
Pukul 6 pagi Keysha terbangun dari tidurnya Keysha pun mandi dengan air hangat , setelah selesai mandi dan siap berangkat ke butik Keysha pun keluar kamar dan ternyata ada sinta yang sedang menata meja makan , Sinta pun melihat Keysha dan menghampiri Keysha .
"loh Keysha kamu sudah bangun, sudah rapi, mau kemana sayang" tanya Sinta khawatir
"Aku mau berangkat kerja mahh, sambil cari rumah kalau ngga apartement" hari ini Keysha berniat mencari tempat tinggal baru, karena apartement lama Keysha sudah diberikan kepada Alena
"lohh buat apa cari tempat tinggal baru, kamu tinggal disini aja sama mamah ,papah ya sayang " Sinta membujuk Keysha dengan penuh harap , Sinta ingin menjaga Keysha
"nggak mah ,aku nggak mau ngerepotin mamah " jawab Keysha tak enak hati
" jangan bilang begitu sayang, mamah mohon tetaplah disini ya nak " Sinta masih terua membujuk Keysha
melihat Sinta yang begitu tulus dan penuh harap Keysha pun mengangguk "baiklah mah " jawab Keysha sambil tersenyum
"terimakasih sayang" Sinta pun memeluk Keysha, Sinta masih merasa suhu tubuh Keysha masih sedikit panas
" aku yang harusnya makasih mah, maaf sudah banyak merepotkan mamah " jawab Keysha, Sinta pun melepas pelukannya
"kamu tidak pernah merepotkan mamahh, dan hari ini kamu dilarang berangkat ke butik kamu harus kebutik " Sinta mulai mengeluarkan kata tegas nya
Keysha pun tersenyum "Siap ibu negara "
"Ya sudah mamah mau ke kamar , bangunin papah dulu" Sinta pun naik kelantai dua ,
Keysha melihat ponselnya untuk menelvon mamahnya, tak berapa lama Farah sudah mengangkat panggilan dari Keysha
" Keysha kamu dari mana aja , kenapa semalam ponsel kamu ngga aktif ?" Farah langsung memberikan banyak pertanyaan kepada Keysha
"mamah satu satu dong kalo nanya Keysha bingung jawabnya" Keysha menjawab dengan cemberut , padahal didalam hati dia sangat senang mamahnya bertanya begitu khawatir
" sudah sekarang jawab semalam kamu dimana, kenapa ponsel kamu ngga aktif"
Keysha bingung " mamah udah nelvon mas Adit belum yaa, kalau udah terus jawaban aku beda gimana ? duhhh" batin Keysh " mamah kenapa ngga nelvon mas Aditya" akhirnya Keysha memlih jawaban tersebut
"mamah ga enak udah malem Key " jawaban Farah membuat Keysha lega
"aku dirumah kok mahh" Keysha berbohong tentunya
"rumah Marvel maksudnya " dan itu hanya diucapkan dihatinya
"mamah terus terusan kepikiran kamu syang" terdengarah khawatir dari suara Farah
Keysha berusaha menutupi keadaannya dengan suara yang ceria " mamah ga usah khawatir , aku ga papa kok"
" bener kamu ngga ppa , ngga ada yang kamu tutupin kan dari mamah " sepertinya Farah berlum percaya begitu saja dengan perkataan Keysha
"iya mamah, percaya sama aku , udah dulu ya mah aku mau sarapan dulu" Keysha mencoba mengakhiri obrolannya dengan sang mamah,Keysha tidak mau banyak berbohong dengan sang mamah
"Ya sudah makan yang banyak, salam buat Aditya"
"iya mah, mmah juga jangan lupa sarapan " setelah itu Keysha pun menutup ponselnya , Keysha merasa bersyukur mendapatkan begitu banyak cinta dan kasih sayang dari orang terdekatnya. tak berapa lama Keysha melihat Ryan dan juga Sinta turun bersama sama
"pagi Pah " sapa Keysha
"Pagi anak cantik papah, tapi masih cantik mamah " Ryan berucap dengan tersenyum . Keysha tersenyum, memang Ryan sangant sayang dengan Keysha dan sudah menganggap Keysha sebagai putrinya .
