
Harun masih memandang kearah luar lewat jendela kamarnya
"Apa kurang nya Keysha Bu? Jika memang kamu tidak menyukainya tidak seharusnya kamu melakukan hal keji seperti ini" ucap Harun
"Aku malu sekarang, sangat malu, karna aku telah gagal mendidik kamu" ucap Harun, dia pun mencari kertas dan ballpoint kemudian menuliskan sesuatu
Aditya kini berada di kantor polisi, saat sampai disana Desi baru selesai dimintai keterangan
"Bu" ucap Aditya yang kini duduk berhadapan dengan Desi
"Aditya, ibu minta maaf" ucap Desi dengan menunduk
"Aku harap disini ibu bisa belajar dari kesalahan,dan berubahlah menjadi lebih baik Bu" ucap Aditya
"Iya, ibu akan tabah menjalani hukuman ibu, karna ini memang pantas ibu dapatkan" ucap Desi dengan terisak
"Tapi boleh ibu minta suatu hal?" tanya Desi
"Apa Bu?" tanya Aditya
"Tolong jaga bapak , jangan biarkan bapak pulang ke Bandung,karena dia hanya akan sendirian"ucap Desi
"Ibu nggak usah khawatir, aku akan selalu jaga bapak, ibu disini harus jaga kesehatan ya" ucap Aditya
"Iya nak" ucap Desi terisak, Aditya bangkit dan memeluk ibunya
"Aditya sayang ibu" ucap Aditya,tangis yang sebelumnya susah payah dia bendung nyatanya kini Aditya tidak mampu, air mata jatuh membasahi pipi Aditya
Bi Asih yang berniat memanggil Harun dan Bella untuk makan siang
Tokk..tokk Bi Asih mengetuk pintu Bella lebih dulu
"Bu makan siang dulu ya" ucap Bi Asih
"Saya enggak bi" jawab Bella
Kemudian Bi Asih beralih mengetuk kamar Harun
"Pak, makan siang dulu ya" ucap Asih tapi tidak ada sahutan tok..tokk Bi Asih mencoba mengetuk lagi tapi tetap tidak ada sahutan
Akhirnya Bi Asih memutuskan untuk membuka pintu,Bi Asih langsung terkejut kala melihat kedalam kamar Harun
"Pak Harun!!" teriak bi Asih
Bella yang berada dalam kamar terkejut mendengar teriakan Bi Asih yang berasal dari kamar Harun, dia pun langsung berlari menuju kamar mertuanya
Bella membelalakkan matanya melihat Harun yang berlumuran darah
"Bapak!!" teriak Bella
"Bi jangan pegang apapun" ucap Bella pada Bi Asih
"Kenapa Bu?" tanya Bi Asih
"Jangan bi, biar saya menghubungi ambulance sekarang" ucap Bella
"Pak, aku mohon bertahanlah" ucap Bella sambil terisak, setelah menghubungi ambulance Bella juga menghubungi Aditya
"Ada apa Aditya?" tanya Desi, dia melihat raut khawatir dari wajah Aditya
"Bapak bunuh diri Bu" ucap Aditya
"Apa?" ucap Desi kaget
"Ibu tenang ya, Bella sedang membawa Bapak ke rumah sakit, sekarang aku harus kesana" ucap Aditya
"Tolong kabari ibu secepatnya Aditya" ucap Desi
"Akan aku usahakan Bu" ucap Aditya dia pun bergegas pergi
Bella kini berada dalam ambulance menemani Harun, sebelum pergi Bella melihat ada dua surat yang sepertinya baru saja ditulis oleh Harun, Bella masih menyimpannya dia belum berniat membuka surat itu karena masih fokus pada keselamatan Harun
"Pak aku mohon bertahanlah" ucap Bella sambil terisak
Akhirnya ambulance sampai di rumah sakit,Harun pun langsung di bawa ke ruang UGD , Bella masih setia menunggu Harun yang kini tengah ditangani dokter, tak lama Aditya datang
"Bella?" Panggil Aditya
"Mas" Bella memeluk Aditya sambil terisak
"Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Aditya sambil melepaskan pelukannya
"Bapak bunuh diri, dia mengiris lengannya tepat di denyut nadi, Bi Asih yang melihat bapak pertama kali mas" ucap Bella dengan terisak
"Ya Allah pak, kenapa bapak melakukan ini" ucap Aditya
"Ini mas" Bella memberikan surat yang dia temukan di samping Harun
"Apa ini?" tanya Aditya
"Ini surat yang aku temukan di samping Bapak mas" ucap Bella, Aditya menerima dua surat itu dan tertera nama Keysha pada salah satu surat, tapi yang lain kosong , Aditya menyimpan surat untuk Keysha dan membaca surat yang tidak diberi nama
...Aditya bapak minta maaf, maaf karena bapak memilih jalan ini, bapak merasa sangat gagal menjadi suami. Bapak masih hidup sampai sekarang ini pun berkat kemurahan hati Keysha yang mau membiayai pengobatan bapak, sampaikan kepada ibu kamu bapak berharap ibu bisa berubah dan menjadi manusia yang lebih baik lagi,maaf kan bapak karena bapak mengambil jalan ini...
...Untuk Bella,bapak minta maaf karena belum bisa menjadi ayah yang baik untuk kamu, bapak mengucapkan banyak terimakasih karena selama ini kamu sudah merawat bapak dengan senang hati,Aditya benar kamu adalah wanita yang baik. Bapak berharap kalian akan selalu menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah ...
...Aditya, bapak meninggalkan tabungan bapak di laci lemari baju, ambil lah nak bapak siapkan itu untuk kamu agar bisa membangun usaha kamu lagi, bapak titip ibu ya...
Aditya dan Bella sama sama terisak setelah membaca surat dari Harun
"Harusnya aku tidak meninggalkan bapak sendirian" sesal Aditya
"Mas jangan menyalahkan diri sendiri, siapa yang tahu bapak akan mengambil langkah ini," Bella memeluk Aditya
.
.
Hari ini cukup double up yaa😁
Nah jangan lupa kalau kalian suka karyaku Klik Like,vote dan jangan lupa komen sebanyak banyaknya , juga klik favorit supaya kalian selalu tau update karyaku ini 😉
Happy reading 🥰