Keysha

Keysha
season 2 (Pertengkaran)



Sesampainya di rumah, Indira langsung


keluar dari mobil tanpa menunggu Nando, bahkan Indira hampir saja menabrak


Bella yang hendak keluar dari rumah, sontak Bella terkejut dan juga khawatir


karena melihat keadaan putrinya yang tengah menangis.


“Loh Indira? kamu kenapa sayang?”


tanya Bella dengan nada khawatir, namun Indira tidak menjawab, dia malah


melanjutkan langkahnya, dengan diikuti oleh Nando dibelakang Indira.


“Sayang, aku mintaa maaf atas nama


kedua orangtua ku?” ucap Nando dengan raut wajah merasa bersalah percuma


berulang kali kamu bilang maaf, tapi kenyataannya kedua orangtua kamu nggak


bisa nerima aku, aku sakit apalagi ketika kedua orangtua kamu membandingkan aku


dengan Kanaya!” seru Indira.


“Aku tahu ini pasti berat buat


kamu, tapi aku mohon kamu bisa lebih bersabar lagi, menghadapi sikap kedua


orantua ku,” ujar Nando mencoba untuk bersabar, sejujurnya dia juga bingung


harus bagaimana menghadapi situasi yang serba rumit sekarang ini, Nando juga


ingin kalau kedua orangtuanya menerima Indira dan menyayangi Indira, tapi


nampaknya cukup sulit.


“Nggak mas, kamu nggak tahu


apa-apa tentang aku, kamu nggak ngerti gimana perasaan ku, kamu lihatkan kedua


orangtua ku menerima kamu dengan tangan terbuka, tapi lihat orangtua kamu!”


sentak Indira.


“Lalu aku harus apa Indira!”


Nando balik membentak Indira, emosinya mulai terpancing.


Disisi lain, Bella juga nampak


khawatir mendengar keributan antara Indira dan Nando, saat Bella ingin mencoba


melangkah menuju kamar putrinya, suara Aditya menyapa pendengaran Bella.


“Apa mereka nggak malu siang hari


begini beradu mulut, bagaimana pendapat tetangga yang mendengar?” ujar Aditya


sinis.


“Mas, seharusnya bukan pendapat


tetangga yang kamu khawatirkan, tapi Indira dan juga Nando, nggak biasanya loh


mereka bertengkar seperti ini,” ujar Bella risau.


“Aku tidak mau ikut campur dengan


rumah tangga mereka, nanti malah aku akan dibentak seperti ibu, jadi sebaiknya


aku diam,” jawab Aditya santai.


“Mas, kok kamu tega sih sama anak


kamu sendiri,” ucap Bella dengan raut wajah tak percaya menatap Aditya.


“Tega? Indira aja tega kok sama


sahabatnya, sama Keysha yang sudah menjadi ibu susuannya, dan dia juga tega


sama ibu, bahkan yang lebih tega itu lagi kamu, karena kamu malah membela yang


salah,” ketus Aditya, setelah mendapatkan berkas yang dia cari, Aditya pun


langsung pergi.


“Mas, bisa nggak sih kamu nggak


terus ketusa sama aku, aku merasa hubungan kita semakin jauh dari kata harmonis


mas,” ucap Bella seraya melangkah mengikuti Aditya dari belakang.


Aditya tersenyum kecut, “kenapa?


apa kamu pikir hubungan kita sudah mulai tidak sehat? Kamu tahu kenapa? mungkin


itu karena pengaruh pernikahan Indira dan Nando, yang diawali oleh


pengkhianatan kepada banyak orang.” Kata-kata Aditya penuh penekanan, membuat


Bella terdiam seketika, karena dia tidak percaya, Aditya yang notabennya adalah


ayah kandung dari Indira bisa berucap demikian.


  Tapi


tiba-tiba Bella dibuat terkejut karena mendengar suara bantingan pintu, yang


Bella yakini berasal dari kamar Indira, hal itu sontak membuat Bella khawatir,


dia pun langsung melangkah menuju kamar Nando dan Indira. Sesampainya disana, Bella


melihat Nando yang tengah mencoba membuka pintu kamar, karena dikunci dari


dalam, Bella pun bertindak cepat, dan meminta Nando untuk berbicara sebentar


dengannya karena Bella ngin mendengar penjelasan dari Nando tentang apa yang


terjadi, setahu Bella mereka berniat membagikan undangan pesta pernikahan


mereka.


