little sister” Ucap Laura memberi pengertian pada garcia


(Tidak cia, kamu tetap di sini dengan kakak mu dan adik kecil mu)


“but mom..” Ucap Garcia yang matanya berkaca-kaca


“Don't cry mommy and daddy will be fine” Ucap Laura sambil mengusap air mata Garcia


(Jangan nangis mommy dan daddy akan baik-baik saja)


“Promise with me” Ucap Garcia mengacungkan jari kelingking nya


(Janji dengan ku)


“Yes, mommy promise” Ucap Laura menautkan jari kelingking nya


(Ya, mommy janji)


“Mommy will go” Pamit Laura pada anak-anak nya dan pergi keluar


(Mommy akan pergi)


Laura pun keluar dari kamar nya dan berjalan ke arah kamar mya untuk mengambil pedang dan pistol untuk di gunakan sebagai senjata. Setelah mengambil senjata yang akan dia gunakan dia langsung bergegas turun untuk membantu suami nya.


Sedangkan di dalam kamar Garcia, dia terus menangis setelah Mommy nya mengatakan akan pergi ntah mengapa ia merasa akan kehilangan Mommy dan Daddy nya. Ini sudah sangat lama setelah Mommy pergi dan suara pedang dan tembakan hilang dan hanya berganti dengan suara tawa orang lain.