
Aditya mendapat pesan dari Alena bahwa Keysha sudah sadar, memang ketika dirumah sakit Aditya dan Bella bertukar nomer ponsel dengan Alena jika sewaktu waktu memberi kabar tentang Keysha. Aditya yang baru selesai mandi pun segera bergegas bersiap ke Rumah sakit tapi tidak dengan Bella karna dia sedang menemani atasannya bertemu client.
Beberapa menit mengemudi akhirnya Aditya sampai dirumah sakit, sekarang Aditya sudah berada di depan ruang rawat inap Keysha , Aditya ragu untuk masuk kedalam dia takut Keysha akan menolak kehadirannya karna semua ini salah Aditya
"bagaimana kalau Keysha menolak ku dan malah mengusirku?? tapii .. tidak aku harus tetap masuk kedalam dan meminta maaf bagaimana pun tanggapan Keysha itu memang pantas aku dapatkan"batin Aditya , dia pun membuka pintu dengan perlahan .
Keysha yang melihat pintu terbuka melihat kearah pintu dan ternyata orang yang tak diharapkan Keysha pun muncul
"ngapain kamu kesini?" Keysha bertanya dengan nada Ketusnya setelah Aditya memasuki ruangan
"Key aku.. " belum selesai Aditya berbicara ,tapi Keysha sudah lebih dulu memotongnya
"CUKUP!! ,aku sudah berusaha sabar menghadapi sikap kamu, tapi yang kamu lakukan beberapa hari belakangan ini selalu membuat aku takutt " ucap Keysha sambil terisak , Alena dan Zahra pun mencoba menenangkan
Dimas melihat keadaan Keysha yang sepertinya masih trauma dengan apa yang dialami mencoba mengajak Aditya berbicara sebentar
"kita bicara diluar dulu sebentar , biarkan Alena dan Zahra menenangkan Keysha" ajak Dimas ,dan Aditya pun menurut dia keluar lebih dulu dari ruangan Keysha
Dimas yang melihat Alby masih setia didekat Keysha pun langsung menarik tangan Alby keluar
"ck ikut gue biar mereka bicara dari hati kehati" bisik Dimas
"buat apa? gue malah seneng liat respon Keysha ke suami lucknutnya" nampaknya disini Alby yang paling emosi
"udah ikut gue sekarang" Dimas pun menyeret Alby keluar
setelah berada diruang tunggu Aditya ternyata sudah duduk sambil menunduk, sedangkan Alby menghentakkan kakinya bibirnya pun mengerucut dia sudah dalam mode ngambek
"kaya prawan aja loe ngambek kek gitu" cibir Dimas
"iyaaa!!" jawab Alby
Dimas pun beralih menatap Aditya
"sorry ya bukan maksud gue mau ikut campur , gue udah tau gimana ceritanyaa sampe Keysha jatuh dari tangga, gue tau loe suami dia ,loe berhak atas dia, tapii semua itu nggak bisa loe paksain , Keysha terlihat tegar diluar tapi sebenarnya dia rapuh Dit, itu semua terjadi karna Keysha kehilangan Marvel sandaran hidupnya . Rencana indah yang sudah direncanakan sirna begitu saja dan Keysha dipaksa menikah sama loe , loe masih lebih baik dari Keysha loe masih bisa liat Bella wanita yang loe cintai bahkan loe bisa nikah sama dia , sedangkan Keysha? dia kehilangan Marvel dan entah dimana dia berada sekarang "jelas Dimas panjang lebar
Aditya yang mendengar penjelasan panjang dari Dimas merasa malu, sekaligus bersalah , begitu banyak penderitaan yang Keysha alami
"Keysha sakit Dit, bukan hanya fisik tapi batinnya, hatinya , fikirannya , dan dia selalu tersenyum dihadapan orang lain bahkan kami sahabatnya " ucap Dimas lagi
"aku tahu aku jahat, tapi aku ingin mempertahankan pernikahan ini , aku sudah jatuh cinta dengan Keysha " ucap Aditya terisak
"mending loe bicarain sama Bella , apa Bella setuju dan ikhlas kalau loe berbagi hati dengan Keysha, mungkin selama ini Bella bisa menerima Keysha karena tahu loe nggak punya rasa sama Keysha tapi sekarang berbeda "
Aditya merenung kembali , apakah keputusannya salah kalau tetap mempertahankan Keysha? katakan Aditya egois , tapi hatinya memang telah diisi oleh dua nama yaitu Bella dan Keysha
Sedangkan Keysha kini sudah lebih tenang berkat Alena dan Zahra
"Key dengerin gue, Aditya masih suami loe . Gue tau dia salah bahkan salah besar, tapi gue yakin dia ga bermaksud nyakitin loe, dia jagain loe setiap malam selama loe belum sadar 3 hari ini , dia masih bertanggung jawab terhadap loe Key" ucap Alena
"loe kenapa belain dia sih Len?" bisik Zahra, Alena hanya mengisyaratkan Zahra untuk diam
"bukan tanggung jawab Alena, tapi rasa bersalah , dia melakukan itu karna dia merasa bersalah hanya itu " tepis Keysha
"dan beban itu adalah pernikahan ini" jawab Keysha
"Key, Aditya meminta kesempatan untuk meperbaiki dirinya agar bisa mempertahankan pernikahan ini, hanya 1 bulan setelah itu semua keputusan ada di kamu"
Keysha berpikir sejenak "kesempatan? Aditya memang suamiku tapii dia juga berhak mendapatkan kesempatan itu" batin Keysha
"baiklah aku beri waktu 1 bulan" ucap Keysha kemudian
"kalau begitu aku dan Zahra keluar dulu" pamit Alena , kemudian Alena menarik pelan tangan Zahra yang sepertinya ingin protes itu
"Dit,masuklah Keysha sudah lebih tenang dan bicaralah dari hati kehati, aku dan yang lain pamit pulang dulu" ucap Alena setelah dia berada diluar ruangan
"terimakasih Alena atas bantuannya, dan terimakasih karna kalian semua sudah perduli kepada Keysha " ucap Aditya tulus
"sama sama, sekarang masuklah" ucap Dimas
Aditya pun masuk keruangan Keysha
Zahra langsung menatap Alena meminta penjelasan
"kenapa loe belain dia"
"Ra, kita cuma mau Keysha memberi kesempatan supaya Keysha nggak menyesal dengan keputusannya nanti, aku yakin dengan Keysha memberi kesempatan kepada Aditya maka akan terjawab sudah langkah apa yang sebaiknya Keysha ambil"
Alby dan Zahra pun nampaknya sudah paham sekarang
"ya sudah kita pulang yuk, dan bumil satu ini juga harus istirahat" ucap Alby dan disetujui oleh Alena , Zahra dan Dimas
.
.
.
.
.
Setuju gak kalau Keysha tetap menjalani pernikahan poligami?
tulis dikomentar yaa pendapat kalian
dan aku juga berharap kalian mau mampir dikarya kedua ku
yang berjudul: Terjerat Cinta CEO Posesive
...(ini dia covernya)...
terimakasihh