“Nando, jelaskan sama Mamah, apa


yang sebenarnya terjadi, kenapa waktu pulang Indira menangis? dan sekarang


kalian sampai bertengkar hebat, kalian ada masalah apa?” tanya Bella dengan


raut wajah khawatir.


maaf karena sudah membuat Indira menangis, tapi jujur ini bukan niat Nando,”


ujar Nando tak enak hati.


“Mamah percaya kalau kamu tidak


mungkin menyakiti Indira, dan mamah akan mendengarkan penjelasan kamu, sekarang


bisa kamu jelaskan?”


“Iya Mah,” Nando pun mulai


menjelaskan dari awal mula dia dan Indira mengirimkan undangan ke rumah sahabat


Indira, dan berakhir penolakan, sampai pada saat Nando mengajak Indira


menjemput kedua orangtuanya yang baru saja datang dari Medan. Bella ikut sedih


mendengar penjelasan Nando ketika dia menjelaskan bahwa kedua orangtua Nando


terus menyudutkan Indira, dan membandingkan Indira dengan Kanaya, bahkan mereka


secara terang-terangan memperlihatkan sikap ketidaksukaan mereka terhadap Indira.


“Pantas Indira menangis, itu


pasti sangat menyakitkan bagi Indira,” ujar Bella.


“Iya Mah, Nando minta maaf karena


belum bisa membuat Indira bahagia, bahkan sekarang Indira ditolak oleh kedua


orangtua Nando,” jawab Nando seraya menunduk, “Nando benar-benar merasa malu


Mah.”


“Sudah ya Nando, jangan


dipikirkan lagi Nak … biar Indira Mamah yang tenangkan lebih dulu, Mamah akan


bicara dengan hati kehati,” ujar Bella.


“Iya Mah,” jawab Nando.


Bella pun melangkah menuju kamar


Indira, saat dia membuka kamar Indira, dia melihat putrinya tengah duduk ditepi


ranjang seraya menangis, Bella pun mendekat dan mengelus puncak kepala Indira.


“Kamu boleh menangis Nak, karena


Mamah tahu betul bagaimana rasanya ketika kita tidak diterima,” ujar Bella,


Indira pun menoleh kearah Bella dengan tatapan bertanya.


“Maksud Mamah?” tanya Indira,


karena dia tidak tahu tentang Desi yang dulu sempat menentang keras hubungan


Bella dan Arya.


Bella duduk disamping Indira, “Mamah


juga pernah mengalami apa yang kamu alami sayang,”  jawab Bella.


“Dulu, Mamah juga pernah sempat


tidak direstui oleh nenek Desi, bahkan Mamah dan papah pernah menikah secara


diam-diam, tepat setelah papah menikah dengan tante Keysha,” akhirnya Bella


menceritakan kepada Indira tentang masalalunya yang berkaitan erat dengan


Keysha.


“Apa? tante Keysha?” tanya Indira


terkejut.


“Iya, papah pernah menikah dengan


tante Keysha karena dijodohkan, dan itu hanya bertahan selama beberapa bulan,


mamah menikah dengan papah tepat 1 minggu setelah pernikahan papah dengan tante


Keysha, hal itu kami lakukan karena kami sangat mencintai, namun, akhirnya


semua itu terbongkar, akhirnya kakek dan nenek tahu tentang pernikahan


diam-diam kami, dan Mamah pikir, mungkin akan mudah bagi Mamah mendapatkan restu


nenek dan kakek, tapi ternyata salah, kakek dan nenek masih belum memberikan


restunya pada saat itu.”


“Tapi mamah terus berusaha keras


untuk mengambil hati kakek dan juga nenek, sampai akhirnya mereka menerima


mamah. Mamah harap setelah kamu mendengar penjelasan Mamah, kamu akan lebih


semangat lagi mengejar restu kedua mertua kamu, karena mamah yakin, pasti nanti


mereka akan luluh dengan sikap kamu yang gigih untuk mendapatkan restu dari


mereka, karena mereka akan berpikir kalau kamu menganggap mereka itu penting,


jadi jangan patah semangat ya?” ujar Bella menyemangati Indira.


“Iya Mah, Indira nggak mau putus


asa, Indira akan terus berusaha untuk mendapatkan restu kedua orangtua Nando,


dan aku yakin, suatu saat mereka akan bisa menerima aku dan menyayangi aku


selayaknya putri mereka sendiri,” jawab Indira, melihat putrinya yang sudah


jauh lebih baik, Bella pun memeluk Indira.


“Aku masih nggak nyangka, kalau


ternyata tante Keysha pernah menjadi orang ketiga dalam hubungan Mamah dan


papah,” batin Indira.