
Hari ini, adalah hari bersejarah bagi Alby dan Dewi, karena hari ini adalah hari bahagia bagi mereka, senyum bahagia tak pernah luntur dari keduanya, apa lagi Alby, senyum nya bisa lepas setelah dia lancar melafalkan ijab qobul di depan penghulu dan saksi.
Kini sudah sah mereka berdua menjadi pasangan suami dan istri, raut bahagia tidak hanya terpancar dari kedua mempelai, namun juga dari keluarga kedua belah pihak, serta para sahabat yang ikut menyaksikan ikatan cinta antara Alby dan Dewi.
Seusai ijab qobul, acara di lanjutkan dengan resepsi pernikahan menggunakan konsep adat Jawa, karena Dewi berasal dari Yogyakarta.
Ini adalah pertama kalinya Keysha,Alena dan Zahra menyaksikan tata cara resepsi adat Jawa, bahkan dari segi gaun pun berbeda.
Tamu undangan menyaksikan bagaimana prosesi pernikahan adat Jawa sambil duduk dan menikmati hidangan yang di sajikan, semua adat istiadat di lakukan menurut tatacara nya.
Keysha, Alena dan Zahra memakai dress code berwarna senada yaitu Navy, gaun tersebut adalah gaun yang Keysha beli kemarin.
...(gaun Keysha)...
...(gaun Alena)...
...(gaun Zahra)...
"Nggak nyangka Key, akhirnya Alby nikah juga, dan dia yang paling terakhir," ujar Alena seraya tertawa.
"Iya Len, yang lebih mengejutkan lagi, dia nikah sama Dewi, orang yang nggak pernah kita sangka sama sekali," ujar Keysha.
"Ya namanya juga jodoh Key, mana ada yang tahu," ujar Alena.
"Iya Len, mana ada yang tahu juga kalau loe jodoh nya sama Dimas," timpal Zahra seraya tertawa.
"Tapi gue bahagia banget, gue bersyukur karena kita semua akhirnya menemukan jalan kebahagiaan kita masing - masing, serta menemukan pasangan hidup kita. Semoga kita bisa terus sama - sama begini ya, jangan ada masalah yang berarti dalam persahabatan kita," ujar Keysha.
"Aammiinn."
Tak terasa, acara resepsi pernikahan Alby dan Dewi sudah di penghujung acara, para tamu undangan di persilahkan untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai dan keluarga kedua mempelai, bahkan tamu undangan juga diperbolehkan untuk berfoto bersama pengantin.
Kini tibalah saatnya Keysha, Alena,Zahra, serta suami mereka masing - masing untuk naik ke atas pelaminan memberikan ucapan selamat serta doa kepada kedua mempelai.
"Selamat ya Alby, Dewi semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah, serta cepat di beri momongan." begitulah kiranya doa - doa yang di ucapkan. Setelah itu Keysha dan semua temannya - temannya pun berfoto bersama kedua mempelai, mengabadikan momen bersejarah ini.
Kini, Keysha tengah berada di perjalanan pulang, cukup lelah juga meskipun hanya duduk dan menyaksikan acara demi acara.
"Farel kapan pulang sayang?" tanya Keysha.
"Katanya lusa dia pulang," jawab Marvel.
"Betah banget mereka bulan madu," ucap Keysha seraya tersenyum.
"Ya betah lah, surga dunia," jawab Marvel.
Tiba - tiba ponsel Keysha berbunyi tanda panggilan masuk, Keysha pun mengambil ponselnya untuk melihat siapa yang menghubungi.
"Siapa sayang?" tanya Marvel.
"Alena," jawab Keysha dengan tersenyum, dalam hati Keysha dia berharap semoga ini adalah kabar baik.
"Hallo Key," sapa Bella di sebrang telepon.
"Hallo Bella," jawab Keysha.
"Maaf ya aku baru bisa hubungin kamu," ujar Alena tak enak.
"Nggak papa kok Bel, aku juga baru aja dari acara pernikahan Alby tadi, ini aku lagi perjalanan pulang," jelas Keysha.
