Keysha

Keysha
Season 2 (Tindakan Marvel)



Disaat semua orang tengah terdiam bisu di meja makan, diam


dengan sejuta pemikirannya dan diam dengan amarah yang tertumpuk didada,


tiba-tiba saja bel berbunyi, membuat semua orang yang berada di meja makan


merasa bingung, siapakah gerangan orang yang bertamu di pagi hari? Begitu pikir


mereka.


“Permisi tuan, nyonya ada polisi yang menunggu diruang tamu,”


ucap aisten rumah tangga Aditya.


“Polisi?” alis Aditya berkerut, kemudian dia pun langsung


menuju ruang tamu diikuti oleh anggota keluarga yang lain.


“Selamat pagi Pak,” polisi.


“Pagi Pak polisi,” jawab Aditya dengan raut wajah bingung, “maaf


sebelumnya ada apa ya Pak?” tanya Aditya, dia tidak bisa menyembunyikan raut


wajah penasarannya.


“Kami datang kemarin membawa surat tugas untuk menangkap ibu


Indira,” polisi menyerahkan bukti surat kepada Aditya, “karena kami mendapatkan


laporan dari Pak Marvel, bahwa ibu Indira sudah melakukan pencemaran nama baik


atas nama Ibu Keysha Putri Alvaro,” jelas polisi.


Aditya mengecek surat tersebut dan ternyata benar, itu


adalah surat perintah untuk menangkap Indira, atas laporan dari Marvel suami


Keysha yang merasa dirugikan atas tindakan Indira kemarin.


“Pah, Mah aku nggak mau,” Indira panic dan hampir menangis, “Nando


tolong aku … aku nggak mau dipenjara,” isak Indira.


“Iya Indira, kamu tenang dulu,” ucap Nando, meskipun


hubungannya dengan Indiria tengah tidak baik, namun bagaimana pun juga Indira


adalah istrinya, tanggung jawabnya.


“Pak, saya bisa jelaskan Pak,” ucap Indira, dia menola ketika


polisi mulai mencoba memasang borgol ditangannya.


“Ibu bisa jelaskan dikantor polisi,” Polisi pun langsung


membawa Indira menuju mobil.


Sedangkan Bella, dia begitu tidak rela melepas putrinya


untuk dibawa ke kantor polisi, dia mengejar Indira yang seraya terisak. Hati ibu


mana yang kuat dan tega melihat putrinya akan dipenajara?


“Mas, kamu harus lakukan sesuatu!” seru Bella histeris.


“Sabar Bella, biarkan Aditya berpikir apa yang harus dia


lakukan,” ucap Desi mencoba menangkan menantunya yang tengah menggila karena


melihat putri semata wayangnya dibawa menggunakan mobiol polisi.


“Ibu, Nando, kalian ke kantor polisi,” ucap Aditya setelah


beberapa menit terdiam mencari solusi, “lalu aku dan Bella akan pergi kerumah Marvel,”


ucap Aditya.


“Baiklah, tapi ibu mohon jangan ada kekerasan Aditya,” ucap


Desi mewanti-wanti putranya.


“Ibu tenang saja, kedatangan aku kesana hanya untuk meminta


maaf,” jawab Aditya, dia sebagai orangtua dari Indira yang merasa gagal telah


mendidik putrinya, merasa punya tanggung jawab untuk meminta maaf secara


langsung kepada Keysha, Marvel terutama Kanaya, yang banyak menanggung sakit


hati atas apa yang terjadi.


^^^


Disisi lain, dokter sudah memeriksa kondisi Keysha, karena


Keysha meminta dirawat dirumah, karena melihat keadaan Keysha yang sudah jauh


lebih baik, akhirnya Dokter pun mengizinkan, nantinya akan ada perawat yang


datang untuk mengecek kondisi Keysha.


Kini Marvel, Keysha dan Raka


sedang dalam perjalanan pulang, sedangkan Kanaya sudah berada di rumah sakit


untuk menjalankan tanggung jawabnya sebagai Dokter. Tidak lama setelah Keysha,


sampai dirumah, Marvel melihat mobil Aditya yang datang ke rumahnya, tentu


Marvel tahu apa tujuan Aditya ke rumahnya.


“Kamu ajak Mamah masuk kedalam


ya?” titah Marvel pada Raka.


