
Sedangkan Keysha kini baru saja tiba di butik nya, sebelum dia masuk keruang kerja dia lebih dulu memanggil Alena.
"Alena, kalau udah agak senggang ke ruang kerjaku ya" Ucap Keysha.
"Siap" Jawab Alena. Setelah itu Keysha pun masuk kedalam ruang kerjanya di ikuti oleh Lavanya dan Raisa.
Keysha merasa perutnya tidak enak, sebelum dia benar - benar mual Keysha memutuskan untuk pergi ke toilet.
"Kak seperti nya nona Keysha mual" Ucap Raisa.
"Aku akan buatkan teh manis hangat dulu untuk nona Keysha, kamu ikuti nona ya takut terjadi sesuatu" ucap Lavanya.
"Baik kak" Raisa pun segera pergi menyusul Keysha.
Alena yang melihat Keysha pergi ke toilet dengan di ikuti oleh Raisa pun merasa heran.
"Itu ngapain Raisa ngikutin Keysha" Batin Alena, belum selesai kebingungan Alena namun dia kembali melihat Lavanya yang keluar dari ruang kerja Keysha dan menuju toilet dengan membawa secangkir teh.
"Kayaknya ada yang nggak beres nih" Ucap Alena, dia segera menyusul Keysha.
Di luar toilet Raisa, dan Lavanya tengah menunggu Keysha dengan harap cemas, tidak lama Keysha keluar dengan wajah lemas.
"Nona? Bagaimana keadaan nona?" Tanya Raisa khawatir.
"Aku tidak papa" Jawab Keysha.
"Ya ampun Keysha loe kenapa?" Tanya Alena panik, pasalnya dia melihat wajah Keysha yang nampak pucat.
"Nggak papa kok Len " jawab Keysha.
"Nona teh manis nya" Lavanya memberikan teh manis kepada Keysha, Keysha pun meminumnya dengan perlahan.
"Mau keruang kerja lagi nona?" Tanya Lavanya. Dan Keysha mengangguk sebagai jawaban.
"Mari nona saya bantu" Raisa pun membantu memapah Keysha. Setelah sampai Keysha di duduk kan di kursi sofa agar lebih nyaman.
"Key loe sakit? Kita ke rumah sakit ya?" Ajak Alena.
"Enggak Len, ini bawain dede bayi aja" jawab Keysha lirih.
"Ohh Dede bayi... Eh apa ?? Dede bayi??" Tanya Alena.
"Iya" Jawab Keysha.
"Loe hamil?" Tanya Alena dan Keysha mengangguk.
"Wahh selamat Keysha" ucap Alena sambil memeluk Keysha, Alena turut berbahagia dengan kabar kehamilan Keysha.
"Aduh jangan kenceng - kenceng entar bayi gue ke gencet" Ucap Keysha.
"Oh iya sorry - sorry" ucap Alena dia pun melepas pelukannya sambil tersenyum.
"Terus berapa usia kandungan loe?" Tanya Alena.
"2 Minggu, mangkanya dokter saranin gue buat nggak terlalu capek ,soalnya masih rawan banget" Ucap Keysha menjelaskan.
"Bener tuh, gue dukung banget saran dokter. Terus gimana entar jadi ke rumah Zahra?" Tanya Alena.
"Jadi dong, tapi habis dari rumah Zahra gue langsung balik ya?" Ucap Keysha.
"Siap bos" Jawab Alena seraya bersikap hormat.
"Pelanggan banyak Len?" Tanya Keysha.
"Yaa lumayan ramai, maklum awal bulan " ucap Alena sambil tertawa, 'ya udah gue kedepan dulu yaa bantuin yang lain" pamit Alena, dan Keysha pun mengangguk sebagai jawaban.
Siang hari nya Keysha dan Alena pergi ke rumah Zahra dengan mengendarai mobil masing - masing, karena setelah dari rumah Zahra Keysha akan langsung pulang. Sebelum ke rumah Zahra, Keysha sudah meminta kepada Raisa dan Lavanya untuk membelikan beberapa makanan sehat, untuk oleh - oleh nya sudah Keysha dan Alena siapkan.
Setelah beberapa menit mengemudi akhirnya mereka sampai di kediaman Zahra, nampaknya Arya berada di rumah karena ada mobilnya di garasi.
"Key ada Arya" Ucap Alena setelah mereka turun dari mobil, mereka memang kurang akrab dengan Arya karena Zahra jarang mengajak suaminya untuk berkumpul bersama teman - teman yang lain.
