
Keysha yang sedang berjalan keluar rumah sakit melihat Farel yang tengah berdiri disamping mobil
"Farel??" ucap Keysha
"malam Nona, silahkan masuk" Farel membukakan pintu mobil
"tapi aku bawa mobil sendiri" ucap Keysha
"biar anak buah saya yang membawa mobil anda" salah satu anak buah Farel pun datang menerima kunci mobil yang Keysha berikan
"kenapa kamu ada disini? bukankah seharusnya kamu ada di swiss ?" tanya Keysha setelah dia dan Farel masuk mobil
"tuan Ryan meminta saya mengurus perusahaan selama beliau menemani tuan Marvel berobat, dan juga saya diutus untuk menjaga anda" jelas Farel sambil fokus mengemudikan mobilnya
"aku tidak perlu dijaga Farel" ucap Keysha
"saya yakin setelah ini awak media akan memburu ana untuk meminta konfirmasi anda perihal berita yang tengah beredar" ucap Farel
"kamu benar, dan secepatnya aku harus menggelar konferensi pers"
"lalu kapan anda akan siap nona?"
"besok, aku ingin melakukan konferensi pers besok"
"baiklah saya akan menyiapkan semuanya" ucap Farel
"oh iya Rel, koperku masih tertinggal dirumah Aditya, bisa kita kesana?"
"tentu Nona" mobil pun melaju kearah kediaman Aditya
Sedangkan Aditya terkejut melihat berita disosial media tentang tersebarnya pernikahan Aditya dan Keysha,banyak yang memberi pujian kepada Aditya karena dapat mempersuntin seorang designer terkenal "ini semua ulah Ibu" batin Adtya
Aditya pun berlari mencari ibunya, Bella yang melihat Aditya tengah mencari sesuatu pun bertanya
"kamu cari apa mas?" tanya Bella
"dimana Ibu?" tanya Aditya
"ada apa memangnya mas, kenapa kamu terlihat marah", ucap Bella
"lihat ini" Aditya memperlihatkan ponselnya
Bella yang memang sudah mengetahui pun hanya diam karna itu ulah Ibu Mertuanya, "lalu kenapa mas?"
"seharusnya Ibu tidak melakukan ini Bella" ucap Aditya
"mas,mungkin maksud ibu supaya rumah tangga kamu dan Keysha tetap bisa bertahan" ucap Bella
"aku sendiri sudah malu dengan perlakuan ku terhadap Keysha Bel, apa lagi sekarang Ibu dengan terang terangan mengumumkan pernikahanku dengan Keysha yang seolah baik baik saja"
"mas, sabar .." Bella mencoba menenangkan Aditya yang tengah emosi
"aku harus bicara dengan Ibu" Aditya berjalan keluar rumah dan ternyata ada ibu dan Bapaknya yang tengah duduk santai ditaman
"Bu" panggil Aditya mencoba menekan emosinya
"ya ada apa Aditya?" tanya Desi
"kenapa ibu melakukan ini" Aditya memperlihatkan ponselnya dan diambil oleh Harun ,sedangkan Desi menyesap teh nya dengan santai
"Ibu yang menyebarkan ini?" tanya Harun
"iya, kenapa? " tanya Desi menantang
"ibu tanya kenapa? Ibu kan tau rumah tangga Aditya dan Keysha sudab berada diujung tanduk" ucap Harun
"apa motif Ibu melakukan ini?" tanya Aditya
"ibu ingin kamu mempertahankan Keysha , bukannya wanita itu!" jawab Desi
" namanya Bella bu, apa yang harus aku pertahankan bu,aku merasa malu dengan perlakuan ku selama ini terhadap Keysha ,aku merasa dengan bercerai Keysha akan hidup jauh lebih baik dan lebih bahagia. Aku mohon bu jangan ikut campur lagi urusan ini, biarkan aku dan Keysha berpisah secara baik baik " ucap Aditya
"apa sih yang kamu lihat dari Bella? lihat Keysha namanya begitu besar , Ibu saja yang menjadi mertuanya langsung menjadi perbincangan, mereka semua iri berada diposisi Ibu, sedangkan Bella? siapa yang kenal dia? hanya pegawai kantor dan juga perebut suami orang " ucap Desi
tak ada yang menyadari bahwa Bella mendengarkan semua perkataan Desi dibalik pintu, dia menahan mati matian isak tangisnya agar tidak keluar , perkataan terakhir Desi benar benar menyakiti hatinya ,Bella sudah tidak kuat menahan isaknya ,dia pun pergi kekamar
"Bu, Bella bukan perebut, ibu sendiri yang menempatkan aku diposisi sulit Bu , aku dipaksa menikah dengan Keysha dan aku menuruti kemauan Ibu, tapi aku juga tidak bisa kehilangan Bella bu, itulah sebabnya aku juga menikahi Bella" ucap Aditya
"sebenarnya kamu dan Keysha hanya perlu waktu untuk saling mencintai, sekarang ibu ingin tanya, apakah kamu mencintai Keysha ? "
"cinta atau tidak nya aku tidak akan merubah keadaan Bu, aku dan Keysha akan tetap berpisah"
"jadi jawabannya kamu mencintai Keysha kan? coba saja kalau kamu tidak menikahi Bella , mungkin keadaan tidak seperti ini" ucap Desi
"sudah bu sudah, dari awal kita yang salah,kita yang sudah memaksa Aditya dan Keysha menikah "
"bapak diam , seharusnya bapak belain Ibu"
"bapak tidak akan tinggal diam lagi bu, bapak muak dengan sikap ibu yang keras kepala" ucap Harun
"kalian berdua sama saja !" ucap Desi, dia pun melangkah memasuki rumah meninggalkan Aditya dan Harun
Sedangkan Keysha baru saja tiba dirumah Aditya
"nona tunggu saja disini biar saya yang turun" ucap Farel
"baiklah" ucap Keysha
Farel pun turun dari mobil dan menekan bel rumah, Desi yang hendak menapakkan kakinya keanak tangga pun beralih menatap pintu dan melangkah untuk melihat siapa yang bertamu
Desi mengintip dari jendela "laki laki berpakaian formal, mungkinkah teman Aditya?" diapun membuka pintu dan menampilkan Farel
"selamat malam Bu?" sapa Farel halus
"malam, cari siapa?" tanya Desi
Farel hendak menjawab tapi dari arah belakang tubuh Desi Aditya dan pak Harun datang
"loh anda kan yang waktu itu mengantar Keysha pulang dari bandara" ucap Aditya
"benar pak Aditya,saya Farel "
"ada apa ?" tanya Aditya
"saya kesini untuk mengambil koper milik nona Keysha" ucapnya
"Keysha? hanya untuk mengambil koper dia menyuruhmu? setakut itukah dia?" ucap Desi sarkas
"siapa yang takut Bu Desi?"
.
.
.
haii readers jangan lupa Like Vote dan komennya yaa
hapyy reading semuanya 🥰🥰🥰