Keysha

Keysha
Manjanya Keysha



Lavanya lega, akhirnya dia tahu tentang kedua orang tua Farel, dan akhirnya Lavanya dan Farel pun memutuskan menikah bulan depan.


Selama perjalanan pulang, raut wajah bahagia tak pernah luntur dari Farel, senyum bahagia yang sebelumnya tidak pernah diperlihatkan oleh Farel, bahkan sampai Farel pulang ke apartemen pun para satpam penjaga heran dengan sikap nya.


"Pak Farel kenapa ya?" Tanya salah satu satpam kepada rekannya.


"Iya, aku juga baru lihat senyum ramahnya tadi, biasanya pak Farel selalu dingin, ya meskipun pak Farel baik" Ucap satu satpam lagi menimpali.


Sedang kan Marvel tengah memanjakan sang istri Keysha yang tengah hamil muda, Keysha meminta Marvel memasakkan makanan untuknya malam ini, dan tentu saja itu bukan hal yang sulit bagi Marvel.


Keysha meminta Marvel membuatkan nasi goreng dengan di lengkapi sosis, Marvel pun mulai menyiapkan semua bumbunya dan mulai memasak. Dia benar - benar seperti koki yang sudah berpengalaman, Keysha duduk di kursi pantri sambil melihat setiap pergerakan Marvel yang tengah fokus memasak, sebenarnya Keysha ingin membantu namun Marvel melarang nya dan meminta Keysha duduk tenang.


Setelah beberapa menit akhirnya nasi goreng spesial buatan Marvel pun jadi, tidak lupa dia juga menambah kan sayuran.


"Selesai" Ucap Marvel.


"Horeeeee" ucap Keysha bertepuk tangan.


Marvel tersenyum melihat senyum istrinya, dia pun melepaskan Appron dan menyajikan makanan di meja makan.


"Ayo sayang kita makan" Ajak Marvel.


"Ayo" Keysha pun menuju meja makan dengan semangat nya.


"Gimana rasanya enak??" Tanya Marvel kepada Keysha yang sudah menyuap nasi gorengnya.


"Enak sayang" Jawab Keysha ,"makasih papah" Ucap Keysha menirukan suara anak kecil sambil mengelus perutnya.


"Sama - sama anak papah" Ujar Marvel.


Mereka pun melanjutkan makan malam mereka dengan lahap, Marvel begitu senang melihat Keysha yang lahap memakan masakannya.


Selesai makan Marvel mengajak Keysha duduk di ruang keluarga sambil menonton televisi, Marvel juga ingin membicarakan tentang ucapan Farel tadi siang.


"Jadi Farel sudah memutuskan untuk menikah sayang?" Tanya Keysha.


"Iya sayang, dan malam hari ini seharusnya dia juga bertemu dengan orang tua Lavanya" Ucap Marvel.


"Wah semoga rencana pernikahan mereka lancar ya sayang tanpa suatu halangan apapun" Ucap Keysha penuh harap.


"Itu juga yang aku harapkan sayang" Ucap Marvel.


Tak terasa malam mulai larut, Marvel pun mengajak Keysha untuk beristirahat.


Keesokan harinya Bella sudah membuat janji dengan pengacara Bu Desi yaitu Rico, mereka janji akan bertemu di lapas dimana Desi di tahan.


"Jadi begini Bu Desi, ada kabar baik untuk ibu, kemarin polisi sudah mengatakan bahwa ibu bisa mengajukan banding, dan saya sudah siapkan segala datanya" ucap Rico menjelaskan.


"Alhamdulillah terima kasih banyak pak Rico" Ucap Desi terharu.


"Jadi ada harapan ibu bisa bebas dalam waktu dekat kan pak?" Tanya Bella memastikan.


"Ada Bu" jawab Rico yakin.


"Lalu kapan sidang akan di mulai pak?" Tanya Bella lagi.


"Lusa Bu, saya harap ibu Desi bisa menjaga stamina ibu ya.." Ucap Rico menyarankan.


"Iya Pak" Jawab Desi seraya tersenyum.


"Alhamdulillah Bu, akhirnya ada harapan ibu bisa bebas lebih cepat" ucap Bella bahagia.


"Kalau begitu saya permisi dulu ya Bu Bella, Bu Desi" ucap Rico berpamitan.


"Iya pak, terimakasih atas waktunya" Ujar Bella.