"Oh begitu Key... oh iya Keysha, penawaran kamu tentang pekerjaan apa masih berlalu?" tanya Bella.
"Tentu masih dong Bel," jawab Keysha dengan bersemangat, "gimana apa kamu di izinkan?" tanya Keysha penuh harap.
"Iya Key, mas Aditya mengizinkan aku," jawab Bella.
"Syukurlah kalau begitu Bella," ujar Keysha seraya tersenyum, "terus kalau kamu besok berangkat bisa?" tanya Keysha.
"Bisa kok Key," jawab Bella.
"Ya sudah, besok kamu mulai berangkat ya," ucap Keysha.
"Iya Keysha, terimakasih yaa." ucap Bella.
"Aku yang terimakasih, berkat kamu aku jadi nggak pusing lagi, apa lagi nanti aku akan sangat merepotkan kamu Bel," ucap Keysha.
"Aku justru sangat senang karena kamu masih mau mempercayai Key, setelah apa yang pernah aku lakukan." ujar Bella sendu.
"Sudahlah Bella, jangan terlalu di pikirkan, yang penting sekarang kita sudah membuka lembaran baru," ucap Keysha.
"Baiklah Key, terimakasih banyak untuk semuanya," ucap Bella tulus.
"Sama - sama Bella... ya sudah aku tutup dulu telepon nya ya, salam untuk ibu dan bapak," ujar Keysha.
"Iya Key, nanti aku sampaikan." jawab Bella.
"Baiklah, sampai bertemu besok Bel," ucap Keysha.
"Sampai jumpa besok Keysha," jawab Bella. Setelah itu panggilan telepon pun terputus.
"Kamu terlihat senang sayang," ucap Marvel.
"Syukurlah kalau begitu, jadi sekarang kamu sudah bisa bernapas lega kan?" tanya Marvel.
"Iya sayang, aku tenang sekarang, karena permasalahan mulai bisa terselesaikan." jawab Keysha.
Hari ini Bella bangun lebih awal dari biasanya, karena hari ini Bella akan mulai bekerja di butik milik Keysha, tentu saja Bella sangat bersemangat.
"Semangat sekali kamu Nak," ucap Harun.
"Iya pak, hari ini kan aku sudah mulai bekerja di butik Keysha,"jawab Bella.
"Bapak doakan semoga semuanya lancar ya," ucap Harun.
"Aaammiiin Pak, terimakasih ya," ujar Bella seraya tersenyum.
"Sama - sama" jawab Harun.
Meskipun Bella akan bekerja, tapi Bella tidak melupakan tugas nya sebagai seorang istri, Bella tetap menyiapkan segala kebutuhan Aditya sebelum bekerja, seperti menyiapkan baju dan celana, serta membantu Bu Asih menyiapkan sarapan.
Selesai sarapan Bella kembali bercermin melihat dirinya lewat pantulan cermin, memastikan penampilan nya tidak ada yang kurang, setelah di rasa sudah rapih, Bella pun kembali turun ke lantai bawah sambil membawa tas kerja milik Aditya.
"Kalian akan berangkat bersama?" tanya Desi.
"Iya Bu, aku mau antar Bella ke tempat kerja barunya," jawab Aditya seraya memeluk mesra pundak Bella.
"Ya sudah kalian hati - hati ya," ucap Harun.
"Bu, Pak, Rania kami pamit ya," ucap Bella berpamitan. Kemudian Bella dan Aditya pun masuk ke dalam mobil.
"Nanti, makan siang aku jemput ya," ucap Aditya.
"Kita ke restoran kamu aja mas, yang lebih dekat," ucap Bella.
"Iya sayang," jawab Aditya.
Bella nampak sudah tidak sabar untuk segera sampai di butik, menurut Bella perjalanan terasa sangat begitu lama. Akhirnya, kini sampailah Aditya dan Bella di pelataran butik, Bella turun dari mobil bersama dengan Aditya, merekapun berpapasan dengan Keysha yang juga baru sampai, Keysha nampak diantarkan oleh bodyguard pribadi.
