
"Tuan saya sudah mendapatkan petunjuk" ucap Farel yang kini berada di ruangan kerja Marvel
"Apa?" tanya Marvel
"Saya mendapatkan informasi dari kekasih Fahri, dia mengatakan bahwa memang Fahri menyewa mobil dari seseorang yang membantunya namun plat mobil diganti oleh Fahri" jelas Farel
"Kau tahu apa plat mobil sebenarnya?" tanya Marvel
"Tahu tuan plat mobilnya adalah xxxx mobil tersebut disewa bukan dari jakarta" jelas Farel
"Apa? lalu siapa kira kira yang membantunya" ucap Marvel sambil mengetuk ngetukkan jarinya di meja
"Entahlah tuan kami tengah mencari informasi selanjutnya, tapi saya menyita ponsel milik Fahri" Farel memberikan ponselnya kepada Marvel
"Baiklah, nanti malam akan aku bicarakan hal ini kepada Keysha" ucap Marvel sambil berdiri dari duduknya
"Baik tuan" ucap Farel
"Ayo kita pulang" ajak Marvel
"Apa??" ucap Keysha terkejut, saat ini Marvel tengah berada di apartemen Keysha, dia menjelaskan semua yang dijelaskan Farel padanya tentang Fahri
"Iya Key, dan kini Farel tengah mencari tahu informasi dimana mobil itu disewa,dan siapa yang membantu Fahri selama ini" ucap Marvel
Dan tak berselang lama ponsel Marvel berdering, tertera nama Farel disana
"Halo Rel" ucap Marvel
"Selamat malam tuan" ucap Farel
"Malam, ada apa?" tanya Marvel
"Saya sudah mendapatkan informasinya tuan" ucap Farel
"Benarkah, coba jelaskan" ucap Marvel penasaran, kini dia mengeraskan suara ponselnya agar Keysha bisa mendengarkan penjelasan Farel
"Begini tuan, mobil tersebut di sewa dari Bandung" ucap Farel
"Bandung?" tanya Marvel
"Benar tuan, dan KTP yang menjadi jaminan atas nama Isabella" ucap Farel
"Bella?"batin Keysha
"Baiklah terimakasihh untuk informasi nya, aku tunggu kelanjutannya"ucap Marvel
"Vell" panggil Keysha setelah Marvel mematikan sambungan telvonnya
"Iya? ada apa sayang?" tanya Marvel halus
"Entah lah,tapi aku kurang yakin dengan semua ini" ucap Keysha
Alis Marvel bertaut bingung " apa yang membuat kamu ragu, kita sudah menemukan orang itu, orang yang selama ini membantu Fahri" ucap Marvel
"Ijinkan aku menyelidiki ini" ijin Keysha
" Baiklah" ucap Marvel
"Kamu punya ponsel Fahri kan?" tanya Keysha
"Punya, ini aku bawa tapi sepertinya habis baterai" ucap Marvel sambil memberikan ponsel Fahri kepada Keysha
" Baiklah biar aku yang simpan" Keysha pun mengambil ponsel milik Fahri dan langsung mencharger nya , dan Marvel memandang ponsel milik Fahri
"Aku akan mencari tahu lewat ponsel ini,semoga ada jejak" ucap Keysha pada Marvel
"Iya semoga yaa" ucap Marvel sambil tersenyum kearah Keysha
Keesokan harinya Keysha dan Farel datang ke tempat penyekapan Fahri tanpa Marvel, karna dia ada meeting penting
"Fahri jawab pertanyaan ku dengan jujur" ucap Keysha setelah dia sampai dan langsung menghadap Fahri
"Pertanyaan apa?" tanya Fahri remeh
Fahri tersenyum remeh "kenapa aku harus mengatakannya ?" ucap Fahri
"Fahri!!" teriak Farel dia ingin maju untuk memukul Fahri yang songong itu, namun Keysha memberi kode agar Farel tetap ditempatnya
Keysha maju dan menyiram kan air garam ke luka Fahri, aaakkhhh fahri teriak kesakitan
"Bagaimana? masih ingin bermain-main?" ucap Keysha
"Dasar gila!!" teriak Fahri
"Aku? bukannya kamu?" tanya Keysha
"Sampai kapanpun aku tidak akan buka suara" ucap Fahri, Keysha terdiam dan mundur beberapa langkah, dia nampak berfikir sejenak
Kemudian Keysha membisikkan sesuatu kepada Farel. Farel pun mengangguk paham kemudian pergi,
"Apa yang akan kamu lakukan?" tanya Fahri, nampaknya dia mulai ketakutan, Fahri mulai berfikir mungkin Keysha akan mencambuknya atau yang lain
"Kita lihat saja nanti" ucap Keysha
Fareldatang membawa LCD proyektor dan juga laptopnya
"Sudah siap Nona" ucap Farel
"Fahri mari kita nonton film bersama, kamu tahu siapa pemain utamanya? aku" ucap Keysha sambil tersenyum
"Silahkan Farel" ucap Keysha, Farel pun mengangguk
Mereka memutar Vidio dimana Keysha memberitahukan kepada orang tua Alena tentang pelaku yang mencelakai Alena, dan pada saat itu Fahri baru tau bahwa selama ini Alena tidak pernah mengatakan kepada orang tuanya tentang hubungan mereka yang sudah berakhir
Fahri merasa bersalah kepada kedua orang tua Alena yang sudah menganggapnya sebagai anak mereka sendiri, dan bagaimana reaksi tak percaya nya mereka ketika Keysha mengatakan bahwa dirinya lah yang mencelakai Alena
Panggilan Vidio berakhir Keysha pun bersedepak dada didepan Fahri dengan tersenyum remeh
"Bagaimana? sudah lihat? mengharukan?" tanya Keysha,pasalnya nampak mata Fahri yang mulai berkaca kaca
"Bagaimana keadaan Alena?" tanya Fahri
"Kenapa aku harus memberitahukannya kepada kamu?" tanya Keysha
"Keysha aku mohon bagaimana keadaan Alena?" tanya Fahri, kini dia sudah tak bisa membendung air matanya lagi
"Kau ingat berapa orang yang kau tabrak waktu itu?" tanya Keysha
"Iyaa,ada dua orang" jawab Fahri
"Salah satu dari mereka meninggal Fahri!" teriak Keysha dengan air mata yang mulai mengalir
"Nona tenangkan diri anda nona" ucap Farel
Fahri membulatkan matanya, dia salah paham melihat ekspresi Keysha ,Fahri berpikir Alena yang meninggal , karena Fahri tidak mengenal omah Lisa
"Key jangan bilang Alena..." ucap Fahri
"Kamu pikirkan sendiri" ucap Keysha dia pun berlalu pergi dan mengatakan bahwa Fahri sudah boleh dibawa ke penjara
"Kenapa anda tidak mengatakan keadaan nona Alena yang sebenarnya Nona?" tanya Fahri
"Aku ingin dia hidup dengan rasa bersalahnya, bukankah itu lebih menyakitkan ?" tanya Keysha dengan tersenyum
.
.
.
Haii maaf yaa baru sekarang bisa up pagi ,kemarin author habis sakit 😌
Jangan lupa Lik vote dan komennya yaa, karna itu semua menjadi penyemangat author untuk terus berkarya
Terimakasih 🥰