"Sama - sama Bu Bella, itu memang sudah menjadi tugas saya" Ucap Rico, setelah mengatakan itu Rico pun pergi meninggalkan lapas.


"Bella? Kok panggilan kamu ke pak Rico lain yaa?" Tanya Desi yang baru menyadari perubahan panggilan Bella kepada Rico yang nampak lain. Dulu Bella memanggil Rico dengan nama tanpa sebutan pak dengan alasan mereka adalah sahabat. Namun sekarang Bella memanggil Rico dengan embel - embel pak begitupun Rico yang memanggil Bella dengan embel - embel Bu seolah mereka tidak mengenal dekat.


"Eh itu... Buu.." Bella nampak bingung harus menjelaskan apa.


"Ya Allah apa memang sudah waktunya ibu tahu semua ini?" Batin Bella.


"Itu apa sih Bella, kalau bicara yang jelas Nak" Ucap Desi tak sabar.


"Sebenarnya pak Rico adalah pengacara yang Keysha rekomendasi kan Bu, dan aku diminta untuk menutupi semuanya" Ucap Bella jujur, akhirnya Bella memilih untuk mengatakan semuanya kepada Desi. Dia tidak mau lagi berbohong kepada Desi, dan Bella berharap dengan Desi tahu semua ini maka Desi akan benar - benar percaya bahwa Keysha juga menyayangi Bu Desi terlepas dari segala kesalahan Bu Desi.


"Apa? Keysha?" Tanya Bu Desi terkejut.


"Iya Bu, waktu itu Keysha mengenalkan aku kepada pak Rico, dan mengatakan bahwa pak Rico adalah pengacara yang akan membantu ibu, supaya hukuman ibu tidak terlalu berat, dan saat ini Keysha juga yang meminta pak Rico supaya ibu bisa bebas dalam waktu dekat" Jelas Bella.


"Ya Allah.. kenapa Keysha melakukan itu Bella? " Tanya Desi.


"Keysha bilang dia kasihan pada ibu, Keysha takut dengan kesehatan ibu, karena di sini kita tidak bisa mengontrol makanan ibu. Keysha sudah memaafkan ibu kok dan Keysha juga mengatakan dengan dia melakukan ini dia merasa seluruh beban di hatinya menghilang Bu" Bella menjeda kalimatnya dan melihat ekspresi wajah Desi. Rupanya Desi menangis sampai terisak.


"Keysha juga meminta maaf karena dia belum bisa datang mengunjungi ibu, karena dia harus banyak istirahat" Ucap Bella.


"Banyak istirahat? Memang nya Keysha kenapa Nak?" Tanya Desi khawatir.


"Keysha hamil Bu" Ucap Bella seraya tersenyum.


"Alhamdulillah" Desi mengucapkan syukur dengan tulus.


"Nanti saat ibu bebas, ibu ingin bertemu dengan Keysha dan meminta maaf secara langsung kepada Keysha, ibu menyesal dengan semua perbuatan ibu selama ini" Ujar Desi.


"Iya Bu, nanti aku temani" Ujar Bella.


"Terimakasih ya Nak" ujar Desi sambil menggenggam tangan Bella.


"Sama - sama Bu" jawab Bella seraya tersenyum.


Sore hari Keysha dikejutkan dengan kedatangan seseorang, awalnya Keysha pikir itu mobil Marvel namun ternyata bukan.


"Mamah , papah" Seru Keysha dan berlari mengahambur ke pelukan orang tuanya.


"Sayang hati - hati" Tegur Farah yang ngeri melihat Keysha berlari, pasalnya kini Keysha tengah hamil muda.


"Iya mah maaf lupa" Jawab Keysha dengan tersenyum.


"Kamu apa kabar Nak?" Tanya Bagas pada putri nya itu.


"Alhamdulillah Pah aku sehat" Jawab Keysha.


"Ayo Mah, Pah masuk" Ajak Keysha, dia pun mengajak kedua orang tuanya duduk di ruang keluarga.


"Maaf ya Key, Mamah dan Papah baru bisa kesini sekarang, soalnya harus ada yang di urus" Ujar Farah.


"Nggak papa Mah, yang penting sekarang kan Mamah sama Papah udah disini" Ucap Keysha sambil memeluk kedua orang tuanya. Memang semenjak hamil Keysha menjadi lebih manja.