My Mafia Girl

My Mafia Girl
Mengetahui kebenaran



  Garcia terus memikirkan keanehan itu sampai pada akhirnya Garcia teringat akan kecelakaan pesawat itu dan waktu dia bertemu dengan Daddy nya secara mendadak.


“Tunggu” Ucap Garcia yang langsung bangun dari tempat tidur nya karena terpikirkan hal lain


“Pertemuan sama Daddy juga cukup aneh dan sikap nya yang selama beberapa bulan ini juga cukup aneh” Ucap Garcia lalu mengingat semua sikap Daddy selama beberapa bulan ini terhadap dirinya dan juga hal yang baru terjadi kemarin


“Dan sekarang malah ada temen nya yang juga aneh kenapa dia harus pakai topeng kulit palsu buat ketemu gua. Kalo kayak gitu mereka seolah nyembunyiin banyak hal dari gua.” Ucap Garcia yang sadar bahwa James menggunakan topeng kulit palsu sewaktu makan bersama kemarin


“Daddy juga gak pernah manggil gua dengan kata baby dia selalu manggil gua princess. Apa karena udah lama gak ketemu gua ngerasa Daddy jadi aneh ya?” Ucap Garcia


“Kalau soal Daddy itu mungkin bisa aja karena gua sama Daddy juga gak udah lama gak ketemu. Tapi, kalo soal bang Ronald sama yang lainnya terutama Bryant itu sangat aneh buat gua” Sambung Garcia


“Arghhh tauu ah kepala gua pusing” Ucap Garcia mengacak-acak rambut nya karena kesal


“Sialann, otak gua gak bisa mikir dengan jernih” Ucap Garcia sambil memijit kepala nya yang terasa pusing


  Saat memijit kepala nya dia merasa ada sesuatu yang hilang. Dia langsung melihat jari nya dan benar saja da sesuatu yang hilang dari jari nya yang baru dia sadari.


“Kemana cincin dari Bryant?” Ucap Garcia mengerutkan keningnya


“Seinget gua, gua masih makek tuh cincin sewaktu pergi” Ucap Garcia


“Apa jatuh waktu kecelakaan? Tapi kayaknya gak mungkin. Gua tanya Daddy deh” Ucap Garcia yang langsung bangun dari duduk nya dan pergi keluar kamar untuk menemui Malvinson


  Garcia langsung menuju ke ruang kerja Malvinson karena sebelum nya Malvinson mengatakan bahwa dia akan berada di ruang kerja nya untuk mengerjakan sesuatu.


“Cincin itu gaboleh ilang” Ucap Garcia menambah kecepatan jalannya


  Saat dia sudah sampai di depan pintu kerja Malvinson saat akan membuka pintu yang sedikit terbuka itu dia mendengar pembicaraan antara James dan Malvinson.


“Sialann! Kita terkecoh” Umpat Malvinson kesal dan membuang semua barang yang ada di meja kerja nya


“Suruh semua pasukan buat ngehalang mereka, gua bakal bawa Garcia pergi.” Ucap Malvinson


“Siapa yang Daddy maksud?” Gumam Garcia yang mendengar semua nya dari depan pintu


“Itu temen Daddy yang kemarin kan? Seperti nya dia sudah melepas topeng yang di gunakan nya.” Ucap Garcia


“Aku ingin melihat wajah nya” Sambung Garcia yang mencoba melihat wajah James yang sedikit terhalang. Garcia sedikit melebar pintu ruang kerja itu dan betapa kaget nya dia ketika melihat wajah asli James orang yang telah mengkhianati Daddy nya dan juga membunuh kedua orang nya.


“Kenapa lu harus bawa gadis itu? Ini kesempatan lu buat bunuh semua keluarga Mario kan? Kedua anak nya yang lainnya pasti ikut buat nyelametin gadis itu. Ini kesempatan bagus, Vin.” Ucap James


“Apa maksud nya? Kenapa Daddy- ” Ucap Garcia terhenti


“Dia bukan Daddy?” Ucap Garcia setelah menyadari ucapan James lalu meneteskan air matanya.


  Garcia merasa marah dan juga kecewa di saat yang bersamaan. Dia marah karena dia dengan mudah nya di tipu dan dia juga kecewa karena dia sudah benar-benar berharap bahwa Daddy nya benar-benar masih hidup di dunia ini.


  Tiba-tiba suara gaduh mulai terdengar sampai Vila. Kedua mafia yang bersatu itu berhasil menerobos masuk ke area Vila. Garcia yang mendengar itu langsung pergi dari tempat dia berdiri saat ini dan pergi ke suatu tempat untuk mengambil sesuatu.


  Sementara Malvinson dan James juga mendengar begitu banyak tembakan. Mereka berdua saling tatap lalu mengangguk lalu keluar dari ruang kerja. James langsung pergi bersiap untuk bergabung bersama anggota lainnya sementara Malvinson dia pergi ke arah berlawanan untuk mencari Garcia.


.


.


Hai guys..


Terakhir update itu cuma yaa? Author udah bikin 2 loh waktu itu. Tapi waktu ngatur jam update itu author lagi buru-buru ada acara jadi kayak nya yang aku atur jam update nya cuma 1 bab dan 1 bab nya lagi masih stay di draft. Gapapa yaa?? Biar end ny agak lama dikit. Author mau spoil dikit, kurang beberapa bab lagi cerita nya end dan author hiatus bentar.