"Ya udahlah lah nggak papa" Ucap Keysha.
"Udah yuk" Ajak Keysha sambil menarik tangan Alena, Keysha pun menekan tombol yang ada di samping pintu.
Setelah dua kali menekan bel akhirnya seseorang membukakan pintu, tidak lain Arya.
"Keysha , Alena" ucap Arya.
"Siang kak Arya" Sapa Keysha, ya mereka memangil kak karena dulu Arya adalah Kaka senior Keysha dan Alena saat kuliah dulu.
"Siang.. mau ketemu Zahra?" Tanya Arya.
"Iya kak" Jawab Alena.
"Ya udah masuk aja" Ucap Arya mempersilahkan.
"Duduk dulu aja, aku panggil kan Zahra sebentar" Ucap Arya.
Tidak lama Bi Nawang datang membawakan minuman dan beberapa camilan untuk Keysha dan Alena.
"Silahkan di minum Bu Keysha, Bu Alena" Ucap Bi Nawang.
"Makasih bi.. maaf yaa udah ngerepotin" Ucap Keysha.
"Nggak ngerepotin ko Bu, ya sudah kalau begitu bibi permisi ke ke dapur" pamit Bu Nawang
Sedangkan di sisi lain Arya tengah memanggil Zahra.
"Sayang.." Panggil Arya pada Zahra yang tengah duduk di taman bersama dengan Alden Putra Pratama, itu adalah nama baby boy Zahra dan Arya.
"Ada apa sayang?" Tanya Zahra.
"Ada Keysha dan Alena di depan" ucap Arya memberitahu Zahra.
"Mereka sudah datang?" Ucap Zahra sambil tersenyum.
"Iya, mau kesana?" Tanya Arya.
"Iya Sayang" Jawab Zahra.
"Ya sudah, sini biar aku yang gendong Alden" Arya pun mengambil alih Alden dari Zahra. Mereka pun menuju ruang tamu dimana Keysha dan Alena berada.
"Haii Keysha , Alena" sapa Zahra sambil berjalan ke arah mereka.
"Hai Ra" Sapa Keysha dan Alena bersamaan, mereka pun memeluk satu sama lain.
"Gimana kabar loe?" Tanya Keysha.
"Alhamdulillah udah lebih baik kok" Jawab Zahra.
"Oh iya baby boy udah dikasih nama?" Tanya Alena.
"Udah dong, namanya Alden Sinathrya" ucap Zahra.
"Haii Alden" Ucap Keysha dan Alena.
"Boleh gendong nggak?" Tanya Keysha.
"Boleh.. gendong aja, tapi hati - hati ya " ucap Zahra.
"Iya..." Jawab Keysha, dia pun mengambil alih Alden dari Arya.
"Sayang, kalau gitu aku keruang kerja dulu ya" Pamit Arya.
"Iyaa .." Jawab Zahra.
"Mari semuanya" Pamit Arya pada Alena dan Keysha, mereka berdua pun menjawab dengan tersenyum sopan.
"Haii Alden" Sapa Keysha.
"Semoga setelah gendong Alden, loe ketularan punya baby" Ucap Zahra, memang Zahra belum mengetahui tentang kehamilan Keysha.
"Orang Keysha udah isi" Ujar Alena.
"Hah serius?" Tanya Zahra.
"Iyaa" jawab Keysha, "Len loe mau gantian nggak?" Tanya Keysha pada Alena, dan Alena pun mengangguk.
"Berapa usia kandungan nya?" Tanya Zahra penasaran.
"Baru 2 minggu" jawab Keysha.
"Wah selamat ya, loe harus jaga kesehatan, jangan terlalu cape" Ucap Zahra menasehati.
"Iyaa Bu dokter, ya udah nih kita bawain makanan" Keysha menyerahkan makanan yang dia bawa tadi,
"Dan ini buat baby boy" Ucap Keysha.
"Waahhh makasih aunty Keysha, aunty Alena" Ucap Zahra menirukan suara anak kecil.
"Ya udah kita ke meja makan yuk" Ajak Zahra.
"Eh loe nggak ngurus suami loe dulu?" Tanya Alena.
"Tenang, suami gue udah makan duluan tadi" Ucap Zahra, kemudian mereka pun menuju ke ruang makan untuk menyantap makan siang yang Keysha bawa tadi.
.
.
...**Done readers 2 bab, jangan lupa Like, vote dan komen yaaa...
...Terimakasih**...