"sudah pah ingat umur jangan kebanyakan gombal, sekarang ayo kita sarapan" Sinta pun mengajak Keysha dan Ryan sarapan bersama.
Setelah selesai sarapan Ryan pun pamit berangkat kekantor dan tak berapa lama Farel datang " selamat pagi Tuan, Nyonya , Nona Keysha " sapa Farel sopan
"pagi Farel" ucap Ryan dan Sinta
"pagi Farel, Farel terimakasih telah menolongku " ucap Keysha tulus
" sama sama Nona, itu sudah menjadi tugas saya "
"Farel kamu sudah sarapan pagi?" tanya Sinta
" ya sudah papah berangkat ya mah , Keysha " pamit Ryan
"Iya pah hati hati" Keysha pun menyalimi tangan Ryan , dan tak lupa Sinta juga menyalimi tangan suaminya kemudian Ryan menciuk kening Sinta
"mari tuan , Nyonya ,nona Keysha saya permisi" pamit Farel , Keysha dan Sinta pun mengangguk dan tersenyum.
Setelah Farel dan Ryan berangkat Sinta pun menyuruh Keysha untuk beristirhat " Keysha kamu istirahat ya sekarang sebelum itu kamu minum obat dulu yang ada diatas nakas "
"Iya mah, tapii aku mau ke Gazebo ya mah " Keysha akan menyelesaikan pekerjaannya ,karena besok malam hasil design akan diserahkan kepada Pak Rendi dan bu Vira
"Ya sudah sayang " Sinta pun menuju dapur, sedangkan Keysha menuju kamar untuk berganti pakaian dan meminum obat setelah itu Keysha mengambil alat alat kerja nya dan melangkah menuju Gazebo
Keysha pun duduk sambil melihat pemandangan sekitar , dulu Keysha dan Marvel suka sekali disini pemandangan yang indah membuat hati tenang dan bisa membuat Keysha konsentrasi.
Keysha mengambil ponselnya untuk menghubungi Alena, tidak berapa lama Alena menganggkat panggilan Keysha
"Len, gue ga butik hari ini " Keysha langsung membicarakan apa niatnya untuk menghubungi Alena
"loh kenapa Key?" tanya Alena
"besok malem design gue udah harus gue kasih ke Bu Vira , jadi gue mau dirumah biar konsen " Kesha tidak menceritakan permasalahannya dengan Aditya, Kesha tidak mau membuat Alena cemas dan Keysha akan merepotkan banyak orang .
"ohh iya udah okee " obrolan mereka pun berakhir
Keysha mulai menggambar rancangannya , tak lama sinta pun datang membawa camilan dan buah " waahh kayaknya sibuk banget nih"
Keysha pun menoleh " hhehe iya mahh "
Sinta melihat hasil design Keysha untuk gaun pengantin
"waahh cantik sekalii" ucap Sinta
"makasih mah " Keysha tersenyum
"barapa banyak yang kamu harus design Key"
"emang buat kapan Key? kamu inikan lagi sakit " Sinta khawatir dengan kondisi Keysha , seharusnya Keysha istirahat sekarang
" besok malam mah, aku harus mendesign 3 pasang kebaya dan 3 pasang gaun, makanya aku harus kerjain sekarang"
"Ya sudah karna kamu sibuk mmah tinggal dulu yaa , kamu jangan lupa makan camilan sama buahnya "
"oke mahh"
Sinta pun masuk kedalam rumah, dan Keysha masih melanjutkan designnya.
.
.
.
.
.
Ada yang masih baca karyaku ga? jangan lupa tinggalin jejak yaaa
Terimakasihh