Keysha

Keysha
Bertemu Harun



Pukul 11 siang Keysha sudah sampai di restauran tempatnya janjian bertemu dengan pak Harun. Keysha duduk di salah satu ruang VIP dan dia sudah memesan makanan untuknya dan juga untuk pak Harun.


Beberapa menit kemudian, pak Harun sampai dan menyapa Keysha.


"Keysha" Panggil Harun lembut.


"Bapak" Keysha bangkit dari duduknya dan langsung mencium punggung tangan Harun.


"Mari pak duduk" Ajak keysha.


"Maaf ya nak kalau menunggu lama" Ucap Harun.


"Enggak kok pak,aku juga baru sampai" ucap Keysha, "oh iya pak, aku udah pesen makanan kesukaan bapak dan juga minumnya, ada yang mah bapak pesan lagi?" Tanya Keysha.


"Tidak nak cukup" Ujar Harun menolak dengan halus.


"Baiklah pak, kita tunggu pesanan datang ya" Ucap Keysha seraya tersenyum.


"Iya nak" Jawab Harun. Dari raut wajah harun yang nampak sedih.


"Bapak kenapa?" Tanya Keysha halus.


"Bella pergi dari rumah nak" Ujar Harun sedih.


"Bella pergi pak? Kemana?" Tanya Keysha.


"Bapak tidak tahu nak, bapak bingung harus mencari nya kemana" Ucap Harun.


"Sudah coba bapak hubungi?" Tanya Keysha.


"Sudah nak, tapi Bella tidak mau mengangkat panggilan dari bapak" Ujar Harun.


"Sebenarnya ada masalah apa pak?" Tanya Keysha.


"Baiklah bapak akan ceritakan awal mula kisah nya" Ucap Harun.


Flashback on (dua hari setelah pernikahan Keysha)


Pagi hari, Bella merasa perutnya sampai pinggul nya sakit, setiap bulan Bella juga merasakannya, namun kali ini berbeda, Bella merasa ini teramat sakit. Melihat kondisi Bella yang mengkhawatirkan akhirnya Aditya memutuskan membawa Bella ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan, Bella pingsan karena tak tahan dengan rasa sakit yang dia alami.


Melihat kondisi Bella, Aditya semakin khawatir, karena ini pertama kalinya Bella sakit sampai pingsan.


"Bella bertahan ya sayang" Ucap Aditya khawatir.


Beberapa menit kemudian, akhirnya Aditya sampai di rumah sakit, suster pun membantu Aditya membawa Bella keruang pemeriksaan.


"Bagaimana keadaan istri saya dok?" Tanya Aditya, kini dia berada di ruangan dokter yang memeriksa Bella. Karena setelah dokter melakukan pemeriksaan, tidak lama Aditya di panggil keruang dokter.


"Kami telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada Bu Bella, bahkan kami sudah 2x mengecek nya dan hasilnya tetap sama pak Aditya" Dokter menjeda kalimatnya.


"Bu Bella terkena kanker rahim stadium 3 pak" Ucap Dokter.


"Kanker rahim?" Ucap Aditya, air mata mulai menggenang di pelupuk matanya.


"Bagaimana caranya agar istri saya bisa sembuh dok?" Tanya Aditya.


"Pengangkatan rahim pak" Jawab dokter.


"Apa? Pengangkatan.." Aditya tak mampu melanjutkan ucapannya. "Berarti?" Bibir Aditya Kelu, dia tak mampun melanjutkan ucapannya.


"Benar pak, akibat dari pengangkatan rahim, maka ibu Bella tidak bisa hamil, bahkan menstruasi nya pun berhenti" Ujar dokter menjelaskan.


"Apa tidak ada cara lain dok? Kami belum memiliki keturunan" Ucap Aditya menjelaskan.


"Ini jalan satu - satunya pak, mengingat kanker Bu Bella yang sudah stadium 3, dan konsidinya yang sudah sangat mengkhawatirkan" ucap Dokter.


"Tapi..." Aditya sangat bingung sekarang. Dia kembali mengingat wanita yang dia cintai dan dia perjuangkan.


"Baiklah dok, lakukan operasi sekarang juga" Ucap Aditya mantap.


"Bapak yakin? Kalau bapak yakin, maka bapak harus menandatangani beberapa berkas yang menyatakan bahwa bapak menyetujui operasi pengangkatan rahim pada istri bapak" Ujar dokter.


"Baik dok, saya bersedia" Ucap Aditya,kemudian suster yang sedari tadi sudah membawa berkas pun menghampiri Aditya dan dokter. Aditya menerima stop map, dia memejamkan matanya dan berharap ini keputusan terbaik.


"Ini dok" Aditya menyerahkan stop map yang sudah dia tanda tangani.


"Baik pak, sekarang saya akan menyiapkan operasi untuk Bu Bella" Ujar dokter.


"Terimakasih dok, kalau begitu saya permisi" Aditya pun pamit keluar dari ruangan dokter.


Aditya berjalan lunglai ke ruang rawat Bella, sebentar lagi Bella akan di bawa ke ruang operasi. Ketika sampai di ruang rawat Bella, Aditya menatap wajah teduh istri nya yang tengah terlelap.


"Sayang, apa pun yang terjadi kita akan hadapi bersama" Ucap Aditya terisak.


"Bagaimanapun keadaan kamu, aku akan terus di samping kamu sayang " ucap Aditya.


Setelah itu, tidak berapa lama para perawat datang ke ruang Bella, mereka meminta izin karena akan membawa Bella keruang operasi.


Setelah Bella di bawa keruang operasi Aditya menghubungi Harun, untuk memberitahukan keadaan Bella.


Harun begitu terkejut ketika mendengar keadaan menantunya, tidak Harun pungkiri. Dia juga sangat ingin memiliki cucu, mengingat Aditya adalah satu - satunya penerus di keluarga Harun. Namun dia juga tidak mau egois, bagaimana pun kesehatan dan keselamatan Bella harus di utamakan.


.


.


...**Siapa yang nungguin Keysha? maaf ya baru bisa up malem 😌 dan jangan lupa kasih Like, vote dan komen sebanyak banyaknya supaya aku lebih semangat buat up 😉 ...


...Terimakasih**...