
Keesokan paginya Keysha bangun lebih awal pukul 4 pagi Keysha ingin kekamar yang ditempati Aditya tapi dia masih takut
"duhh gimana nih, tapi gue harus masuk kan semua perlengkapan ada didalam kamar mas Adit, huh masuk aja deh"
Keysha pun masuk kekamar dengan mengendap endap Aditya masih tertidur ternyata Keysha mengambil baju ganti lalu berlari kearah kamar mandi
Kini Keysha sudah selesai mandi ,Keysha memastikan dahulu Aditya sudah bangun atau belum "bagus dia masih tidur"
Keysha melangkahkan kakinya melewati Aditya namun tiba tiba suara berat terdengar
"Key" panggil Aditya
"i..iyaa" Keysha sudah mengambil ancang ancang untuk lari kalau Aditya mendekat
Benar saja Aditya bangun dan melihat kearah Keysha
"aku minta maaf" ucapan Aditya membuat Keysha diam
"maaf untuk masalah semalam" setelah mengucapkan itu Aditya langsung pergi kekamar mandi
"dia bilang maaf? hahhh syukurlah jantung gue rasanya mau copot, sumpah pengen cepet cepet balik ke Jakarta ,kapok gue disini" batin Keysha
Keysha menuruni tangga dan melihat mbak Sari sudah sibuk didapur bersama Ibu mertuanya
"waah udah bangun mantu Ibuu" ucap Bu Desi sambil tersenyum
"udah buu"
"gimana semalam nyenyak tidurnya? " tanya Bu Desi dengan Senyum yang tak pernah luntur
Keysha merasa Ibu mertuanya ini salah paham, melihat Keysha yang mandi dipagi hari serta rambutnya yang masih sedikit basah "gue jamin pikiran Ibu dan mbak Sari menuju 21+ "batin Keysha
"nyenyak kokk Bu "
Ibu pun membawa Keysha duduk diruang tamu "eemm Keysha gimana jamu yang semalam Ibu kasih buat Aditya,ada perbedaan? " tanya Ibu Desi antusias ,namun Keysha merasa tidak nyaman dengan obrolan Bu Desi
"maaf yaa Bu, tapi perihal seperti ini saya rasa ini privasi saya dan mas Aditya , maaf yaa Bu kalau saya terkesan menggurui Ibu, tapi tolong ya Bu jangan kasih jamu seperti itu lagi buat mas Adit" Keysha berbicara sehalus mungkin agar tak menyakiti hati Ibu mertuanya
" kamu kok ga ada terimakasihnya sih sama Ibu, itu jamu buat meningkatkan stamina pria serta meningkatkan spe***a supaya kamu cepat hamil, Ibu udah pengin punya cucu" suara Ibu sudah tak lembut seperti biasa
Keysha tersenyum masam kemudian detik berikutnya raut wajah Keysha berubah serius "Bu maaf bukan maksudnya saya ga mau menghargai apa yang Ibu beri, tapi bisakan Ibu bicarakan dulu sebelumnya sama aku, aku nggak suka Bu kalau privasi ku tertalu diikut campuri" Keysha masih menjaga nada suaranya
"privasi? ini Ibu mertua kamu, kamu masih mentingin privasi? Ibu cuma mau bantu kamu biar cepet punya anak" suara Ibu semakin mengeras
"pernikahan aku dan mas Adit baru berjalan satu bulan Bu, anak itu titipan dan kalau sekarang aku belum hamil itu berarti Allah belum percaya sama aku dan mas Adit" Keysha benar benar menahan gejolak amarahnya agar dia tidak berteriak kepada Ibu Desi
"kamu itu benar benar pembangkang yah" ucap Bu desi
"Bu, aku..."
"cukup Keysha!!!" itu adalah Aditya yang sedang berjalan menuruni tangga
"Aditya, didik istri kamu ini" setelah mengatakan itu Ibu pun pergi
Aditya pun membawa Keysha kekamarnya
"kamu harusnya nurut apa kata Ibu, apapun yang Ibu lakukan adalah yang terbaik buat kita" ucap Aditya
"aku cuman menyampaikan pendapat aku dan Ibu ga trima? kamu juga harus adil dong mas , masalah seperti ini itu privasi kita"
Aditya ingin menjawab tapi tiba tiba ponsel Keysha berdering,itu dari Alena
"hallo Len kenapa?"
