Keysha

Keysha
Season 2 (Kerja sama)



“Tama dan Marvel kini tengah mengobrol berdua, karena


menurut Raka, Keysha tengah beristirahat dikamarnya, dan Tama tidak mau


mengganggu calon mertuanya itu.


“Jadi tante Keysha dan Kanaya belum tahu soal Indira Om?”


tanya Tama.


“Belum, karena Om yakin mereka berdua tidak akan setuju jika


Om melakukan itu,” jawab Marvel.


“Lalu Papah benar-benar akan membebaskan Indira?” nada


bicara Raka nampak tidak suka, dia malah ingin Indira mendekam dipenjara dengan


waktu yang lama.


“Papah akan membiarkan Indira merasakan lebih dulu,


dinginnya lantai jeruji besi. Papah ingin tahu, apakah nantinya aka nada efek


jera?” ucap Marvel.


“Kalau sampai rumah sakit tahu tentang Indira, pasti mereka


akan langsung mengeluarkan Indira dari sana,” ucap Raka lagi.


“Itu yang Papah inginkan, menghancurkan karir Indira, dan


juga mimpinya. Bukankah itu semua setimpal dengan apa yang sudah Indira lakukan


pada keluarga kita?” Marvel begitu kecewa dan marah ketika mengetahui bahwa


Indira sudah menyakiti putrinya, namun dia masih berusaha untuk sabar, dan kini


malah Indira menggali lubang kuburannya sendiri, dia tidak kapok berurusan


dengan keluarga Marvel, malah kini Indira langsung membuat Keysha sedih, hingga


akhirnya Indira tidak sadar kalau dia sudah membangunkan singa yang tengah tertidur.


“Om tenang saja, aku akan membantu ,” nampaknya Tama juga


akan bekerja sama dalam hal ini.


^^^


Kini, Aditya dan Bella sudah berada di kantor polisi, untuk


melihat keadaan putri semata wayang mereka, benar apa tebakan mereka, Indira


tengah menangis tersedu-sedu  didampingi


oleh Nando dan Desi.


“Bagaimana Pah?” Nando bertanya dengan penuh harapan, kalau


aya dan ibu mertuanya datang dengan membawa kabar baik, bahwa mereka sudah


berhasil membujuk Marvel.


“Kami sudah membujuk Marvel, dan dia bersedia untuk membebaskan


juga Desi, terutma Indira.


“Tapi … Marvel bilang tidak hari ini, dia tengah banyak


kesibukan,” lanjut Aditya, yang tentu saja membuat Indira lemas seketika.


“Indira, kamu harus sabar ya Nak, berdoa saja semoga om


Marvel bisa luluh hatinya,” ucap Bella seraya terisak.


“Luluh? Yang harusnya luluh itu kalian, kalian yang selalu


membuat masalah. Dan lihat hasilnya sekarang,” ucap Desi dengan nada kesal.


 “Bu, kita semua tengah


bersedih dengan keadaan Indira, memangnya tidak bisa ibu membela Indira dan


menenangkan dia?” tanya Bella.


“Kenapa disini seolah Indira merasa paling ditindas? Sedangkan


kamu tahu kan? kenapa Indira bisa berada disini, itu semua karena kamu!” tunjuk


Desi kearah wajah Bella.


“Sudah bu, jangan berdebat disini … tidak enak dengan yang


lain kalau kita membuat keributan.” Ujar Aditya menasehati.


“Indira, dengarkan Papah, baik-biaklah kamu disini, karena


Papah yakin om Marvel akan menepati janjinya, dia tidak mungkin mengingkari


semua yang sudah dia katakan. Hanya saja, kita harus sabar, karena pastinya


tidak mudah bagi om Marvel memaafkan kesalahan kamu,” ucap Aditya bijak, dia


juga berharap, semoga Indira bisa menerima dengan legowo ganjaran yang harus


dia dapatkan, karena ini termasuk ringan.


“Iya Pah, Indira tahu … Indira akan sabar disini,” jawab


Indira dengan raut wajah sendu.


“Papah berharap, ini bisa menjadi pembelajaran bagi kamu,


supaya kamu bisa menjadi pribadi yang jauh lebih baik.”


Karena jam besuk sudah selesai, akhirnya keluarga Aditya pun


berpamitan kepada Indira. Berat bagi Nando untuk meninggalkan istrinya, dan


melihat sang Istri terisak di balik jeruji besi, namun Nando juga tidak tahu


apa yang harus dia lakukan. Karena semua bukti sudah mengarh pada Indira,


mendengar Marvel akan membebaskan Indira saja, sudah menjadi kabar yang


membahagiakan bagi Nando, dan dia harus menunggu dengan sabar kapan kiranya


Marvel akan menepati kata-katanya itu.