
Setelah mendengar jawaban dari adek nya Garcia langsung berjalan keluar dan kembali ke kamar nya terlebih dahulu untuk membersihkan diri. Setelah siap dia langsung turun ke bawah menuju ke garasi mobil khusus petinggi.
Dia langsung menancapkan gas menuju ke sebuah kafe yang sudah di atur oleh seseorang untuk bertemu dengan Garcia. Tak butuh waktu lama Garcia sudah sampai di kafe yang sudah di sepakati itu. Dia langsung masuk dan mata nya mulai mencari seseorang yang akan dia temui hari ini dan tak jauh dari posisi Garcia berdiri saat ini ada seseorang yang mengangkat tangannya menunjuk bahwa dia ada di sana.
“Cepet banget lu dateng nya” Ucap Orang itu
“Ngebut ya?” Sambung Orang itu
“Hmm”
“Apa yang mau lu omongin Rei?” Tanya Garcia
Ya, benar. Orang yang bertemu dengan Garcia saat ini adalah Reina teman baik Garcia.
“Nih yang lu minta seminggu lalu” Ucap Reina memberikan amplop pada Garcia
Garcia langsung mengambil amplop itu dan melihat isi nya. Dia menatap Reina dengan tatapan puas akan isi amplop itu.
“Thanks” Ucap Garcia
“Heran gua, lu bisa nyuruh bawahan lu buat ngerjain ini terus kenapa harus gua” Ucap Reina
“Karena lu Reina” Jawab Garcia asal
“Gak masuk akal banget” Ucap Reina
“Lu mau kemana abis ini?” Tanya Garcia
“Maybe ke basecamp WL” Jawab Reina
“Oh yaudah bareng aja kesana” Ucap Garcia
“Oke, lu kayak nya cape banget hari ini nanti malem ikut gua pergi mau gak? Ngerefresh otak.” Ucap Reina
“Kemana? Club?” Tanya Garcia
“Tau aja lu” Jawab Reina cengengesan
“Terserah, udah ayo ke WL” Ucap Garcia langsung beranjak dari duduk nya
Kini mereka berdua pergi menuju ke basecamp WL. Sesampainya di sana mereka langsung masuk ke dalam rumah yang menjadi basecamp mereka.
“Lu ada di sini juga ternyata” Ucap Reina ketika melihat seseorang yang duduk membelakangi mereka berdua
Mendengar suara yang terdengar menunjukkan pada diri nya, orang itu menoleh dan melihat Garcia juga Reina sedang berjalan ke arah nya.
“Hai” Sapa orang itu pada Garcia
“Lu mah gitu Rak, Cia doang yang di sapa gua kagak” Ucap Reina sinis
“Basi ah” Ucap Raka
“Anak-anak yang lain pada kemana dah sepi banget di depan” Tanya Reina
“Ada, di halaman belakang dan yang lainnya istirahat” Jawab Raka
“Ohhh”
“Rijal mana? Gak ikut?” Tanya Raka
“Kagak, tadi lagi ketemuan aja sama nih bocah jadi sekalian mampir kesini” Ucap Reina
“Ada kamar yang kosong?” Tanya Garcia pada Raka
“Ada, tadi gua nyuruh anak-anak buat sisain satu kamar buat gua istirahat tapi pakek aja gapapa” Jawab Raka
“Dimana?” Tanya Garcia
“Oke thanks” Ucap Garcia lalu pergi menuju kamar yang di maksud oleh Raka
Setelah Garcia pergi, Reina mulai menanyakan hal yang sebenarnya sangat ingin dia ketahui.
“Lu suka sama Cia?” Tanya Reina
“Kayak nya” Jawab Raka
“Pantesan lu tiba-tiba berubah gak kayak biasanya” Ucap Reina
“Cinta merubah segalanya Rei” Ucap Raka
“Bener sih” Ucap Reina
Garcia masih tertidur hingga langit berubah warna menjadi hitam dan di terangi bulan yang menyinari malam. Hingga suara ketuka dari luar membuat Garcia mulai membuka mata nya.
“Ciaa” Panggil Reina dari luar dengan sangat hati-hati karena takut membuat Garcia marah akibat tidur nya terganggu
“Gua udah bangun, pergi lah. Gua mandi dulu” Ucap Garcia dari dalam kamar
“Oke” Jawab Reina dari luar kamar
Garcia langsung bangun dan menunu ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya. Setelah selesai dia keluar dengan menggunakan bathrobe dan betapa bodoh nya dia baru sadar bahwa dia sedang berada di Basecamp WL dan tentu nya di sini tidak ada pakaian nya.
“Shitt!! Gua lupa gaada baju ganti” Umpat Garcia
Tanpa berlama-lama Garcia langsung meraih ponsel nya dan menghubungi Reina untuk menanyakan apakah Reina punya baju ganti di sini dan betapa beruntungnya dia bahwa Reina mempunyai baju ganti di dalam mobil nya.
Tok tok tok
“Ciaa ini baju ganti mu” Panggil Reina
Mendengar suaranya Reina yang sudah ada di depan, Garcia langsung berjalan membukakan pintu untuk nya.
“Thanks” Ucap Garcia mengambil baju ganti dan kembali menutup pintu kamar
Dia langsung mengeluarkan baju Reina yang ada di dalam paperbag dan betapa kesak nya dia ketika melihat se set baju yang di berikan oleh Reina.
“Ini terlalu terbuka untuk pergi ke club” Ucap Garcia melihat baju yang ada di tangannya
“Ah sudahlah daripada tidak memakai apapun, hanya untuk kali ini” Ucap nya dan langsung pergi berganti pakaian
Setelah selesai Garcia langsung pergi keluar menemui Reina yang sedang duduk di kursi sambil berbincang dengan yang lainnya.
“Ayo” Ucap Garcia
Anak-anak WL yang duduk bersama Reina terpesona dengan gaya Garcia yang berubah menjadi lebih terbuka. Garcia terlihat sangat cantik dengan pakaian yang di kenakannya saat ini.
“Wahh Queen, cantik sekali” Ucap Salah satu anak WL
“Tutup mata kalian atau gua congkel” Ucap Garcia dengan nada dingin
“Ngerii” Ucap Salah satu anak buah WL
“Udah ayo Ci” Ucap Reina yang beranjak dari duduk nya lalu pergi keluar
“Kalian mau kemana?” Tanya Raka
“Club” Jawab Reina tepat setelah keluar dari rumah
“SELESAI BALAPAN GUA SUSUL” Teriak Raka namun tak mendapat jawaban
Garcia dan Reina berada di dalam satu mobil dan langsung menancapkan gas menuju ke club yang di maksud oleh Reina.