"Hai Bella, Aditya," sapa Keysha.
"Hai Key," sapa Bella dan Aditya berpapasan.
"Sudah siap untuk pekerjaan barunya?" tanya Keysha.
"Sudah," jawab Bella penuh semangat.
"Ya sudah, kalau begitu ayo ikut aku," ajak Keysha.
"Iya, Key" jawab Bella, "mas aku masuk ya," pamit Bella.
"Iya, semangat ya kerjanya, aku juga harus ke restoran sekarang." pamit Aditya.
"Iya mas, hati - hati," ucap Bella, kemudian dia mencium tangan Aditya sebelum Aditya masuk ke dalam mobil.
Setelah itu Keysha pun mengajak Bella untuk masuk ke dalam butik dan mengajak Bella masuk ke dalam ruangannya, tidak lupa Bella juga memanggil Alena.
Setelah Alena masuk kedalam ruangan Keysha, baru lah Keysha menyampaikan apa perihal pekerjaan yang akan Bella tangani.
"Kalian pasti sudah saling kenal kan?" tanya Keysha kepada Bella dan Alena.
"Iya Key," jawab Alena.
"Nah, Bella silahkan kamu baca tentang surat perjanjian pekerjaan, di sini tertulis apa saja yang akan kamu tangani beserta gaji yang akan kamu dapatkan," ujar Keysha menjelaskan.
Bella pun menerima sebuah berkas dan membaca nya terlebih dahulu secara teliti, Bella tidak menyangka rupanya Keysha sangat berani dalam memberikan gaji kepada karyawan, gaji pokok yang akan Bella terima selama satu bulan saja sudah cukup banyak, belum lagi di tambah dengan bonus - bonus yang Keysha berikan.
"Ini nggak salah Key?" tanya Bella sambil menunjukkan tentang gaji.
"Enggak Bell, ini memang gaji yang sepadan, karena nantinya aku akan sangat merepotkan kamu, karena aku akan sangat jarang datang ke butik," ujar Keysha.
"Bagaimana apa kamu masih bersedia?" tanya Keysha lagi.
"Iya Key aku bersedia," jawab Bella.
"Baiklah kalau kamu bersedia, Alena tolong kamu jelaskan apa saja yang akan Bella kerjakan ya?" ucap Bella.
"Baik Key, kalau begitu aku ajak Bella keluar ya?" tanya Alena.
"Iya, terimakasih ya," ucap Keysha.
"Sama - sama, " jawab Alena seraya tersenyum. Kemudian Alena dan Bella pun keluar dari ruang kerja Bella.
"Kemari Bel, aku perkenalkan dulu kamu kepada beberapa karyawan yang lain," ucap Alena.
"Iya," jawab Bella seraya mendekat ke arah Alena. Alena pun mengumpulkan beberapa karyawan yang tengah sibuk membersihkan butik, karena sebentar lagi sudah waktunya butik untuk buka.
"Perhatian semuanya," seru Alena, karyawan yang tengah sibuk pun seketika mengehentikan aktifitas nya. Mereka beralih untuk sedikit mendekat ke arah Alena agar bisa mendengar apa yang ingin Alena sampai kan.
"Perkenalkan, ini Bella, dia adalah karyawan baru di sini," Seru Alena memperkenalkan.
"Sekarang, kalian kenalan dulu, karena tak kenal maka tak sayang," ujar Alena seraya tertawa. Kemudian beberapa karyawan pun mulai berkenalan dengan Bella.
Setelah acara perkenalan selesai, Alena mengajak Bella ke meja kerjanya, supaya Alena bisa menjelaskan apa saja yang akan Bella kerjakan.
Bella memperhatikan apa yang Alena jelaskan dengan seksama, Bella juga mulai mengerjakan laporan penjualan selama satu Minggu ini. Karena dulu Bella pernah bekerja sebagai sekretaris, jadi mengerjakan tentang laporan dan yang lain nya mungkin bisa dikatakan mudah.