My Mafia Girl

My Mafia Girl
Anggota khusus



Sementara di mobil Garcia, dia sedang bersantai bahkan memejamkan matanya. Dia seolah tidak peduli dengan mobil yang mengejar nya sejak kepergian nya dari lokasi pembangunan.


“Maaf mengganggu Queen, mobil belakang terus mengikuti kita” Ucap Anak buah Garcia


“Biarkan saja, bawa mereka ke tempat yang cukup sepi” Ucap Garcia dengan mata terpejam


“Baik Queen” Ucap Anak buah Garcia dan langsung menancap gas


“Lu belum jelasin soal tadi secara detail Ci” Ucap Divna


Mendengar ucapan Divna membuat Garcia membuka matanya dan menoleh ke arah Divna. Bukannya menjawab Garcia malah mengambil ponsel nya dan mencari sesuatu di dalamnya lalu memberikannya pada Divna.


“Lihatlah” Ucap Garcia memberikan ponsel nya


Divna menatap Garcia bingung namun tetap mengambil ponsel milik Garcia dan langsung melihat ke dalam nya. Melihat isi ponsel Garcia membuat Divna kaget dan merasa marah.


“Jadi mereka berencana bunuh lu?” Tanya Divna yang menahan rasa marah nya


“Hmm” Jawab Garcia


“Sialan, mereka bakal jadi jatah gua” Ucap Divna mengeluarkan aura psikopat nya


“Anything for you” Ucap Garcia memberikan seringai nya


“Cihh... Mereka pikir bisa bunuh lu gitu aja? Bodoh sekali. Lihatlah saja nanti jika mereka sudah menjadikan mainan ku akan aku pastika mereka menyesal telah membuat rencana itu” Ucap Divna yang di penuhi amarah


“Baik ketua dan asisten ketua sangat mengerikan” Batin Anak buah Garcia menatap temannya yang ada di samping


“Ya, mereka sangat mengerikan” Batin Anak buah lain Garcia seolah mereka bisa membaca pikiran satu sama lain


“Mobil belakang hanyalah anak buah mereka saja, biarkan mereka berdua yang menghadapi nya.” Ucap Garcia merebut kembali ponsel nya


“Lu bakal buang-buang tenaga kalo ngadapin mereka” Sambung Garcia


“Terus maksud lu tadi kalo adalah mereka tikus peliharaan itu apa?” Tanya Divna


“Mereka mantau kita, mereka bakal muncul nanti” Jawab Garcia


“Cihh main belakangan” Ucap Divna mode kesal 100++++


Sementara mobil mereka masih terus melaju hingga pada akhirnya mereka menemukan sebuah tempat kosong dan langsung menghentikan mobil nya di sana.


Di mobil belakang, mereka melihat bahwa orang yang mereka ikuti tadi berhenti, mereka langsung melajukan mobil nya dan memblokir jalan mobil Garcia. Sekelompok orang turun dari mobil itu dengan membawa beberapa senjata dan menodongkan senjata itu pada mobil Garcia.


“KELUAR KALIAN” Ucap salah satu orang sambil menodongkan senjata


“Kalian berdua, hadapilah mereka” Perintah Garcia


“Baik Queen” Ucap Kedua anak buah Garcia dan langsung keluar dari mobil


“MANA BOS MU HAH” Teriak orang yang menodongkan senjata tadi


“Sombong sekali... Baiklah, kita akan mengalahkan kalian lebih dulu baru kita akan menghabisi bos kalian” Ucap Orang tadi


“Mimpi dia ketinggian ya bro haha” Ucap Salah satu anak buah Garcia sambil tertawa mengejek


“Yoi haha” Jawab anak buah Garcia yang lain


“Ahhh bacott kalian” Ucap Orang tadi langsung menyerang kedua anak buah Garcia bersama teman-teman nya yang lain


Terjadi pertarungan yang cukup menyenangkan untuk di tonton di daerah tersebut. Sementara di mobil Garcia, dia sedang menonton pertarungan itu sambil memakan chiki yang dia temukan di mobil.


“Menyenangkan sekali” Ucap Garcia sambil memakan chiki nya


“Bagi dong Ci” Ucap Divna merebut chiki Garcia dan memakannya


“Cari sendiri” Ucap Garcia merebut kembali chiki milik nya


“Dasar pelit” Ucap Divna yang kemudian mencari chiki yang ada di depan mobil


Pertarungan masih terus terjadi dam tentu nya kedua anak buah Garcia telah mengalahkan beberapa di antara mereka. Saat di pertarungan akan berakhir tiba-tiba datang lagi mobil hitam dan keluar lah beberapa kumpulan orang yang langsung menyerang kedua anak buah Garcia dan terjadi lah pertarungan lagi.


“Sepertinya pertarungan ini akan terus bertambah, kenapa lu Cuma bawa 2 anak buah aja” Tanya Divna yang mulai khawatir


“Tenanglah, mereka berdua adalah anggota khusus dan terlatih dengan sangat keras. Mereka akan menang” Ucap Garcia


“Anggota khusus?” Tanya Divna bingung


“Anggota inti, anggota yang kesulurahan latihannya gua yang ngelatih” Jawab Garcia


“Sejak kapan ada anggota inti?” Tanya Divna


“5 bulan sejak terbentuknya MOTD” Jawab Garcia


Sementara di luar, masih terjadi pertarungan yang cukup sengit daripada yang tadi.


Dor...


Satu tembakan melayang ke arah anak buah Garcia dari atas salah satu bangunan yang ada di sana, namun tembakan itu meleset. Meskipun hanya berdua tapi kemampuan mereka setara dengan 15 orang dan musuh pun mengakui hal itu karena sejak tadi baku tembak dan berkelahi kedua anak buah Garcia tak ada luka sama sekali.


.


.


.


Hai... Gimana hari nya? Happy gak?


Author up nya malam kali ini hehe... Author seneng deh tiap author update pasti ada yang komen dan itu bikin author nambah semangat lagi buat update. Makasih ya kalian selalu dukung author... luv