
Aditya menginjak rem mobilnya kuat,dia sudah memejamkan matanya dan Untunglah mobil berhenti dengan tepat, anak itu selamat Aditya pun juga, Aditya terengah engah dengan kejadian tadi , Anak kecil itu segera berlari menyingkir Aditya tidak dapat berpikir jernih dia pun segera mengemudikan mobilnya kembali
"Aarggh, sial!"teriak Aditya , dia pun akhirnya melajukan mobil ke kantor polisi dimana ibunya ditahan
"Aku anak haram?" Aditya tersenyum miris, akhirnya kini Aditya tiba di sel, saat dia masuk Aditya melihat Bella juga ada disana
"Bella" Panggil Aditya
"Mas, kamu disini?" Ucap Bella "kamu dari mana? Kenapa telponku gak kamu angkat?" tanya Bella
"Dia siapa?" Bukannya menjawab Aditya malah balik bertanya tentang Rico
"Ini Rico teman lama ku mas, dia sekarang sudah menjadi pengacara dan berniat membantu ibu" ucap Bella bohong
"Rico pak" ucap Rico mengulurkan tangannya
"Aditya" Aditya menjabat tangan Rico sungkan
"Apa anda sudah selesai?" tanya Aditya pada Rico
"Sudah pak, saya juga berniat pamit sekarang, permisi Bu Desi, Bu Bella dan pak Aditya" ucap Rico
"Baiklah Terima Kasih" ucap Aditya
"Mas kamu kenapa?" tanya Bella setelah Rico pergi, Bella melihat raut wajah Aditya yang tidak bersahabat
"Iya nak,kamu tampak kacau" ucap Desi menimpali
"Apa pekerjaan ibu dulu?" tanya Aditya to the point
Bella dan Desi nampak bingung
"Maksud kamu apa mas?" tanya Bella
"Aku tanya sekali lagi Bu, apa pekerjaan ibu dulu sebelum menikah dengan bapak?" tanya Aditya lagi, Aditya tak mampu menatap wajah Aditya
Desi menatap Aditya merasa heran dengan putranya "Aditya ? Ada apa ? Apa yang terjadi, kenapa kamu menanyakan hal ini? Apa bapak mengatakan sesuatu?" tanya Desi
"Apa bapak membuka masa laluku?" batin Desi
"Bapak tidak mengatakan apapun, kenapa ibu sulit sekali menjawab pertanyaan ku?" tanya Aditya sinis
"I..ibu…" Desi gugup
"Mas ini ada apa sih?" tanya Bella bingung
"Apa ibu seorang pelacur?" tanya Aditya ,
Deg..degg jantung Desi dua kali lipat berdetak "ka .. kamu bicar apa?" ucap Desi terbata
"Mas,kamu tega bicara seperti itu ke ibu?" tanya Bella
"Cukup Bella ,sebaiknya sekarang kamu masuk mobil" Aditya memberikan kunci mobil nya
"Mas.." Bella hendak protes
"Sudah nak,turuti suami kamu" ucap Desi lembut , Bella pun langsung mengambil kunci itu kasar
"Jawab" ucap Aditya dingin
"Kamu tahu dari mana?" tanya Desi ,Aditya pun mengeluarkan foto Rayyan
"Ayah kandung kamu?" tanya Desi "kau sudah bertemu dengannya?"
"Dia bukan ayah kandungku" Ucap Aditya
"Apa maksud kamu Aditya? Ibu masih ingat lelaki ini.." belum sempat Desi meneruskan kalimatnya tapi Aditya sudah lebih memotong ucapan Desi
"Dia hanya membantu temannya yang meminum obat perangsang, bukan dia yang ibu layani" ucap Aditya tertahan
"Lalu dimana lelaki itu?" ucap Desi
"Apa pantas ibu mengatakan itu? Sedangkan ibu sudah diberi pil agar ibu tidak hamil, apa yang sebenarnya ibu rencanakan saat itu?" tanya Aditya dengan dingin
Desi semakin terisak "ibu minta maaf" ucap Desi penuh penyesalan
"Katakan Bu, aku tidak mau ibu menyembunyikan apapun lagi" ucap Aditya
"Mas Aditya apa apaan sih pake ngusir aku segala" ucap Bella bermonolog sendiri di dalam mobil
"Apa maksud Aditya mengenai ibu seorang pelacur? Apa mungkin? Ah nggak nggak itu nggak mungkin" Bella menggeleng kan kepalanya membuang semua pikiran pikiran negatif nya. Tak lama ponsel Bella berdering dan tertera nama Harun disana
"Bapak?" Ucap Bella "ah ya ampun aku udah ninggalin bapak terlalu lama" ucap Bella sambil menepuk jidatnya , dia pun segera menggeser tombol hijau
"Assalamu'alaikum pak" ucap Bella
"Waalaikumsalam nak, kamu baik baik aja kan?" tanya Harun khawatir
"Aku baik kok pak" ucap Bella
"Syukurlah, bapak khawatir karena kamu sudah pergi terlalu lama" ucap Harun
"I..iya pak maaf yaa, sebenarnya tadi Bella sempet ketemu temen Bella yang sekarang jadi pengacara, bella cerita tentang kasus ibu dan dia berniat batu ibu" ucap Bella
"Oh ya? Alhamdulillah bapak sangat bersyukur" ucap Harun terharu
"Aku juga pak, bapak tenang saja sekarang ya" ucap Bella menenangkan
"Iya nak, berarti kamu sedang di kantor polisi?" tanya Harun
"Iya pak" jawab Bella
"Ya sudah kamu hati hati pulangnya" ucap Harun
"Iya pak, bapak tenang ya" ucap Bella,setelah itu panggilan telepon pun terputus
"Suatu saat nanti,gue bakal bongkar semuanya bahwa Keysha yang sudah membantu ibu , Keysha sangat baik bahkan setelah apa yang dilakukan ibu" batin Bella
.
.
...Hallo readers , hari ini Keysha up buat nemenin para readers semua 😉 jangan lupa setelah baca klik Like Vote dan Komen yaa sebagai dukungan ke author🥰...
...dan jangan lupa klik favorit supaya kalian nggak ketinggalan update ceritanya 😉...
......Terimakasih......