“Baik Pah,” jawab Raka, dia pun


Marvel langsung berdiri di teras


rumahnya, dia seolah sudah menunggu kedatangan sepasang suami istri itu, namun


Marvel tidak akan membiarkan mereka bertemu dengan Keysha, karena Keysha sama


sekali tidak tahu menahu tentang Marvel yang melaporkan Indira ke kantor


polisi.


Hanya Raka, dan Tama yang tahu


rencana Marvel ini, dia tidak bisa memberitahukan hal ini pada Keysha ataupun


Kanaya, karena Marvel yakin istri dan putri sulungnya tida akan setuju dengan


jalur hokum yang Marvel tempuh. Namun, bagi Marvel, Indira memang harus diberi


pelajaran supaya Indira memiliki efek jera dan tidak lagi mengganggu


keluarganya.


“Assalammualaikum.”


“Waalaikumsalam.”


“Wahh tumben sekali tuan dan


nyonya Wijaya datang ke rumah saya,” ucap Marvel seolah dia tidak tahu menahu


tentang tujuan Aditya dan Bela datang ke kediamannya.


Aditya Menghela napasnya, dia


sudah mewanti-wanti pada Bella untuk tidak buka suara apapun yang terjadi,


itupun kalau Bella mau Indira cepat bebas.


“Saya yakin kamu sudah tahu apa


tujuan saya datang kemari Marvel,” ujar Aditya sendu, “saya ingin meminta maaf


atas nama putri saya, saya minta maaf karena selama ini putri saya sudah banyak


melakukan kesalahan, kepada Kanaya dan juga kepada Keysha, saya yakin sebagai


seorang kepala keluarga sulit bagi kamu menerima semua ini.  Tapi saya mohon Marvel, bukalah pintu maaf


untuk Indira, bagaimanapun perangai nya, dan apa yang sudah dia lakukan kepada


keluarga kamu itu semua tidak luput dari didikan ku yang kurang tegas dan


kurang memperhatikannya,” ujar Aditya.


Marvel tersenyum miris, “kenapa?


kenapa putri mu bisa setega itu kepada anak dan istriku? Dulu Keysha mau dan


rela menjadi ibu ASI bagi Indira, dia menyayangi Indira dengan begitu tulus,


selayaknya menyayangi putrinya sendiri, tapi apa yang dia lakukan? Dia hina


istriku! Dia fitnah istriku! Dan bahkan dia mempermalukan istriku dihadapan


banyak orang,” seru Marvel.


“Dan satu lagi, Indira adalah


sahabat Kanaya, sahabat sedari kecil, orang yang sangat Kanaya percayai, tapi


kenapa dia begitu tega melakukan semua itu kepada Kanaya, dan terutama kamu


Bella!!” seru Marvel menunjuk Bella, namun Bella hanya semakin menunduk dalam.


“Kamu juga sahabat Keysha kan?


kamu juga sudah dianggap ibu oleh Kanaya, tapi kenapa lakukan semua ini Bella! Kenapa


kamu tusuk istri dan anak ku dari belakang!” seru Marvel, dia begitu kecewa


atas apa yang sudah dilakukan oleh Bella dan Indira, air susu yang diberikan


oleh keluarganya malah dibalas tuba oleh keluarga Aditya.


“Apa kamu lupa Bella? Bagaimana


dulu Keysha membantu kamu ketika kemau terhimpit masalah karena Aditya tidur


dengan wanita lain? Sehancur apa kamu dulu? Dan siapa yang selalu ada disamping


kamu? Keysha !!” seru Marvel, namun Bella hanya terisak.


Bella mengingat semuanya, dia


begitu malu ketika mengingat bagaimana Keysha dulu begitu perduli padanya, dan


juga keluarganya. Bahkan karena Keysha juga, Bella bisa mempertahankan rumah


tangganya dengan Aditya. Mengingat semua itu, membuat Bella merasa tidak tahu


malu, dan tidak tahu diri. Karena begitu banyak kebaikan yang sudah Keysha


lakukan padanya, namun dia malah berlaku jahat pada Keysha.


“Marvel, aku sadar dan aku sangat


sadar sekarang, betapa jahatnya keluarga ku pada keluarga kamu,” ujar Aditya,


dia termata malu sebenarnya mengingat begitu banyak kesalahan yang sudah


keluarganya lakukan, namun Keysha sering sekali begitu lefowo memaafkan.


“Tapi aku mohon, kali ini aku


sangat memohon, tolong cabut tuntutan kamu atas Indira.”