
Ketika mereka keluar dari kamar di meja makan sudah di siapkan banyak makanan oleh anak-anak MOTD inti. Sedangkan di sisi lain seorang pria sedang meluapkan amarah nya dengan menembak satu persatu botol yang ada di depannya.
Dorr... Dorr... Dorr...
“Pergi dan cari tahu orang yang bekerja sama dengan orang-orang itu” Ucap pria itu pada seseorang bertopeng yang di belakang nya
“Baik King” Ucap Pria bertopeng itu membungkuk dan pergi dari tempat nya
Saat pergi dari sana dia berpapasan dengan dengan seseorang dan memberikan salam dan lalu pergi dari sana dengan cepat.
“Ada masalah apa Bry? Kenapa dia ada di sini?” Tanya Samuel setelah berpapasan dengan pria bertopeng itu
“Seseorang berusaha menyakiti milikku” Jawab Bryan sambil menarik pelatuk nya
Dorr...
Tembakan terakhir di luncurkan dan tepat mengenai botol terakhir. Samuel yang melihat amarah di mata Bryant yang begitu besar membuat nya sedikit mengerti.
“Gadis itu? Pemimpin GEJ Company?” Tanya Samuel
Bryant tak menjawab nya dan sedang asik memilih pedang yang berada di atas meja panjang. Meskipun tak mendapat jawaban Samuel mengerti bahwa memang gadis itu yang membuat Bryant khawatir.
“Bertarunglah dengan ku” Ucap Bryant memberikan pedang kepada Samuel
“Tidak, kau pasti akan meluapkan amarahmu pada ku dengan cara ini” Tolak Samuel
Bryant tak menjawab nya dan hanya menatap tajam Samuel. Hal itu membuat Samuel ketakutan dan mau tidak mau harus bertarung melawan Bryant.
“B-baiklah” Ucap gagap Samuel dan mengambil pedang dari tangan Bryant
Mereka mulai pertarungan ini dan sesuai dugaan Samuel, Bryant mengajak nya bertarung hanya untuk melepas kemarahannya. Bryant menyerang dengan brutal sedangkan Samuel dia hanya bisa menghindar dan menangkis. Serangan yang brutal itu membuat kefokusan Samuel terpecah dan membuat dirinya terjatuh dan itu membuat Bryant langsung mengarah kan pedang yang di pegang nya ke leher Samuel.
“Aku menyerah” Ucap Samuel mengangkat kedua tangannya
“Lemah” Ucap Bryant lalu menurunkan pedang nya
“Lemah? Hei, lu nyerang gua brutal kayak gituu siapa yang gak kualahan coba” Ucap Samuel kesal dibilang lemah
Bryant tak menjawab ocehan sahabatnya itu dan langsung pergi setelah menaruh pedang ke atas meja. Melihat Bryant pergi begitu saja membuat Samuel semakin kesal.
“Main tinggal-tinggal aja tuh anak” Ucap Samuel dan berlari menyusul Bryant
Saat ini Bryant sedang berada di ruangannya dia sedang fokus dengan laptop di depannya. Tak lama Samuel datang dengan ocehan nya.
“Gilakk.. lu cepet banget udah sampe sini aja” Ucap Samuel lalu duduk di sofa
Mendengar perkataan Samuel membuat mata Bryant teralih dan menatap Samuel.
“Berapa lama?” Tanya Bryant lalu kembali fokus ke laptop nya
“Melihat masalah yang cukup serius, kemungkinan kita berada di sana selama 2 bulan” Jawab Samuel
Mendengar kata 2 bulan membuat Bryant menghentikan pekerjaannya dan menatap Samuel dengan tajam.
“2 Bulan? Masalah apa sehingga membutuhkan waktu selama itu.” Ucap Bryant
“Lama? Hei dude, 2 bulan waktu yang singkat. Sebelum-sebelumnya lu gak masalah kalau harus pergi dalam waktu lama.” Ucap Samuel heran
“Kali ini beda” Ucap Bryant
“Huft... Emang susah musuh orang yang sedang di mabuk cinta” Ucap Samuel
“Tapi lu harus pergi Bry” Sambung Samuel
Bryant tidak menjawab nya dia menyadarkan badan nya di kursi sambil berpikir. Saat ini saja berada di beda kota dengan Garcia sudah membuat nya sangat merindukannya bahkan belum ada sehari bagaimana dia bisa hidup selama 2 bulan itu.
“Baiklah, siapkan semua nya kita berangkat besok” Ucap Bryant yang akhirnya setuju
“Tapi sebelum itu aku harus menghancurkan orang yang telah mengganggu nya” Sambung Bryant
“Terserah lu, emang udah tahu dalang di balik penyerangan nona Garcia?” Tanya Samuel
Tepat setelah perkataan Samuel selesai, pintu ruangan Bryant di ketok. Tahu siapa orang di luar Bryant langsung menyuruh Samuel untuk membukakan pintu.
“Buka” Suruh Bryant
“Ck, iya” Jawab Samuel lalu bergerak membukakan pintu
Terlihat orang bertopeng tadi di depan pintu, dia memberikan hormat kepada Samuel dengan membungkuk. Samuel hanya mengangguk kan kepala nya dan berbalik menuju sofa yang dia duduki tadi. Orang bertopeng itu masuk dan menutup kembali pintu nya. Dia memberi kan hormat kepada Bryant tanpa membuka topeng nya.
.
.
.
Hai guys... apa kabar? Gimana hari nya
Author akhir nya update lagi setelah 2 minggu ya? Seneng banget bisa ngabarin kalian lagi.. dan author minggu ini bakal update 2 kali lohh tungguin kelanjutan nya...