
"begitu Bu ceritanya" ucap Bi Asih
Bella terkejut "jadi .. Keysha yang memberi ku resep?" Bella tak percaya betapa jahatnya dia selama ini tapi Keysha selalu membantunya, bahkan berkat resep dari Keysha Bu Desi mau menerima Bella karna berfikir Bella sangat mengerti seleranya
"Selama ini ibu jahat sekali terhadap Keysha" Desi lemas dan duduk dilantai, dia mengingat kembali dimana dia menghancurkan usaha Keysha yang sudah dibangun dari nol ,tapi meskipun begitu Keysha masih memikirkan masa tua dirinya?
"bagaimana? kalian sudah tahu kan betapa jahatnya kalian? sifat setan mana yang merasuki kalian?" ucap Harun, dia pun pergi kelantai atas meninggalkan tiga orang yang menyesali perbuatannya
sedangkan Aditya menatap jam di dinding yang menunjukkan 30 menit lagi dia akan mulai persidangan, dia nampak tak ada minat untuk bergegas pergi
"aku malu, malu sekali bahkan rasanya aku tidak bisa menatap Keysha" batin Aditya
Disis lain Keysha yang sedang duduk diruang tunggu pun menatap jam di tangannya
"udah jam segini Aditya belum muncul" ucap Keysha
"dia gak dateng kali" ucap Alby
"tapi kemarin dia yakin banget bakal dateng" ucap Alby
kurang 15 menit lagi sidang akan dimulai , Keysha pun diminta masuk kedalam ruang sidang sambil menunggu Aditya datang
Keysha sudah duduk dikursi depan sedangkan orang tua Keysha dan teman temannya ada dikursi lain
kurang 5 menit lagi sidang akan dimulai hakim pun sudah duduk ditempatnya masing-masing
"apakah saudara tergugat belum hadir?" tanya Hakim
"belum yang mulia" jawab Keysha
"baiklah kita tunggu sampai waktu sidang dimulai" ucap Hakim
"baik yang mulia" jawab Keysha
mereka pun menunggu Aditya tapi dalam hati Keysha ada pertanyaan yang muncul "apa Bapak dibalik semua ini?" batin Keysha
"baiklah nampaknya saudara tergugat tidak hadir. Hadirin sekalian sidang hari ini resmi dibuka tok..tok..tokk " hakim mengetuk palu 3x
"Saudara penggugat bernama Keysha putri Alvaro benarkah saudara ingin bercerai ?" tanya Hakim
"benar yang mulia" jawab Keysha
"apakah anda sudah yakin dengan keputusan anda?" tanya Hakim lagi
"saya yakin yang mulia" jawab Keysha tanpa keraguan
"apakah tidak ada niatan anda untuk rujuk?"
"tidak yang mulia"
"baiklah Hakim memutuskan permohonan tergugat yaitu Keysha putri Alvaro untuk bercerai dengan penggugat yaitu Aditya Wijaya dikabulkan tok..tok..tokk.. dan sidang ditutup tok..tokk..tokk "
Keysha tersenyum senang , dan maju kedepan untuk mengucapkan terimakasih kepada para hakim kemudian dia beralih kepada kedua orang tuanya juga omah Lisa
"akhirnya mah pah" ucap Keysha sambil terisak dia memeluk kedua orang tuanya dan bergantian memeluk omah Lisa
"akhirnya kamu akan bahagia dengan kehidupan barumu " ucap omah Lisa dia juga menitikkan air matanya
"iya omah" ucap Keysha , dia pun beralih kepada Alena yang sudah menitikkan air matanya
"Key gue seneng banget akhirnya perjuangan loe gak sia sia" ucap Alena sambil memeluk Keysha
"makasih Len, loe selalu ada buat gue " ucap Keysha dengan terisak
Keysha pun beralih menatap Alby dan Dimas " makasih ya loe berdua banyak bantu gue , terutama loe Dim, kalau loe gak ngasih saran ke gue ,gue gak tau gimana jadinya sidang perpisahan gue" ucap Keysha
"kita ini sahabat sudah sepantasnya saling membantu, selagi kita bisa" ucap Dimas
"gue berdoa semoga loe dan Marel secepatnya bersatu" ucap Alby
"boleh Tante" seru Dimas dan Alby
mereka pun keluar dari ruang persidangan, di luar wartawan sudah menunggu Keysha Dangan sabar. Keysha pun menghentikan langkahnya untuk menjawab beberapa pertanyaan dari wartawan
"Bu Keysha bagaiamana persidangan anda, mengingat Pak Aditya tidak datang hari ini"
"Alhamdulillah saya resmi berpisah dengan pak Aditya , tapi saya juga mengucapkan terimakasih kepada Pak Aditya berkat beliau persidangan berjalan cepat" ucap Keysha
"apa ada kata kata yang ingin ibu sampaikan kepada mantan mertua Anda Bu?"
"untuk Ibu dan Bapak tetap jaga kesehatan, hanya itu" ucap Keysha
"baik Bu terimakasih banyak atas waktunya " ucap wartawan
"sama sama" ucap Keysha dengan senyum setelah itu wartawan membubarkan diri
"ya udah yuk pulang" ajak Bagas
"aku mau nelvon seseorang dulu pah" ucap Keysha
" ya udah om Tante ikut mobil ku aja" ucap Dimas
"ya sudah kalau gitu aku sama omah ikut Keysha" ucap Alena
"yuk om Tante kita ke mobil" ajak Alby
"Keysha mamah duluan ya" ucap Farah
"iya mah" jawab Keysha , mereka semua pun menuju mobil masing masing yang bersebrangan dengan pengadilan
"duh ponsel omah mana ya" ucap Omah, dia tengah mencari ponselnya di tas tapi tidak ada
"coba omah inget inget" ucap Alena
"mungkin di ruang persidangan" ucap Omah
"ya sudah aku cari ya omah" ucap Alena
"jangan biar omah aja" ucap Omah Lisa
"ya udah,kita berdua aja gimana omah" usul Alena
"ya sudah yuk" ajak omah Lisa
"Key kita masuk ke ruang pengadilan ya, hp omah ketinggalan" ucap Alena lirih ,karena kini Keysha sedang menelfon, Keysha pun mengangguk tanda mengerti
"jadi bapak ngasih tahu ke ibu dan mas Adit?" tanya Keysha dengan Harun yang kini ditelvonnya
"iya nak, bapak harus melakukan itu untuk menghentikan Aditya"
"tapi ibu ngga papa kan pak?" tanya Keysha sambil mengawasi Alena dan omah yang tengah berjalan menyebrang untuk ke ruang pengadilan, tapi matanya menatap ada mobil yang melaju cukup kencang ke arah Alena dan omah Lisa
"omah Awaaasss!!"
BRAAKKK
.
.
siapa kira kira yang kecelakaan? siapa juga yang mencelakai? kalian tahu? tulis dikomentar yaaa 😁
hari ini aku udah up 3 bab 🥰 jangan lupa Like Vote dan komen sebanyak banyaknya supaya aku semangat buat up, kita ketemu besok yaaa,😉
. happy reading