
Keesokan hari nya di rumah pribadi Garcia sudah di penuhi oleh beberapa anggota dari mafia Garcia dan Bryant yang baru saja tiba kemarin malam. Semua anggota yang terkumpul kini berada di halaman belakang rumah. Mereka berencana untuk menyerang pulau yang sudah terdeteksi oleh alat pelacak hari ini.
Semua orang sibuk mempersiapkan semua senjata dan pelindung yang akan mereka gunakan. Sementara Bryant hanya melihat semua orang tengah serius mempersiapkan pertempuran yang akan terjadi sebentar lagi.
“Aku akan menjemput mu hari ini” Batin Bryant
“Lu gak siap-siap?” Tanya Samuel
“Udah siap” Jawab Bryant tanpa menatap Samuel
“Hanya dengan senjata itu?” Tanya Samuel yang melihat Bryant hanya memegang satu senjata saja sejak tadi
Bryant mengangkat senjata yang di maksud oleh Samuel dan melihat senjata itu lalu tersenyum miring. Senjata yang di pegang Bryant saat ini adalah senjata yang pernah Garcia buat dan hanya mereka berdua saja yang memiliki jenis senjata ini.
“Bikinan MOTD?” Tanya Samuel ketika melihat logo kecil yang di senjata api itu
“Hmm” Jawab Bryant
Suara tepuk tangan mengalihkan perhatian semua orang. Terlihat Ronald sedang menarik perhatian semua anggota.
“Ayo” Ajak Samuel pada Bryant untuk mendekati Ronald dan yang lainnya
Bryant pun mengangguk dan berjalan mendekati yang lainnya. Di saat semua nya sudah berada di sana dan fokus terhadap dirinya Ronald pun mulai membuka suara.
“KALIAN TAHU TUJUAN KALIAN BERADA DI SINI KAN?” Teriak Ronald agar seluruh anggota mendengar suara nya
“HARI INI KITA AKAN MENYERANG MAFIA YANG TELAH BERANI MENCULIK ADIK TERSAYANG KU YAITU QUEEN KALIAN. MAFIA KALI INI BUKAN MAFIA YANG SEPERTI BIASANYA KITA HADAPI. MEREKA JAUH LEBIH KUAT DARI MAFIA-MAFIA SEBELUMNYA DAN MUNGKIN JAUH LEBIH KUAT DARIPADA KITA” Sambung Ronald lalu terdiam dan menatapi setiap wajah dari seluruh anggota yang terkumpul
“APA KALIAN SIAP BERTEMPUR DAN MENGORBANKAN NYAWA KALIAN UNTUK MENYELAMATKAN QUEEN DARI MOTD?” Teriak Ronald setelah mengamati setiap anggota yang ada di sana
“KAMI SIAP” Teriak seluruh anggota dengan lantang memenuhi halaman belakang dengan suara mereka
“KAMI JUGA AKAN MENYELAMATKAN CALON QUEEN KAMI DAN KAMI TIDAK RAGU DENGAN KEMAMPUAN KAMI. KAMI PASTI BISA MENGALAHKAN MEREKA.” Ucap Salah satu dari BD, Mafia Bryant.
"PENGGABUNGAN DARI DUA MAFIA BESAR SUDAH LEBIH DARI CUKUP UNTUK MENGALAHKAN MEREKA. KAMI SANGAT YAKIN DENGAN KEMAMPUAN KAMI." Ucap Salah satu dari mafia MOTD
“BENAR”
“YA BENAR”
"DUA MAFIA BESAR AKAN BERSATU UNTUK MENYELAMATKAN QUEEN"
“KAMI AKAN MENYELAMATKAN QUEEN KAMI”
Teriakan dari seluruh anggota yang setuju dengan setiap ucapan yang di ucapkan oleh salah satu anggota mereka. Melihat semangat yang begitu membara membuat para inti tersenyum puas.
“BAIKLAH, KITA BERANGKAT SEKARANG” Teriak William
“SIAP TUAN” Teriak seluruh anggota lalu berpencar dan pergi menaiki beberapa helikopter dan juga mobil
Para inti juga langsung menaiki helikopter yang sudah di siapkan. Semua anggota langsung bergerak meninggalkan rumah Garcia yang di jadikan markas sementara itu.
Sementara di pulau tempat Malvinson, Malvinson sedang sibuk dengan pekerjaan nya bersama James. Garcia sendiri hanya berdiam diri di kamar nya. Dia benar-benar bosan berada di tempat ini, tidak ada alat komunikasi atau apapun yang bisa dia mainkan.
“Bosen banget”
Garcia melamun sambil menatap langit-langit kamar nya cukup lama dia melamun tiba-tiba di pikiran nya terlintas sesuatu hal yang sama sekali tidak dia pikirkan selama ini.
“Di pikir-pikir aneh juga, udah beberapa bulan gua di sini tapi gaada satupun dari mereka yang nyari gua” Ucap Garcia yang terpikirkan oleh teman-temannya dan juga keluarga nya di MOTD
“Kalau karena surat itu mungkin aja mereka gak nyari gua selama 1/2 minggu karena mau ngasih waktu buat gua. Tapi ini udah beberapa bulan dan bahkan gua gak ngehubungin mereka dari sifat mereka semua gak mungkin mereka bakal diem aja. Terlebih lagi Bryant. Ini aneh” Sambung Garcia