
Disaat semua orang tengah terdiam bisu di meja makan, diam
dengan sejuta pemikirannya dan diam dengan amarah yang tertumpuk didada,
tiba-tiba saja bel berbunyi, membuat semua orang yang berada di meja makan
merasa bingung, siapakah gerangan orang yang bertamu di pagi hari? Begitu pikir
mereka.
“Permisi tuan, nyonya ada polisi yang menunggu diruang tamu,”
ucap aisten rumah tangga Aditya.
“Polisi?” alis Aditya berkerut, kemudian dia pun langsung
menuju ruang tamu diikuti oleh anggota keluarga yang lain.
“Selamat pagi Pak,” polisi.
“Pagi Pak polisi,” jawab Aditya dengan raut wajah bingung, “maaf
sebelumnya ada apa ya Pak?” tanya Aditya, dia tidak bisa menyembunyikan raut
wajah penasarannya.
“Kami datang kemarin membawa surat tugas untuk menangkap ibu
Indira,” polisi menyerahkan bukti surat kepada Aditya, “karena kami mendapatkan
laporan dari Pak Marvel, bahwa ibu Indira sudah melakukan pencemaran nama baik
atas nama Ibu Keysha Putri Alvaro,” jelas polisi.
Aditya mengecek surat tersebut dan ternyata benar, itu
adalah surat perintah untuk menangkap Indira, atas laporan dari Marvel suami
Keysha yang merasa dirugikan atas tindakan Indira kemarin.
“Pah, Mah aku nggak mau,” Indira panic dan hampir menangis, “Nando
tolong aku … aku nggak mau dipenjara,” isak Indira.
“Iya Indira, kamu tenang dulu,” ucap Nando, meskipun
hubungannya dengan Indiria tengah tidak baik, namun bagaimana pun juga Indira
adalah istrinya, tanggung jawabnya.
“Pak, saya bisa jelaskan Pak,” ucap Indira, dia menola ketika
polisi mulai mencoba memasang borgol ditangannya.
“Ibu bisa jelaskan dikantor polisi,” Polisi pun langsung
membawa Indira menuju mobil.
Sedangkan Bella, dia begitu tidak rela melepas putrinya
untuk dibawa ke kantor polisi, dia mengejar Indira yang seraya terisak. Hati ibu
mana yang kuat dan tega melihat putrinya akan dipenajara?
“Mas, kamu harus lakukan sesuatu!” seru Bella histeris.
“Sabar Bella, biarkan Aditya berpikir apa yang harus dia
lakukan,” ucap Desi mencoba menangkan menantunya yang tengah menggila karena
melihat putri semata wayangnya dibawa menggunakan mobiol polisi.
“Ibu, Nando, kalian ke kantor polisi,” ucap Aditya setelah
beberapa menit terdiam mencari solusi, “lalu aku dan Bella akan pergi kerumah Marvel,”
ucap Aditya.
“Baiklah, tapi ibu mohon jangan ada kekerasan Aditya,” ucap
Desi mewanti-wanti putranya.
“Ibu tenang saja, kedatangan aku kesana hanya untuk meminta
maaf,” jawab Aditya, dia sebagai orangtua dari Indira yang merasa gagal telah
mendidik putrinya, merasa punya tanggung jawab untuk meminta maaf secara
langsung kepada Keysha, Marvel terutama Kanaya, yang banyak menanggung sakit
hati atas apa yang terjadi.
^^^
Disisi lain, dokter sudah memeriksa kondisi Keysha, karena
Keysha meminta dirawat dirumah, karena melihat keadaan Keysha yang sudah jauh
lebih baik, akhirnya Dokter pun mengizinkan, nantinya akan ada perawat yang
datang untuk mengecek kondisi Keysha.
Kini Marvel, Keysha dan Raka
sedang dalam perjalanan pulang, sedangkan Kanaya sudah berada di rumah sakit
untuk menjalankan tanggung jawabnya sebagai Dokter. Tidak lama setelah Keysha,
sampai dirumah, Marvel melihat mobil Aditya yang datang ke rumahnya, tentu
Marvel tahu apa tujuan Aditya ke rumahnya.
“Kamu ajak Mamah masuk kedalam
ya?” titah Marvel pada Raka.
