
Jam makan siang tiba, Bella pun bersiap karena akan di jemput oleh Aditya, Alena sendiri juga akan di jemput oleh Dimas, sedang kan Keysha berpamitan kepada Alena dan Bella, karena Keysha akan pulang cepat hari ini.
Untuk resign Alena sendiri sudah di sepakati, bahwa Alena akan resign setelah Dewi mulai kembali ke kantor, karena sekarang Dewi tengah cuti menikah. Dewi hanya mengambil 1 Minggu masa cuti, rencana nya 1 Minggu lagi akan Dewi ambil nanti ketika dia pergi ke Yogyakarta untuk menemui kakek dan nenek nya.
"Bagaimana Bella? kamu nyaman dengan pekerjaan nya?" tanya Keysha kepada Bella.
"Alhamdulillah, aku nyaman kok," jawab Bella.
"Syukurlah kalau begitu, ya sudah Alena, Bella aku pamit pulang dulu ya," ucap Keysha.
"Iya Keysha, hati - hati," ucap Alena. Kemudian Keysha pun masuk ke dalam mobil, tak lama Dimas dan Aditya pun datang bersamaan menjemput istri mereka masing - masing.
Kini Bella dan Aditya tengah berada di salah satu anak cabang restoran milik Aditya yang baru di buka beberapa waktu lalu, mereka memilih datang ke sana karena letak nya yang cukup dekat dengan butik.
"Bagaimana sayang pekerjaan nya?" tanya Aditya perhatian.
"Menyenangkan, di sana mereka ramah - ramah, apa lagi Alena. Setelah aku kenal cukup dekat, Alena ternyata orang yang humoris, sedang kan Keysha seorang leader yang sangat di segani oleh karyawan nya, karena sifat Keysha yang humble, dan sangat perhatian kepada para karyawan," jelas Bella.
"Syukurlah kalau kamu suka bekerja di sana," ujar Aditya.
"Iya mas," jawab Bella. Tak lama pesanan mereka pun datang.
"Ya sudah, sekarang kamu harus makan ya, supaya energi kamu terisi full lagi," ujar Aditya.
"Iya mas," jawab Bella seraya tersenyum, mereka pun menyantap makan siang mereka dengan di selingi cerita Bella tentang bagaimana dia menangani beberapa pelanggan butik yang selalu ingin bertemu dengan Keysha, namun setelah hamil Keysha sangat membatasi untuk bertemu langsung dengan pelanggan, karena bukan hanya 1 atau pun 2 yang ingin bertemu dengan nya, namun cukup banyak.
Sedangkan Keysha, setelah makan siang bersama Raisa di salah restoran tadi, dia pun pergi ke rumah Anisa. Dia lupa belum memberikan baju dan sepatu yang dia beli beberapa waktu lalu.
"Assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam"
Pintu rumah Anisa pun terbuka, dan menampilkan seorang wanita paruh baya, dan rupanya beliau adalah salah satu asisten rumah tangga Anisa.
"Cari siapa Bu?"
"Perkenalkan, saya Keysha tetangga Anisa, saya mau cari Anisa ada?" tanya Keysha sopan.
"Ada Bu, mari masuk" ucap nya.
Keysha pun mengikuti ibu paruh baya tersebut, dan Keysha di persilahkan untuk duduk di ruang tamu, sedangkan wanita paruh baya tadi menaiki lantai atas untuk memanggil Anisa.
"Nyonya permisi,"
"Iya Bi Jum, kenapa?" Sahut Anisa dari dalam kamar, dia pun keluar dengan menggendong baby Tama.
"Ada ibu Keysha menunggu ibu di ruang tamu," jelas bi Juminten.
"Keysha? oh ya sudah, saya keluar sekarang, jangan lupa minum sama camilan ya Bi," ucap Anisa mengingat kan.
"Baik nyonya, " jawab Bi Jum.
Anisa pun turun ke lantai bawah menggunakan lift, kemudian dia langsung menghampiri Keysha yang tengah menunggu nya di ruang tamu.
"Hai Key..." sapa Anisa seraya tersenyum.
"Haii" Keysha pun bangun dari duduk nya lalu cipika-cipiki khas wanita.
"Hai baby Tama," sapa Keysha kepada bayi laki - laki itu, yang tengah tersenyum ke arah Keysha.
"Hallo calon mamah mertua," jawab Anisa menirukan suara anak kecil, membuat Keysha tertawa.
"Ya udah duduk lagi," ucap Anisa, dia pun duduk di kursi yang cukup dekat dengan Keysha.
"Wah apa nih?" tanya Anisa.
"Bukan apa - apa kok, tapi semoga aja suka," ujar Keysha.
"Wah pasti suka dong, makasih ya," ujar Anisa.
"Sama - sama," jawab Keysha.
Tidak lama Bi Juminten datang dengan membawa nampan berisi teh hangat juga beberapa camilan, dia pun menatanya di meja.
"Terimakasih ya Bi," ucap Keysha.
"Sama - sama Bu," jawab Bi Jum.
Setelah itu Keysha dan Anisa pun melanjutkan kembali ngobrol mereka, hingga tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 15.00, Keysha pun pamit pulang.
Waktu terus berjalan hingga tidak terasa sudah satu Minggu ini Bella bekerja di butik Keysha, dan tepat hari ini juga Alena akan resign.
