My Mafia Girl

My Mafia Girl
James



  Sementara di kamar Malvinson dia masih belum keluar dari kamar mandi. Hingga beberapa menit kemudian dia keluar dari kamar mandi dengan lesu.


“Gua bisa gila” Ucap Malvinson terduduk di pinggiran ranjang


“Kenapa tuh?” Tanya Seseorang yang membuat Malvinson kaget dan menoleh ke belakang dimana suara itu berasal


“Elu?! Sejak kapan lu di sini” Ucap Malvinson yang melihat seseorang baru keluar dari pintu balkon


“Itu gak penting, jawab dulu pertanyaan gua. Lu gila karena apa?” Tanya orang itu


“Gua ngebayangin kalo gua lagi takluktin anak Mario gegara nyium bau parfum di bantal nya” Ucap Malvinson dan membuat orang yang sedang bersama nya tertawa terbahak-bahak


“Diem James!” Ucap Malvinson kesal


“HAHAHA jadi lu dari kamar mandi itu buat nuntasin hajat?” Tanya James masih dengan tawa nya


  Melihat Malvinson hanya diam dan wajah lesu nya membuat James semakin tertawa keras. Tawa James yang menurut nya menyebalkan itu membuat Malvinson melempar sebuah ponsel ke arah James namun James dengan cepat nya bisa menghindar.


“HAHAH seorang Malvinson senam lima jari itu sebuah hal yang langka” Ucap James masih dengan tawa mengejek nya


“Kenapa gak lu gas aja? Biasanya juga langsung gas kan? Daripada senam lima jari.” Tanya James


“Gua juga gatau, kayak belum bisa aja rasanya” Ucap Malvinson


“Jangan bilang lu nganggep tuh bocah kayak anak lu sendiri? Sia-sia dong selama ini rencana kita kalo gitu” Ucap James


“Gausah bercanda, gua bilang belum bisa bukan gak bisa” Ucap Malvinson


“Sama aja” Ucap James


“Udah berhenti bahas itu, lu ngapain ke sini?” Tanya Malvinson


“Firasat gua gaenak mangkanya gua kesini” Jawab James


“Kenapa?” Tanya Malvinson


“Gatau, gua nginep sini malam ini ya” Ucap James


“Gak” Ucap Malvinson dengan tegas


“Oke makasih udah di izinin” Ucap James lalu melangkah cepat pergi dari kamar Malvinson


“Sialan” Umpat Malvinson kesal


  Malam hari nya, Garcia sedang menyiapkan menu makan malam. Dia menyiapkan berbagai macam menu setelah selesai masak dia langsung menata setiap piring nya di meja makan dia tersenyum ketika semua makanan sudah tertata rapi.


“Akhirnya siap” Ucap Garcia dengan senyuman puas


“Wahh pantas dari tadi aku mencium bau yang enak, ternyata dari sini asal nya” Ucap James yang tiba-tiba datang


  Kedatangan James yang bagi Garcia orang asing membuat Garcia dengan sigap nya mengambil pisau yang berada di meja makan dan mengacungkan nya pada James.


“Siapa kamu?” Tanya Garcia merubah raut wajah nya menjadi dingin dan tatapan penuh waspada pada James


  Di sini Garcia tidak tahu bahwa orang yang ada di depannya adalah James yang membunuh kedua orang tua nya karena di sini James menggunakan topeng kulit sehingga wajah aslinya berubah.


“Ah tenanglah nona, saya teman Daddy anda” Ucap James mengangkat kedua tangannya


“Daddy?” Tanya Garcia


“Ya baby, dia teman daddy” Ucap Malvinson yang tiba-tiba datang


  Mendengar itu Garcia menurunkan pisau nya dan meminta maaf pada James karena telah mengacungkan pisau terhadap nya.


“Ah? Maafkan saya paman” Ucap Garcia


“Tidak apa-apa, itu hal normal jika ada orang asing yang tiba-tiba muncul” Ucap James


“Ayo silakan duduk dan bergabung bersama kami” Ucap Garcia mengundang James untuk makan malam bersama


“Tidak perlu baby, dia biar pulang aja” Ucap Malvinson mencegah waktu tenang nya bersama Garcia agar tidak di ganggu oleh James


“Lah? Gua kan tadi bilang mau nginep. Gimana sih lu” Ucap James


  Mendengar itu Malvinson melotot ke arah James, James yang menyadari nya tak menghiraukan nya dan malah duduk di meja makan. Malvinson menghela nafas kasar dan juga ikut bergabung bersama Garcia dan James.


  Mereka bertiga memakan makanan yang sudah di siapkan dengan tenang tanpa suara dan hanya ada suara dari gerakan-gerakan sendok saja.


“Orang ini sangat aneh” Batin Garcia yang memperlihatkan gerak-gerik James sejak tadi


"Apa aku pernah bertemu dengan orang ini sebelum nya? Aku merasa seperti aku pernah melihat nya dan suara nya sedikit tidak asing" Batin Garcia yang merasa familiar dengan James