Keysha

Keysha
permasalahan rumit



Aditya terlalu pusing untuk memikirkannya, pikiran - pikiran negatif mulai bermunculan di kepalanya, sekelebat bayangan kejadian semalam mulai melintas sedikit demi sedikit, membuat kepala Aditya kembali berdenyut nyeri.


"Apa kamu sudah ingat sekarang?" Tanya Harun dingin.


"Pak aku.. tidak bisa mengingat dengan jelas" jawab Aditya.


"Bereskan ini,dan cepat pulang sebentar lagi karyawan akan berdatangan" Ucap Harun mengingat kan.


"Dan kamu, ikut saya dan Bella, saya akan antar kamu pulang " Ucap Harun. Rania hanya bisa mengangguk pasrah.


Di rumah Aditya


Setelah mengantar Rania, Harun dan Bella langsung pergi ke rumah Aditya. Beberapa saat setelah Harun dan Bella sampai, Aditya juga akhirnya sampai di kediaman nya.


Aditya bergegas menemui Bella dan Harun untuk menjelaskan semuanya. Aditya masuk kedalam rumah dengan tergesa - gesa.


" Bella, sayang.." panggil Aditya halus, namun Bella tidak menyahut atau sekedar menoleh ke arah Aditya, Bella masih diam.


"Pak.." panggil Aditya lembut.


"Bell, bapak.. aku minta maaf" hanya kata itu yang bisa Aditya ucapkan.


"Maaf? Kamu pikir dengan maaf semuanya akan membaik? Aku tahu sekarang aku mandul dan tidak akan pernah memberikan kamu anak. Tapi kamu bisa kan meminta baik - baik untuk menikah lagi, bukan seperti ini caranya" Ucap Bella marah.


"Sayang, aku tidak pernah memiliki pikiran untuk menikah lagi, itu semua di luar kendali ku" Ucap Aditya mencoba menjelaskan.


"Di luar kendali? Sampai kamu memperkosa dia? Itu di luar kendali?" Ucap Bella, Bella menatap Aditya dengan tatapan yang dingin.


Plakkk satu tamparan mendarat di pipi Aditya, itu adalah tamparan dari Harun.


"Bapak .." Ucap Aditya lirih sambil memegang pipinya.


"Bapak kecewa Aditya" ucap Harun.


"Pak, Aditya juga nggak mau seperti ini.. ini diluar kendali Aditya pak" Ucap Aditya mencoba menjelaskan.


"Cukup mas!" Teriak Bella frustasi, "apa dengan penyesalan semua selesai? Apa dengan penyesalan semua yang telah terjadi bisa berubah? Seharusnya sekarang kamu berpikir jalan apa yang akan kamu tempuh, pikirkan kalau Rania hamil karena perbuatan kamu" Ucap Bella.


"Aku..." Aditya bingung, dia tidak bisa berpikir.


"Kamu bingung? Baiklah mas kalau begitu aku akan mempermudah kamu" Ucap Bella yang membuat Aditya dan Harun bingung.


"Maksud kamu apa nak?" Tanya Harun was - was.


"Bella!! Aku tidak akan menceraikan kamu!!" Teriak Aditya. Aditya terduduk lemas sekarang.


"Sekarang apa yang akan kamu lakukan?" Tanya Harun.


"Aku tidak tahu pak" Ucap Aditya.


"Kamu seorang lelaki, harus bisa mengambil keputusan. Tapi bapak sarankan jangan ada perpisahan lagi Aditya" ucap Harun memberi saran pada Aditya.


"Aku juga tidak bisa melepaskan Bella pak" Ujar Aditya terisak.


"Aku akan bicarakan ini pada ibu" Aditya pun bangkit dari duduknya untuk pergi menemui ibunya di lapas.


"Tunggu Aditya" Ucap Harun menghentikan Aditya.


"Ada apa pak?" Tanya Aditya.


"Besok saja kamu kesana, sekarang ibu sedang ada acara di lapas" Ujar Harun memberitahukan.


"Baik lah pak" Akhirnya Aditya kembali duduk.


Flashback off


"Ya Allah pak.. rumit sekali permasalahan nya?" Ujar Keysha setelah mendengar penjelasan panjang lebar dari Harun. Tepat saat Harun ingin menjawab makanan pesanan mereka datang, pelayan pun menyajikan di meja.


"Iya nak, bapak mengerti apa yang Bella rasakan, pasti sangat sakit " ucap Harun, merasa iba dengan apa yang menimpa pada rumah tangga Aditya dan Bella.


"Lalu apa bapak sudah menemui Rania?" Tanya Keysha.


"Sudah nak, pada saat itu bapak menemui Rania, kondisi nya juga kacau. Dia menjelaskan semuanya pada bapak pada kejadian malam nahas itu, bapak juga sempat memeriksa cctv meskipun di ruang cctv Aditya tidak ada cctv namun di bagian ruang Aditya ada, dan bapak bisa mendengar suara teriakan Rania yang meminta tolong, mungkin pada saat itu pintu belum tertutup" Ucap Harun menjelaskan.


"Di sini, kita tidak bisa lepas tanggung jawab pada Rania pak, namun bagaimana dengan Bella?" Tanya Keysha, dia merasa iba dengan konsisi Bella.


"Itu yang bapak pikirkan nak" Jawab Harun lesu.


"Bapak tenang ya, coba aku yang hubungi Bella" Keysha pun mengambil ponselnya dan mencari nomor telepon Bella. Percobaan pertama gagal, Bella tidak juga mengangkat telepon dari Keysha. Namun Keysha tidak menyerah, dia mencoba menghubungi Bella lagi.


.


.


...Done 2 bab readers, jangan lupa like ,vote dan komen yaaaa...