Alena masuk kedalam ruang kerja Keysha sambil membawa surat pengunduran dirinya.
"Key, ini surat pengunduran diri gue," ujar Alena sendu.
Keysha pun menerima surat tersebut dengan berat hati, "gue nggak nyangka, sekarang gue nggak bisa lagi tiap hari ketemu loe Len, meskipun suatu waktu kita masih bisa ketemu, tapi rasanya pasti beda," ujar Keysha sambil menatap surat yang baru saja dia terima.
Air mata sudah menggenang di pelupuk mata Alena, "gue sebenernya berat banget buat resign dari butik, tapi gue nggak boleh egois," jawab Alena dengan suara bergetar.
Keysha pun ikut sedih, dia langsung memeluk Alena untuk menenangkan nya, "udah Len, nggak usah sedih... seperti apa yang sudah pernah gue bilang, butik akan selalu terbuka buat loe, kapan pun loe mau dateng dan main kesini butik akan selalu menerima," ujar Keysha.
"Makasih ya Key..." ucap Alena.
Kemudian Keysha dan Alena pun keluar keluar dari ruangan Keysha bersama - sama, karena memang butik sudah tutup dan waktunya semua karyawan pulang.
Namun Alena terkejut ketika tiba - tiba saja suasana butik berubah, butik sudah di hias sedemikian rupa ada cake bertuliskan nama Alena dan K.A Butik, rupanya ini adalah acara perpisahan Alena.
Melihat ke kompakan para karyawan membuat Alena semakin terharu, dia pun menangis tersedu - sedu di pelukan Keysha.
Setelah dirasa tenang, Keysha meminta Alena meniup lilin yang dibawakan oleh Bella.Alena pun meniup lilin dengan lebih dulu berdoa dalam hati.
"Terimakasih ya semuanya," ucap Alena seraya terisak.
"Aku juga minta maaf, mungkin selama bekerja ada salah - salah kata, atau perbuatan ku yang kurang berkenan di hati kalian, sekali lagi saya minta maaf," ucap Alena dengan sesekali mengahapus air mata nya menggunakan tisu.
Kali ini, Dewi yang akan berbicara untuk mewakili karyawan yang lain.
"Kami semua mengucapkan terimakasih kepada kak Alena atas bimbingan nya selama ini, kami juga minta maaf mungkin kami sering membuat kak Alena kesal dan marah, kami berdoa semoga kak Alena dan kandungan nya selalu sehat dan di lancarkan sampai proses kelahiran nanti, perpisahan kita hari ini tidak akan berarti apapun di kemudian hari, karena sejatinya kita adalah keluarga yang tetap satu, jadi dimana pun kak Alena berada, kak Alena adalah keluarga K.A Butik." ujar Dewi membaca surat yang sudah di tulis bersama teman - teman nya tadi.
Alena semakin terisak mendengar apa yang Dewi bacakan. Dan kini giliran Bella yang akan menyampaikan sepatah dua patah kata.
"Kepada Alena, saya pribadi mengucapkan terimakasih atas bimbingan nya selama satu Minggu ini, meskipun mungkin pertemuan kita singkat tapi itu sudah sangat melekat di hati saya, doa saya sama seperti yang lain, semoga keluarga Alena selalu di beri kebahagiaan, dan nanti Alena diberi kelancaran dalam proses persalinan," ujar Bella.
Kini giliran Keysha, yang juga akan menjadi penutup.
"Kepada Alena, saya mengucap kan banyak terimakasih, atas dedikasi nya selama ini di K.A Butik, jasa kamu cukup besar Len dalam perkembangan butik, resign nya kamu dari sini itu tidak merubah ikatan kekeluargaan kita, kamu tetaplah akan menjadi bagian K.A Butik, dan pintu butik akan selalu terbuka untuk kamu," ujar Keysha.
Acara dilanjutkan dengan saling bermaafan, Alena semakin terisak ketika melihat karyawan butik banyak yang menangis ketika Alena memeluk nya, bagi Alena mereka bukan sekedar rekan kerja, melainkan sudah seperti keluarga. Susah senang dan jatuh bangun nya butik sudah mereka rasakan bersama, tentu sangat berat hati Alena untuk keluar dari butik, namun kembali lagi, Alena tidak mungkin bersikap egois, dia harus lebih mengedepankan kesehatan nya karena berkaitan dengan calon buah hatinya.
Alena juga mendapat kan beberapa kenang - kenangan dari para karyawan, Bella dan juga Keysha, sebelum pulang, para karyawan memutar sebuah Vidio kompilasi foto dimana video tersebut menampilkan masa - masa mereka saat bekerja, ada pula yang menampilkan saat mereka makan bersama, ada juga foto yang menampilkan ketika mereka menjenguk Keysha di rumah sakit ketika dulu Keysha jatuh dari tangga, di sana juga ada foto ketika para karyawan menjenguk Alena yang mengalami kecelakaan parah bersama alm. Omah Lisa.
Alena semakin terisak melihat semua foto - foto tersebut, bukan hanya Alena bahkan Bella, Keysha dan karyawan wanita pun ikut terisak. Sudah banyak momen yang mereka buat bersama, dan kenang - kenangan indah yang sulit untuk dilupakan.