Keysha

Keysha
rencana Keysha



siapa yang takut Bu Desi?" Keysha tiba tiba datang dengan disamping kanan dan kirinya dijaga bodyguards


"Keysha ?" ucap Aditya


"iya mas ini aku" ucap Keysha dengan mebuka kacamata nya


"terkejut bu Desi?"ucap Keysha semakin mendekat


"masih berani kamu menampilkan diri kamu? tidak takut kalau kamu akan dicecar oleh wartawan?" tanya Desi


"kenapa harus takut? saya sudah biasa dikejar wartawan karna prestasi bukan sensasi, sedangkan anda? baru kali ini ya menjadi Viral karan menyebar berita ? itupun tentang saya" ucap Keysha dengan tersenyum devil


"kamuu!!" tunjuk Desi kearah Keysha


"ada apa bu Desi? saya hanya menjawab omongan ibu tapi kenapa ibu sudah marah? bagaimana kalau saya sudah mengembalikan bom yang ibu beri kepada saya?" tanya Keysha dengan mengangkat sebelah alisnya


"ma..maksud kamu?" tanya Desi


"ibu sudah membuat masalah dengan saya, itu artinya ibu sedang menggali kuburan ibu sendri" ucap Keysha


"Nak Keysha , Bapak pribadi minta maaf atas apa yang istri bapak lakukan" ucap Harun


"tidak apa pak saya paham kok, tapi sebaiknya mulai sekarang ibu Desi harus belajar menerima Bella sebagai menantu Ibu" ucap Keysha


"omong kosong, sampai kapanpun aku tidak rela Aditya terus hidup bersama dengan dia" ucap Desi penuh amarah


"kenapa Bu?" tanya Aditya


"tentu karna dia wanita biasa Aditya, tidak memiliki sesuatu yang bisa ibu banggakan didepan teman teman ibu" ucap Desi


"wahh kasian yaa Bella punya Ibu mertua sukanya riya, opps" Keysha menutup mulutnya mengejek kearah Desi


"dan kamu" Desi menatap Keysha


"iya bu saya? kenapa?" Keysha bertanya dengan wajah sok polosnya


"aku akan pastikan kamu tidak akan bisa berpisah dengan Aditya" ucap Desi dengan yakin


"oh ya? kita lihat saja nanti" Keysha tersenyum mengejek


"mas Adit bisa aku ambil koperku?" tanya Keysha


"sebentar Key aku ambilkan " Aditya mengambil koper Keysha dan menyerahkan kepada salah satu dodyguard


"terimakasih " ucap Keysha diapun melangkahkan kakinya menuju mobil


"selamat malam semuanya" ucap Farel ,dia pun memasuki mobil dan melajukan ke kediaman Atmadja


"aku yakin, tidak ada yang bisa dia lakukan, dia hanya menggretak ku saja" batin Desi, dia pun melangkah menuju kamarnya begitu juga Herun dan Aditya


Aditya memasuki kamar dan terkejut melihat Bella yang tengah menangis "Bell?" panggil Aditya lembut


Bella pun langsung menghapus air matanya kasar "eh mas Adit"


"kamu kenapa?" tanya Aditya


"ngga papa" ucap Bella, dia menundukkan kepalanya


"jangan bohong" Aditya mencoba menganggkat wajah Bella agar Bella melihat kearahnya


"hiksss" Bella terisak dan memeluk Aditya


"ada apa sayang? ceritakan padaku" ucap Aditya sambil memeluk erat Bella


"maafkan aku mas" ucap Bella sambil terisak


"maaf? kenapa? memangnya kamu berbuat salah apa?" tanya Aditya bingung


Aditya melepas pelukannya dan memandang wajah Bella "ssttt jangan bicara begitu, bagaimanapun aku akan mempertahankan hubungan kita apapun yang terjadi ,aku mohon tetaplah bersama ku Bell" ucap Aditya


"lalu bagaimana dengan Ibu mas ?" tanya Bella


"jangan hiraukan Ibu, apapun yang terjadi aku tidak akan melepaskan kamu,dan setelah aku resmi berpisah dengan Keysha kita akan menikah secara resmi" ucap Aditya


"benarkah?" tanya Bella memastikan


"tentu sayang" ucap Aditya


"terimakasih mas " Bella kembali memeluk Aditya


"aku yang harusnya berterimakasih, karna kamu mau bertahan dengan hubungan kita yang sulit" ucap Aditya


Disisi lain Keysha dan Farel baru sampai dirumah keluarga Atmadja


"Farel, kenapa kesini? " protes Keysha


"tuan dan Nyonya meminta saya agar sementara waktu anda disini dulu nona, karna hanya disini anda aman, sedangkan diluar sana saya tidak bisa menjaga anda dengan ketat" ucap Farel


" baiklah, terimakasih yaa" ucap Keysha


"sama sama nona, ini sudah menjadi tugas saya"


"lalu bagaimana kamu sudah berhasil merekam semuanya kan?" tanya Keysha


"sudah nona perdebatan anda dan Bu Desi sudah saya rekam "


"baguslah, ini akan menjadi bahan tambahan untukku besok" ucap Keysha


"benar nona, mari " Serkan membawa Keysha masuk kedalam rumah dan sudah disambut oleh beberapa pelayan


"selamat malam nona Keysha " sapa pelayan


"malam" Keysha membalas dengan senyum


"nona, kalau begitu saya pamit, kalau anda perlu sesuatu anda bisa meminta kepada pelayan atau menghubungi saya" ucap Farel


"semua sudah cukup Rel, terimakasih banyak untuk hari ini"


"sama sama Nona, saya permisi" pamit Farel


"iya ,hati hati"


mobil Farel pun menjauh dari penglihatan Keysha


"mari nona kamar Nona sudah kami siapkan" pelayan pun membawa Keysha masuk kedalam kamar dengan membawakan kopernya


"ada yang perlu saya bantu nona?" tanya pelayan


"tidak, sudah cukup" ucap Keysha


"baiklah kalau begitu saya permisi" pelayan pun pamit dari kamar Keysha


Keysha merebahkan tubuhnya yang merasa lelah, dia menerawang jauh dan mengingat kembali masa masa tersulitnya karna perjodohan ini sampai pada akhirnya Keysha bisa mengambil keputusan untuk berpisah, namun gara gara Bu Desi Keysha harus melakukan pekerjaan tambahan


"waktunya anda melihat siapa saya sebenarnya Bu Desi"batin Keysha


.


.


.


haii aku double up lagi nih 😉 jangan lupa kasih Like Vote dan komen yaa sebanyak banyaknyaa 🥰🥰