“Baik Pah,” jawab Raka, dia pun
Marvel langsung berdiri di teras
rumahnya, dia seolah sudah menunggu kedatangan sepasang suami istri itu, namun
Marvel tidak akan membiarkan mereka bertemu dengan Keysha, karena Keysha sama
sekali tidak tahu menahu tentang Marvel yang melaporkan Indira ke kantor
polisi.
Hanya Raka, dan Tama yang tahu
rencana Marvel ini, dia tidak bisa memberitahukan hal ini pada Keysha ataupun
Kanaya, karena Marvel yakin istri dan putri sulungnya tida akan setuju dengan
jalur hokum yang Marvel tempuh. Namun, bagi Marvel, Indira memang harus diberi
pelajaran supaya Indira memiliki efek jera dan tidak lagi mengganggu
keluarganya.
“Assalammualaikum.”
“Waalaikumsalam.”
“Wahh tumben sekali tuan dan
nyonya Wijaya datang ke rumah saya,” ucap Marvel seolah dia tidak tahu menahu
tentang tujuan Aditya dan Bela datang ke kediamannya.
Aditya Menghela napasnya, dia
sudah mewanti-wanti pada Bella untuk tidak buka suara apapun yang terjadi,
itupun kalau Bella mau Indira cepat bebas.
“Saya yakin kamu sudah tahu apa
tujuan saya datang kemari Marvel,” ujar Aditya sendu, “saya ingin meminta maaf
atas nama putri saya, saya minta maaf karena selama ini putri saya sudah banyak
melakukan kesalahan, kepada Kanaya dan juga kepada Keysha, saya yakin sebagai
seorang kepala keluarga sulit bagi kamu menerima semua ini. Tapi saya mohon Marvel, bukalah pintu maaf
untuk Indira, bagaimanapun perangai nya, dan apa yang sudah dia lakukan kepada
keluarga kamu itu semua tidak luput dari didikan ku yang kurang tegas dan
kurang memperhatikannya,” ujar Aditya.
Marvel tersenyum miris, “kenapa?
kenapa putri mu bisa setega itu kepada anak dan istriku? Dulu Keysha mau dan
rela menjadi ibu ASI bagi Indira, dia menyayangi Indira dengan begitu tulus,
selayaknya menyayangi putrinya sendiri, tapi apa yang dia lakukan? Dia hina
istriku! Dia fitnah istriku! Dan bahkan dia mempermalukan istriku dihadapan
banyak orang,” seru Marvel.
“Dan satu lagi, Indira adalah
sahabat Kanaya, sahabat sedari kecil, orang yang sangat Kanaya percayai, tapi
kenapa dia begitu tega melakukan semua itu kepada Kanaya, dan terutama kamu
Bella!!” seru Marvel menunjuk Bella, namun Bella hanya semakin menunduk dalam.
“Kamu juga sahabat Keysha kan?
kamu juga sudah dianggap ibu oleh Kanaya, tapi kenapa lakukan semua ini Bella! Kenapa
kamu tusuk istri dan anak ku dari belakang!” seru Marvel, dia begitu kecewa
atas apa yang sudah dilakukan oleh Bella dan Indira, air susu yang diberikan
oleh keluarganya malah dibalas tuba oleh keluarga Aditya.
“Apa kamu lupa Bella? Bagaimana
dulu Keysha membantu kamu ketika kemau terhimpit masalah karena Aditya tidur
dengan wanita lain? Sehancur apa kamu dulu? Dan siapa yang selalu ada disamping
kamu? Keysha !!” seru Marvel, namun Bella hanya terisak.
Bella mengingat semuanya, dia
begitu malu ketika mengingat bagaimana Keysha dulu begitu perduli padanya, dan
juga keluarganya. Bahkan karena Keysha juga, Bella bisa mempertahankan rumah
tangganya dengan Aditya. Mengingat semua itu, membuat Bella merasa tidak tahu
malu, dan tidak tahu diri. Karena begitu banyak kebaikan yang sudah Keysha
lakukan padanya, namun dia malah berlaku jahat pada Keysha.
“Marvel, aku sadar dan aku sangat
sadar sekarang, betapa jahatnya keluarga ku pada keluarga kamu,” ujar Aditya,
dia termata malu sebenarnya mengingat begitu banyak kesalahan yang sudah
keluarganya lakukan, namun Keysha sering sekali begitu lefowo memaafkan.
“Tapi aku mohon, kali ini aku
sangat memohon, tolong cabut tuntutan kamu atas Indira.”