"duhh kayanya loe harus balik sekarang Key, ada masalah dibutik, loe inget kan ada client kita yang bikin gaun pengantin pakai kain sutra murbey ? kainnya kotor Key kena noda udah coba dicuci ga ilang, gue ga tau harus gimana sedangkan beli kain itu harus ke China gue takut salah beli, siapa tau itu palsu , mau diakalin juga ga bisa ini terlalu fatal"
"kok bisaa, kalau mau pesen kain itu juga pasti lama , mau ga mau gue harus dateng sendiri Len kesanah "
"loe yakin ?"
"yakin, ya udah gue berangkt sekarang"
"loe hati hati yaa"
"iyaaa"
setelah panggilan berakhir Keysha pun menatap Aditya
"mas aku harus balik sekarang ada masalah dibutik"
"ga bisa, aku udah putuskan kita kembali besok karna sepupuku akan menikah jadi kita harus datang"
"ga bisaa, ini masalah butik dan karir aku"
"kamu ga tau kan susah payahnya aku ngebangun ini semua dari nol, terserah kalau kamu mau pulang besok,tapi aku akan tetap pulang sekarang"
Keysha memesan taksi online kemudian membereskan barangnya
"Key kalau kamu tetap pergi aku akan bilang ke omah kalau kamu ga pernah jadi istri yang baik" ucap Aditya
"terserah, kalau kamu mau jadi pembunuh lakukan, tapi hidup kamu ngga akan tenang"
Keysha menyert kopernya dan menuruni tangga sedangkan Aditya mengacak rambutnya frustasi, mbak Sari melihat Keysha yang pergi dengan tergesa gesa
"Bu Keysha mau kemana?"
"saya harus pergi mbak, ada masalah dibutik ,oh iya Bapak sama Ibu mana mba? "
"Bapak sama Ibu baru aja pergi"
"nanti tolong sampein maaf saya sama Bapak dan Ibu, maaf saya ga pamit saya bener bener harus pergi sekarang udah ya mba assalammualaikum"
"waalaikumsalamm hati hati Bu"
Keysha berlari dan untungnya tepat saat itu taksi pesanan Keysha datang
"Bu Keysha? "
"iya pak"
supir taksi pun memasukkan koper Keysha ke Bagasi mobil, ke Bandara ya bu? " tanya driver setelah mereka berada didalam mobil
"iya pak, tolong ngebut yaa soalnya cuma ada waktu 1 jam"
"baik bu"
"huhhh untung paspor visa selalu ada dikoper,gue tinggal booking hotel"batin Keysha
Sore harinya Bu Desi dan Pak harun sudah pulang ,mbak sari pun menghambiri majikannya
"Pak Bu maaf saya cuma mau menyampaikan Bu Keysha tadi pagi pergi katanya ada urusan mendadak dibutik, Bu Keysha juga menyampaikan maaf karna tidak bisa berpamitan langsung sama Ibu dan Bapak"
"Keysha pergi sendiri atau ??" belum selesai pak Harun berbicara Aditya sudah menjawabnya lebih dulu
"Keysha sendirian pak "
"kok kamu ngga ikut?" tanya Pak Harun
"udahlah Pak , kan harusnya Keysha yang gak pergi, dia aja yang gila kerja" ucap Bu Desi
"Bu ini bukan gila kerja, tapi ini karir yang sudah dibangun Keysha sekak dari nol sampai sekarang sudah terkenal"
"iyaaa gara gara itu pernikahannya disembunyikan, dan cuma keluarga yang tau, kamu juga harusnya bisa tegas dong Aditya bilang sama semua orang kalau kamu itu suaminya Keysha, jangan jangan dia punya simpanan " Bu Desi terus memanas manasi keadaan sedangkan Pak harun hanya geleng geleng kepala dengan isi pemikiran istrinya
"kalau pernikahan ku dan Keysha terbongkar dan diketahui oleh publik itu berati Aku dan Bella tidak bisa bebas pergi keluar rumah, mereka akan menganggap Bella pelakor nantinya ,tidak aku tidak bisa biarkan itu terjadi" batin Aditya
"Sudahlah Aditya tidak usah hiraukan Ibumu, kau hubungi saja Keysha dia sudah samapi belum? "
"iya pak nanti coba aku hubungi"
"ya sudah Bapak dan Ibu kekamar dulu"
kini Aditya duduk sendiri diruang tamu memikirkan pertengkarannya dengan Keysha tadi pagi "apa aku terlalu keras kepada Keysha? bagaimana kalau Keysha semakin membenciku? besok setelah acara selesai aku akan segera pulang" batin Aditya
.
.
.
.
di episode ini kalian kesel sama siapa
1.Keysha
2.Bu Desi
3.Aditya
pilih manaa??? tulis jawaban kalian dikomen yaaa?? aku tunguuuu
🥰